Tag Archives: Semifinal

Ditolak, Buktikan Diri, dan Mampu Bawa Tim Ke Semifinal

Ditolak, Buktikan Diri, dan Mampu Bawa Tim Ke Semifinal

JawaPos.com-"" Bukan untuk Rudi Garcia ". Begitu tulisan itu terbaca spanduk yang disebarluaskan fans Olympique Lyon (OL) pada 14 Oktober 2019. Saat itulah OL mengumumkan Rudi Garcia sebagai penerus Sylvinho.

Spanduk itu disertai dengan 7.000 tanda tangan yang menolak Garcia.

Latar belakangnya sebagai mantan entraineur Olympique Marseille (OM) adalah alasannya. OL dan OM terlibat dalam persaingan yang disebut Choc des Olympiques. Persaingan yang tidak kalah bergema di Prancis daripada Le Classique (antara OM versus Paris Saint-Germain).

Sebelum Garcia, hanya Alain Perrin dan Lucien Troupe yang pernah menangani OL dan OM. Perrin mengalami final Piala UEFA 2003-2004. Prestasi yang diraih Garcia bersama OM di tahun 2017–2018.

Di musim keduanya bersama OM, Garcia mengantarkan klub berjuluk Les Phoceens itu ke final Liga Europa sebelum dikalahkan oleh Atletico Madrid.

“Dengan OL kali ini, dia (Garcia) akan belajar dari kekalahannya di Eropa dua musim lalu,” tulis La Gazzetta dello Sport, Senin (17/8).

Garcia yang pernah menangani AS Roma memiliki kunci sukses dalam pencapaian OL di Liga Champions musim ini. Yakni, selalu menyulut semangat klub underdog saat melawan Memphis Depay dkk.

"Kami perlu melakukan sesuatu yang besar lagi seperti ketika kami mampu mengalahkan Juventus dan (Manchester) City," kata Garcia di situs resmi klub.

Jawapos

Dua Gol Dembele Membawa Lyon ke Semifinal Liga Champions

JawaPos.com – Olympique Lyon memenangkan satu tiket terakhir ke semifinal Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 3-1. Wakil Prancis itu mengalahkan Manchester City dalam pertarungan sengit di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal. Les Gones – julukan Lyon – berhasil mencapai semifinal berkat permainan brilian Moussa Dembele yang mencetak dua gol.

Keunggulan Lyon atas Manchester City sudah terlihat sejak babak pertama. Mereka berhasil unggul melalui Maxwel Cornet pada menit ke-24. Gol tersebut berawal dari umpan panjang bek kiri Lyon Fernando Marcal ke Toko Ekambi. Meski bisa dipatahkan Eric Garcia, bola liar itu lebih dekat ke kaki Cornet.

Saat menerima bola, Cornet nyaris tak bisa dijaga dari Kyle Walker atau Fernandinho. Tanpa kesulitan Cornet melakukan tendangan penempatan kaki kiri dari luar kotak penalti mengarah ke sudut kanan gawang Enderson. Wasit Danny Makkelie mengecek gol lewat VAR karena Toko Ekambi mendapat peluang offside.

Memasuki babak kedua, anak asuh Pep Guardiola mencoba menyamakan kedudukan. Riyad Mahrez masuk menggantikan Fernandinho. Hingga akhirnya pada menit ke-69, Manchseter City mampu menyamakan kedudukan melalui gol De Bruyne yang memanfaatkan umpan Sterling.

  • Baca juga: Kegagalan ke Semifinal, Era Messi dan Ronaldo di Liga Champions Berakhir

Namun, sepuluh menit kemudian atau pada menit 79, Lyon kembali unggul. Memanfaatkan serangan balik, Moussa Dembele yang baru masuk pada menit ke-75 berhasil mencetak gol. Skor berubah 1-2 untuk keunggulan Lyon.

Pada menit ke-86, Manchester City nyaris menyamakan kedudukan melalui Sterling. Hanya saja, upayanya masih membentur tiang. Sial bagi City, melalui serangan balik Lyon, pada menit ke-87 Moussa Dembele mencetak gol kedua usai memanfaatkan tangkapan Ederson yang gagal memblok tembakan Houssem Aouar. Hingga peluit berbunyi panjang, Lyon berhasil mempertahankan keunggulan mereka.

Dengan hasil ini, seluruh tiket semifinal Liga Champions 2020 telah dimenangkan oleh tim-tim dari Liga Jerman dan Prancis. Semifinal akan berlangsung pada 19 Agustus yang akan mempertemukan RasenBallsport Leipzig melawan Paris Saint-Germain. Sedangkan pada 20 Agustus, giliran Lyon bertemu Bayern Munich.

Tonton video menariknya di bawah ini: