Tag Archives: pertandingan

Wasit Muda Italia, Memimpin 130 Pertandingan, Tewas dengan Sedih

Wasit Muda Italia, Memimpin 130 Pertandingan, Tewas dengan Sedih

JawaPos.com- Wasit Italia Daniele De Santis dan tunangannya Eleonora Manta dibunuh secara brutal kemarin waktu setempat (21/9). De Santis dan Manta ditikam sampai mati di rumah mereka di Lecce.

Berdasarkan laporan surat kabar La Reppublica, Sejumlah orang menyaksikan seorang pria keluar dari rumah De Santis. Dia lari dengan pisau.

"Saya sangat terpukul oleh tragedi ini," kata ketua Asosiasi Wasit Italia Marcello Nicchi La Gazzetta dello Sport.

Polisi sedang bekerja untuk mencari tahu siapa pembunuhnya dan motif pembunuhan De Santis dan Manta. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang keluar dari pihak kepolisian. Tersangka juga belum diumumkan.

De Santis menjadi wasit pada 2017. Dia memimpin 130 pertandingan di divisi keempat dan ketiga sepak bola Italia alias Serie D dan Serie C.

De Santis tewas di usia 33 tahun. Sedangkan Manta masih berusia 30 tahun.

11 pertandingan, 11 kemenangan, Bayern Munich memenangkan Liga Champions 2020

JawaPos.com-Bayern Munchen menjuarai Liga Champions 2020 dengan rekor sempurna. Dalam 11 pertandingan di ajang ini, Bayern menang 11 kali.

Pada laga puncak di Estadio da Luz pagi ini (24/8), Bayern mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-0.

Ini adalah gelar keenam Bayern di Liga Champions. Raksasa Jerman berhasil mencapai 11 kali final. Sedangkan PSG belum berhasil mendobrak sejarah. Yakni menjadi debutan final ketujuh berturut-turut yang gagal menjadi juara.

Satu-satunya gol Bayern tercipta pada menit ke-59. Salib yang cantik dari punggung penuh Joshua Kimmich diselesaikan oleh sundulan Kingsley Coman. Skema tujuan yang sangat sederhana namun mematikan.

Striker Bayern Kingsley Coman merayakan gol yang dia cetak bersama Thomas Mueller di final Liga Champions 2020. Gol Coman mengantarkan Bayern meraih kemenangan. (Miguel A. Lopes / POOL / AFP).

Usai gol itu, PSG meningkatkan intensitas serangan. Terhitung, dua kali gawang Bayern Manuel Neuer tampil gemilang menyelamatkan gawangnya. Pertama dari Marquinhos di menit ke-69 dan Kylian Mbappe di menit ke-72.

  • Baca juga: Laga PSG Lawan Bayern Penghapusan Stigma Liga Tani

Menjadi juara Liga Champions 2020 membuat Bayern sukses pemenang treble. Bayern sebelumnya memenangkan gelar Bundesliga dan DFB-Pokal. Di sisi lain, PSG gagal meraihnya pemenang treble. Sebelumnya, Thiago Silva dkk berhasil meraih gelar Ligue 1 dan Coupe de France.

Penyerang Paris Saint-Germain Neymar berbaring di penghujung pertandingan. (Matthew Child / POOL / AFP)

Paruh pertama pertandingan final ini berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi. Skor masih imbang 0-0. Namun pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon berlangsung sangat seru.

Pada menit ke-18, PSG punya peluang untuk unggul lebih dulu. Bintang mereka, Neymar, berpeluang emas mencetak gol. Dia lolos dari serangan bek Bayern David Alaba. Neymar tinggal menghadapi kiper Bayern Manuel Neuer. Namun, sepakannya masih bisa ditahan oleh penjaga gawang timnas Jerman.

Pada menit ke-22, giliran Bayern mendapatkan peluang emas. Di kotak penalti, striker Robert Lewandowski berbalik dan melakukan tendangan. Namun, sepakannya masih membentur tiang kiri gawang.

Satu menit kemudian, melalui skema serangan balik cepat yang dimotori Neymar, PSG kembali punya peluang besar. Namun, tembakan Angel Di Maria di kotak penalti terlalu keras dan melayang di atas mistar gawang Neuer.

Di Maria berada dalam posisi sempurna setelah menerima umpan dari Ander Herrera.

Lewandowski kembali mendapatkan peluang emas di menit ke-30. Namun, sundulannya saat meleset di depan gawang PSG masih dengan gemilang diselamatkan kiper Keylor Navas.

Di menit-menit terakhir babak pertama, kedua tim terus melancarkan serangannya secara intens. Namun, skor tersebut masih sekuat 0-0.

Di penghujung babak pertama, Bayern mendominasi penguasaan bola di posisi 62 persen. Namun, PSG berhasil mencatatkan lebih banyak tendangan. Yakni enam berbanding lima milik Bayern.

Secara keseluruhan, Bayern mendominasi penguasaan bola dengan 62 persen. Bayern juga mencatatkan 12 tendangan dengan dua mengarah ke gawang. Sedangkan PSG memperoleh 10 tendangan (tiga mengarah ke gawang).

10 pertandingan, 10 kemenangan, Bayern memburu Pemenang Treble yang sempurna

10 pertandingan, 10 kemenangan, Bayern memburu Pemenang Treble yang sempurna

JawaPos.com-Bayern Munich akan menantang Paris Saint-Germain di final Liga Champions, Senin (24/8).

Bagi Bayern, final di Estadio da Luz, Lisbon, bukan hanya soal mengejar supremasi Eropa. Namun, jika mampu memenangkan edisi musim ini, Bayern akan menyelesaikannya pemenang treble mereka. Atau yang kedua setelah musim 2012-2013.

Tapi, tiga kali lipat musim ini akan istimewa. Pasalnya, tim asuhan Hans-Dieter Flick akan mengukir sejarah sebagai tim pertama yang menyapu bersih semua pertandingan di Liga Champions. Ya, kemenangan kemarin atas Olympique Lyon merupakan yang kesepuluh dari sepuluh pertandingan.

Sebelumnya, juga musim ini, Manuel Neuer dkk pernah melakukannya di DFB-Pokal. Mereka menghapus enam pertandingan yang ada. Bayern baru saja "gagal" di Bundesliga. Di kompetisi kasta tertinggi Jerman, Bayern gagal menang dalam delapan spieltag.dll

Jika berhasil mengalahkan PSG, Bayern juga akan mengalahkan rekor mereka sendiri saat ini tiga kali lipat Musim 2012–2013. Saat itu, DFB-Pokal berhasil dilenyapkan. Namun, di Liga Champions, tim asuhan Jupp Heynckes kala itu gagal menang dalam tiga pertandingan.

Sedangkan di Bundesliga mereka gagal menang lima kali spieltag.dll

  • Baca juga: Petisi Ballon d'Or lahir untuk menjadikan Lewandowski sebagai pemenang

"Bayern saat ini lebih baik (dari tiga kali lipat 2013, Merah). Kami selalu memiliki strategi (menghadapi berbagai lawan) dengan kedalaman skuad yang hebat, ”ujar Manuel Neuer yang juga bagian dari skuad saat itu. tiga kali lipat tujuh tahun lalu seperti dilansir Bild.

Pernyataan penjaga gawang yang juga kapten timnas Jerman itu tidak berlebihan. Bahkan, tiga kali lipat Musim ini bisa ditambah dengan gelar tim tersubur dalam sejarah Liga Champions.

Syaratnya, Bayern harus mencetak setidaknya empat gol ke gawang Les Parisiens nanti.

Itu akan membuat nominal gol rival abadi Borussia Dortmund di Liga Champions menjadi 46.

Satu gol lebih baik dari FC Barcelona pada musim 1999-2000. Namun perlu dicatat bahwa FCB saat itu melakukannya dalam 16 pertandingan. Sementara itu, Bayern memiliki lima pertandingan lebih sedikit.