Tag Archives: Ronald

Presiden Tanpa Listrik, Kursi Ronald Koeman Masih Aman

Presiden Tanpa Listrik, Kursi Ronald Koeman Masih Aman

JawaPos.com – FC Barcelona memang sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Namun, gagal mengakhiri grup di puncak klasemen dan malah dipermalukan oleh Juventus dengan tiga gol tanpa balas di Camp Nou kemarin (9/12) tentu sulit diterima oleh Barcelonitas.

Sebab, itulah kekalahan pertama di Camp Nou sejak diperdaya Bayern Munich kaki kedua semifinal 2012–2013. Di fase grup, Barca tidak pernah kalah di Camp Nou sejak edisi 2009-2010 atau dikalahkan 1-2 oleh Rubin Kazan.

Padahal, Liga Champions sejatinya menjadi penyelamat Barca musim ini, apalagi melawan entrenador Ronald Koeman, mengikuti hasil buruk di La Liga. Ada lelucon bahwa Barca bisa meraih 15 poin (dari 5 pertandingan) di Liga Champions, tapi Lionel Messi dkk hanya bisa mendapatkan 14 poin (dari 10 pertandingan) di La Liga.

Baca Juga: Neymar Tampil Sangat Kuat di Replay, PSG Jadi Juara Grup

"Jika musim ini bukan musim yang luar biasa, (Ronald) Koeman pasti akan kehilangan kursi Barca bulan ini," tulis Goal.

Musim luar biasa yang dimaksud adalah kekosongan posisi presiden Barca setelah Josep Maria Bartomeu mundur pada 27 Oktober lalu. Karena itu, belum ada pengambil keputusan terkait kinerja Koeman. Termasuk oleh Carles Tusquets yang kini menjadi presiden sementara Barca. "Tusquets tidak punya kekuatan apa pun (untuk bisa mengusir Koeman, Red)," tulis Barca Blaugranes.

TV El Chiringuito yang memburu Tusquets hingga keluar lapangan parkir Camp Nou usai pertandingan kemarin membenarkan hal tersebut. "Dia (Koeman) akan tetap di sini (Barca)," ucap Tusquets singkat.

Diario AS menambahkan, posisi Koeman tidak akan diganggu karena memang bukan topik utama Barca saat ini. Setidaknya, hingga pemilihan presiden baru pada 24 Januari 2021, Tintin – panggilan Koeman – masih menjadi pelatih Messi dkk.

“Kami masih bisa bersaing (di Liga Champions musim ini, Red). Jangan cuma nonton pertandingan malam ini (dikalahkan Juve, Red),” ujar Koeman kepada Mundo Deportivo.

Berbicara hanya satu menit, Ronald Koeman meminta Luis Suarez pergi

Berbicara hanya satu menit, Ronald Koeman meminta Luis Suarez pergi

JawaPos.com – Junior Firpo mungkin lebih baik mematikan perangkat di pagi hari dalam beberapa hari ke depan. Jika tidak, bek kiri FC Barcelona itu akan mendapat perlakuan yang sama seperti keempat rekannya.

Yakni di telepon entrenador Barca baru Ronald Koeman, yang isinya soal jasa yang sudah tidak dibutuhkan lagi di tim alias diminta hengkang.

Teror pagi Koemanian telah menelan empat korban. Striker Luis Suarez, duet lini tengah Arturo Vidal dan Ivan Rakitic dan bek tengah Samuel Umtiti. Suarez; seperti dilansir surat kabar terbitan Barcelona, ​​Sport; malah menerima perlakuan ironis.

Striker berusia 33 tahun berjuluk El Pistolero itu diminta hengkang oleh Koeman dalam percakapan yang hanya berlangsung 1 menit!

  • Baca juga: Kecewa Dengan Kata-Kata Koeman, Messi Putuskan Tinggalkan Barcelona

"Untuk pemain yang telah membela Barca selama enam tahun, menang tiga kali lipat di musim pertamanya (2014-2015, Red), dan mencetak hampir 200 gol (198 gol dalam 283 penampilan, Red), perlakuan (Koeman) sangat brutal, "tulis Sport.

Meski masih memiliki sisa kontrak hingga 30 Juni 2021, Presiden Barca Josep Maria Bartomeu disebut tak keberatan memutus kontrak Suarez lebih awal. Hal itu dilakukan untuk memudahkan penyerang Uruguay berusia 33 tahun itu mencari klub baru.

Striker Barcelona Luis Suarez tiba di hotel setelah kalah dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions 2020 (Lluis Gene / AFP)

Pasalnya, dengan gaji EUR 450 ribu (Rp 7,85 miliar) per minggu, akan sulit bagi kebanyakan klub untuk meminangnya.

Media Argentina dan Spanyol pun menyatakan bahwa salah satu alasan Lionel Messi ingin hengkang adalah karena panggilan Koeman. Dia memberi tahu Messi bahwa hak istimewanya sudah berakhir.

Cara Koeman menyebut pemain yang akan dia tendang mengingatkan kita pada cara Antonio Conte menyingkirkan striker Diego Costa di Chelsea pada musim panas 2017. Padahal, di musim sebelumnya, Costa menjadi andalan Conte, yang menjalani musim pertamanya. dengan Chelsea.

"Saya lebih suka berkomunikasi langsung dengan pemain saya. Itu bisa membangun kimia mana yang bagus di antara kami, ”ucap Koeman kepada Mundo Deportivo terkait gaya manajerialnya saat perkenalannya di Camp Nou, pekan lalu (20/8).

Pernyataan Koeman tidak selaras dengan kesaksian Gerard Deulofeu.
Striker yang saat ini membela Watford FC pernah diperlakukan "dingin" oleh Koeman saat bersama-sama di Everton pada 2016-2017.

“Selama enam bulan, dia cuekin saya. Itulah alasan saya pergi ke AC Milan (pada bursa transfer Januari 2017, Red),” ucap alumnus La Masia yang membela tim utama Barca selama dua musim (2011-2012 itu). dan 2012-2013) ke Marca.