Tag Archives: Tim

Jawapos

Mbappe ingin pergi, Real, Barca dan dua tim Manchester tertarik

JawaPos.com – Striker Paris Saint-Germain Kylian Mbappe telah menyatakan niatnya untuk meninggalkan juara Ligue 1 musim panas mendatang.

Kontrak bintang Prancis itu di PSG berakhir pada musim 2021-2022. Jajaran direksi klub juga belum memanggil Mbappe untuk membahas perpanjangan kontrak.

Menurut The Times, seperti dikutip Marca, Mbappe sudah memberi tahu direksi PSG bahwa dia ingin hengkang. Dan Mbappe pun meminta pihak klub untuk membuka tawaran kepada klub yang berminat meminangnya.

Sejauh ini sudah ada beberapa klub besar Eropa yang meminati eks pemain AS Monaco tersebut. Apalagi Real Madrid yang sangat serius mendatangkan Mbappe.

Selain Madrid, ada dua klub asal Manchester yang tertarik menggunakan jasa pemain berusia 21 tahun itu. Bisa jadi Barcelona juga sedang memburu tanda tangan Mbappe. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Lionel Messi yang bisa hengkang pada akhir musim depan.

Saat ini Mbappe masih menjalani isolasi independen setelah dinyatakan positif Covid-19. Mbappe akan absen dalam lanjutan Ligue 1 melawan Olympique Marseille pekan ini.

PSG mendatangkan Mbappe pada 2017 dari Monaco. Mbappe adalah pemain termahal kedua di dunia dengan mahar EUR 180 juta atau Rp. 2,8 triliun. Harga tersebut di bawah rekan setimnya, Neymar yang direkrut dari Barcelona seharga EUR 222 juta atau Rp. 3,4 triliun.

Blunder di Manchester United, Jadi Man of the Match di Tim Nasional

Blunder di Manchester United, Jadi Man of the Match di Tim Nasional

JawaPos.com – Absennya Manuel Neuer membuat laga di Mercedes-Benz Arena kemarin (4/9) dipenuhi blunder kiper. Baik dua nama di skuad Spanyol (David de Gea dan Kepa Arrizabalaga) maupun tuan rumah Jerman (Kevin Trapp dan Bernd Leno).

Penampilan terakhir De Gea masih dikenang sebagai salah satu penyebab kekalahan Manchester United dari Chelsea di semifinal Piala FA musim lalu (20/7). Dalam laga tersebut, Kepa juga bukan yang menjaga mistar gawang Chelsea. Karena sering melakukan blunder, posisi Kepa digantikan oleh Willy Caballero.

Bagaimana dengan Trapp? Musim lalu adalah musim pertamanya sebagai penjaga gawang permanen untuk Eintracht Frankfurt setelah musim sebelumnya tampil bagus dengan status pinjaman dari Paris Saint-Germain. Namun, Eintracht menjadi klub dengan kebobolan gol terbanyak di antara sepuluh penghuni teratas klasemen Bundesliga 2019-2020 dan Trapp telah berkontribusi pada statistik negatif tersebut.

  • Baca Juga: Resmi: The Next Zidane adalah pemain Jerman termahal dalam sejarah

Leno adalah yang paling sengsara. Meski tidak separah tiga kiper lainnya, Leno saat ini terancam tergusur sebagai kiper nomor satu Arsenal. Hal itu sejalan dengan performa gemilang Emiliano Martinez saat menggantikan Leno di The Gunners & # 39; 12 pertandingan terakhir musim lalu.

Padahal, saat Arsenal menjuarai Community Shield pekan lalu (29/8), Emi lah yang bermain. Bukan Leno.

Di laga kemarin, Trapp dan De Gea terpilih untuk bermain. Dan, penampilan De Gea membuatnya mendapatkan banyak pujian. Tujuh penyelamatan gemilang dibukukan kiper berusia 29 tahun itu.

Tak hanya itu, De Gea juga tampil luwes saat memainkan libero-penjaga gawang. Pemilik 42 caps itu mencatat akurasi operan 80 persen (32 sukses dari 40 percobaan) dan diganjar gelar bintang pertandingan.

Nyatanya, masih ada Jose Gaya, bek kiri Spanyol, yang membuat La Furia Roja – panggilan Spanyol – terhindar dari kekalahan lewat gol di menit keenam. waktu terluka.

& # 39; & # 39; Banyak yang begitu vokal saat De Gea melakukan blunder. Ketika dia tampak hebat, tentu dia harus diberi pujian tinggi, ”puji entrenador La Furia Roja Luis Enrique seperti dilansir Marca.

Performa apik kemarin seakan menjadi penegasan De Gea bahwa dirinya masih layak menyandang status kiper utama United. Musim ini posisi De Gea terancam menyusul kembalinya Dean Henderson.

Dalam dua musim terakhir, Henderson tampil bagus sebagai penjaga gawang dengan status pinjaman di Sheffield United. Faktanya, statistik seprai bersih Henderson di Premier League musim lalu lebih baik dari De Gea (14 banding 13).

Real Madrid akan berstatus sebagai tim dengan kandang terkecil di La Liga

Real Madrid akan berstatus sebagai tim dengan kandang terkecil di La Liga

JawaPos.com – SD Huesca gagal menjadi klub La Liga 2020-2021 yang memiliki kapasitas stadion paling kecil. Klub promosi berjuluk Oscar ini bertempat di El Alcoraz yang hanya mampu menampung 7.638 penonton.

Hanya, saat Real Madrid kembali menggunakan Estadio Alfredo Di Stefano untuk memulai musim ini, gelar tersebut menjadi milik juara bertahan La Liga.

Pasalnya, Estadio Di Stefano hanya berkapasitas 6 ribu penonton.

Real memutuskan untuk tinggal di Estadio Di Stefano karena rumah utama mereka, Estadio Santiago Bernabeu, belum selesai direnovasi. Minggu (30/8), misalnya, stadion berkapasitas 81 ribu penonton itu memasuki instalasi rumput baru.

Awalnya, renovasi yang dimulai awal April sudah bisa dimanfaatkan Mulailah La Liga musim ini pada 12 September.

“Saya pikir bermain di sini (Estadio Di Stefano, Red) juga bisa memberikan keberuntungan lebih bagi kami,” tandasnya entrenador Real Zinedine Zidane di situs resmi klub.

Sejak menjadi rumah sementara Real mengulang kembali Musim lalu di La Liga, Sergio Ramos dkk sukses menyapu bersih enam kali jornada dan lima di antaranya seprai bersih. Ini juga membantu Los Merengues memenangkan gelar La Liga ke-34.

Bukan tidak mungkin dewi Fortuna Estadio Di Stefano melebarkan sayap ke dua ajang lainnya, Copa del Rey dan Liga Champions. Kebetulan, penyebab utama Los Merengues & # 39; Kegagalan dalam dua event tersebut musim lalu kalah di Estadio Bernabeu.

Yakni, dikalahkan 3-4 oleh Real Sociedad di perempat final Copa del Rey (7/2), lalu dikalahkan Manchester City 1-2 di leg pertama 16 besar Liga Champions (27/2).

Ditolak, Buktikan Diri, dan Mampu Bawa Tim Ke Semifinal

Ditolak, Buktikan Diri, dan Mampu Bawa Tim Ke Semifinal

JawaPos.com-"" Bukan untuk Rudi Garcia ". Begitu tulisan itu terbaca spanduk yang disebarluaskan fans Olympique Lyon (OL) pada 14 Oktober 2019. Saat itulah OL mengumumkan Rudi Garcia sebagai penerus Sylvinho.

Spanduk itu disertai dengan 7.000 tanda tangan yang menolak Garcia.

Latar belakangnya sebagai mantan entraineur Olympique Marseille (OM) adalah alasannya. OL dan OM terlibat dalam persaingan yang disebut Choc des Olympiques. Persaingan yang tidak kalah bergema di Prancis daripada Le Classique (antara OM versus Paris Saint-Germain).

Sebelum Garcia, hanya Alain Perrin dan Lucien Troupe yang pernah menangani OL dan OM. Perrin mengalami final Piala UEFA 2003-2004. Prestasi yang diraih Garcia bersama OM di tahun 2017–2018.

Di musim keduanya bersama OM, Garcia mengantarkan klub berjuluk Les Phoceens itu ke final Liga Europa sebelum dikalahkan oleh Atletico Madrid.

“Dengan OL kali ini, dia (Garcia) akan belajar dari kekalahannya di Eropa dua musim lalu,” tulis La Gazzetta dello Sport, Senin (17/8).

Garcia yang pernah menangani AS Roma memiliki kunci sukses dalam pencapaian OL di Liga Champions musim ini. Yakni, selalu menyulut semangat klub underdog saat melawan Memphis Depay dkk.

"Kami perlu melakukan sesuatu yang besar lagi seperti ketika kami mampu mengalahkan Juventus dan (Manchester) City," kata Garcia di situs resmi klub.

Jurnalis Barcelona mengatakan Messi ingin pergi dan menjangkar kedua tim ini

Jurnalis Barcelona mengatakan Messi ingin pergi dan menjangkar kedua tim ini

JawaPos.com – Tragedi kekalahan 2-8 FC Barcelona dari Bayern Munchen di Estadio da Luz pada babak perempat final Liga Champions (15/8) tak hanya membuat mereka kehilangan gelar musim ini.

Kekalahan tersebut juga menjadi pintu masuk perubahan besar dan cepat di tubuh Barcelona.

Beberapa saat setelah pertandingan usai, Sky Sports mengabarkan bahwa entrenador Quique Setien akan dipecat. Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu telah mengisyaratkan pelatih berjuluk El Maestro itu akan didepak.

Mantan ahli taktik Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dan pelatih Al Sadd Xavi Hernandez disebutkan sebagai nama yang diharapkan menggantikan Setien.

Genting. Suasana klub sangat suram dan bukan hanya pelatih yang berpotensi untuk ditendang, tapi juga beberapa nama direksi dan pemain yang dinilai minim kontribusinya, ”tulis RAC1.

Semua petinggi Barcelona panik. Pasalnya, musim ini merupakan yang pertama bagi Barcelona sejak musim 2007-2008 mereka mengakhiri musim tanpa gelar. Dan, jika Anda melihat ke belakang, revolusi yang terjadi 12 tahun lalu sangat mungkin terjadi.

Pada musim 2006-07, entrenador Barcelona Frank Rijkaard "hanya" memenangkan Supercopa Espana. Namun, dia masih diampuni. Musim berikutnya, 2007-2008, Rijkaard tidak memiliki trofi dan dipecat.

Jika revolusi musim panas 2008 berdampak pada Rijkaard dan bahkan pemain bintang seperti Ronaldinho dan Deco, muncul pertanyaan siapa yang akan terseret oleh revolusi musim panas 2020? Tulis Marca, Luis Suarez, Ivan Rakitic, Arturo Vidal, bahkan Lionel Messi bisa saja pergi.

Sepakbola Italia menulis bahwa impian Inter Milan mendatangkan Messi bisa terwujud. Apalagi, media Italia menyebut pemain berjuluk La Pulga itu sudah memiliki tempat tinggal di Milan.

Menurut jurnalis Esporte Interativo yang berbasis di Barcelona, ​​Marcelo Bechler, Messi hampir hengkang. Messi merasa frustasi dengan apa yang terjadi di klubnya. Dan inilah yang memperkuatnya untuk segera pergi.

Messi memang berpikir untuk meninggalkan Barcelona saat kontraknya habis. Namun, ia merasa petinggi klub tidak becus menjalankan mesin Barcelona.

Jika Messi pergi, ada dua klub yang sejauh ini disebut-sebut sebagai tempat berlabuh. Salah satunya adalah Inter. Satu lagi adalah Manchester City. Di City, Messi bisa bersatu kembali dengan mantan pelatihnya Pep Guardiola.

& # 39; & # 39; Tim ini membutuhkan pembenahan dari segala aspek. Jika pemain baru datang kemudian dan perubahan total dilakukan, saya akan menjadi yang pertama pergi. Sebab, menurut saya, kondisi tim sedang buruk, ”kata Pique kepada Marca.

Sedangkan pemain Bayern Thomas Mueller tersenyum paling lebar. Sepanjang karir bermainnya, kemenangan 8-2 atas FCB melampaui kebahagiaannya ketika ia membawa Jerman menang 7-1 atas Brasil di semifinal Piala Dunia 2014.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Inggris 0-0 Swiss (Pen 6-5): Tim Tiga Singa Amankan Peringkat Tiga

Video cuplikan gol Inggris vs Swiss UEFA Nations League 2019. Hasil Inggris vs Swiss Liga Nations. Skor Inggris 0-0 Swiss pen 6-5.

Sepakbola.com, Guimarães – Inggris memenangkan laga perebutan peringkat ketiga UEFA Nations League melawan Swiss di Estádio D. Afonso Henriques, Minggu (9/6/2019) malam WIB. Laga harus diakhiri dengan adu penalti setelah kedua tim gagal mencetak gol dalam 120 menit.

Kedua tim tak banyak mencetak peluang bersih di babak pertama. Peluang terbaik di interval pertama diperoleh Dele Alli sembilan menit sebelum turun minum. Ia berada dalam posisi bebas saat menerima umpan silang Trent Alexander-Arnold di depan mulut gawang. Sayangnya sundulan melambung jauh dari sasaran. Saat kedua tim masuk ke ruang ganti papan skor masih belum berubah, 0-0.

Babak kedua Inggris dan Swis masih kesulitan untuk menjebol gawang lawan. Gawang Yann Sommer nyaris jebol ketika bek Swiss tak cermat dalam menghalau sebuah umpan crossing, bola justru mengarah ke gawang sendiri. Beruntung bola kena tip ujung jari Sommer dan memantul tiang sebelum di jauhkan dari kotak penalti.

Peluang terbaik Swiss datang di menit ke-57 melalui sang kapten Granit Xhaka. Gelandang yang bermain untuk Arsenal itu melepaskan tembakan keras saat menerima sodoran di garis kotak penalti. Beruntung bagi Three Liones, kiper Jordan Pickford masih berhasil memblok tendangan Xhaka.

Inggris sempat berselebras di menit 84 ketika Callum Wilson yang menggantikan Harry Kane menceploskan bola rebound ke gawang Swiss. Sayangnya wasit kemudian menganulir gol setelah meninjau tayangan video assistant referee (VAR). Wasit Ovidiu Hațegan dari Rumania menilai Wilson melakukan pelanggaran karena menarik tangan bek Swiss Manuel Akanji sebelum menjangkau bola rebound.

Gol Wilson dianulir wasit

 

Hingga waktu normal usai deadlock masih belum berhasil dipecahkan oleh kedua tim. Skor imbang tanpa gol memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra-time.

Di masa perpanjangan waktu Inggris mendapatkan dua peluang bersih melalui Raheem Sterling dan Dele Alli. Sayang tembakan Sterling di menit 97 dan sundulan Alli di menit 99 masih bisa diblok Sommer. Menit 117, Sterling kembali melepaskan tembakan namun bola hanya membentur mistar gawang.

Hingga 2×15 menit waktu ekstra terlewati pertandingan masih buntu. Skor akhir 0-0 harus dilanjutkan dengan adu penalti. Enam eksekutor penalti Inggris yakni Harry Maguirre, Ross Barkley, Jadon Sancho, Raheem Sterling, Jordan Pickfod, Eric Dier berhasil mencetak gol. Sementara itu Swiss hanya berhasil menyarangkan lima gol melalui Steven Zuber, Granit Xhaka, Manuel Akanji, Kevin Mbabu, Fabian Schar. Eksekusi penendang keenam Swiss, Josip Drmic, berhasil digagalkan Pickford.

Video highlight Inggris vs Swiss

Video cuplikan gol Inggris vs Swiss (Penalti 6-5)

Susunan pemain Inggris vs Swiss

Inggris XI: Pickford, Alexander-Arnold, Maguire, Rose, Dier, Gomez, Delph, Delle Ali, Sterling, Lingard, Kane.

Swiss XI: Sommer; Elvedi , Akanji, Mbabu, Schar, Ricardo Rodríguez; Freuler, Xhaka, Shaqiri, Seferovic, Fernandes

The post [VIDEO] CUPLIKAN GOL Inggris 0-0 Swiss (Pen 6-5): Tim Tiga Singa Amankan Peringkat Tiga appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.