Tag Archives: Munich

Borussia Dortmund vs Bayern Munich: Pembukaan Tahun Emas Pemilik

Borussia Dortmund vs Bayern Munich: Pembukaan Tahun Emas Pemilik

JawaPos.com – Pertengahan minggu lalu (4/11) sudah satu tahun Hans-Dieter & # 39; & # 39; Hansi & # 39; & # 39; Flick menjadi der trainer Bayern Munich. Di Stadion Salzburg, Hansi menandai periode tersebut dengan pesta gol 6-2 atas RB Salzburg Hari pertandingan ketiga grup A Liga Champions.

Kemenangan telak itu semakin mengukuhkan tahun pertama yang sukses bagi Hansi. Bagaimana bisa, der trainer Pemain berusia 55 tahun itu memiliki statistik kemenangan 91,67 persen.

Paling unggul dalam sejarah Bavaria di era modern.

  • Baca Juga: Sayang, Erling Haaland Gagal Tidur dengan Bola

Tak hanya itu, Hansi juga berkubang dalam gelar. Mulai dari Meisterschale (juara Bundesliga), DFB-Pokal, DFL-Supercup, European Super Cup, hingga Big Ear (Liga Champions). "Tahun emas Hansi." Begitulah media Jerman menyebutnya.

Empat hari kemudian dari tahun pertama kepelatihan atau setelah 369 hari, Hansi akan memainkan pertandingan pertama tahun keduanya bersama Die Roten. Bukan pertandingan biasa, tapi Der Klassiker ke-128 melawan Borussia Dortmund di Signal Iduna Park pada dini hari (Siaran langsung Mola TV pukul 00.30 WIB).

& # 39; & # 39; Saya sudah menantikan pertandingan ini (Der Klassiker, Red). Bagi saya, pertandingan ini seperti hadiah, "kata Hansi di situs resmi klub kemarin. Di antara pelatih Bayern dua dekade terakhir, hanya Hansi yang berkesempatan menyambangi Der Klassiker untuk menandai miliknya. istilah kedua.

& # 39; & # 39; Apakah kita akan menang? Kenapa tidak? Sudah hampir setahun kami mendominasi, "imbuh Hansi yang menyisihkan tiga Der Klassiker sejak menggantikan Niko Kovac per 4 November tahun lalu.

Masing-masing dua kali di Bundesliga (4-0 di Allianz Arena dan 1-0 di Signal Iduna Park dan 3-2 di DFL-Supercup di Allianz Arena).

Jika menang lagi di pagi hari, Hansi akan mengulang prestasi Branco Zebec, der trainer Bayern periode 1968-1970, yang memenangkan empat Der Klassikers berturut-turut.

Namun, mengingat performa BVB – sebutan Borussia Dortmund – belakangan ini, upaya Hansi tak akan mudah. Marco Reus dkk tidak hanya menyamai poin Bayern di puncak klasemen Bundesliga (15 poin dari 6 pertandingan) atau hanya kalah dalam selisih gol (plus 11 gol berbanding 15 gol). BVB juga menjadi salah satu yang mengukuhkan diri sebagai pemilik pertahanan terbaik di Bundesliga musim ini (hanya kebobolan 2 gol).

Dalam empat spieltag.dll terakhir, BVB selalu seprai bersih. "Saya pikir Hansi salah menunggu kami (lawan awal di babak kedua, Red) karena kami akan memberinya hasil buruk," kata Kepala Sepak Bola Tim Utama BVB Sebastian Kehl kepada Sky Deutschland.

11 pertandingan, 11 kemenangan, Bayern Munich memenangkan Liga Champions 2020

JawaPos.com-Bayern Munchen menjuarai Liga Champions 2020 dengan rekor sempurna. Dalam 11 pertandingan di ajang ini, Bayern menang 11 kali.

Pada laga puncak di Estadio da Luz pagi ini (24/8), Bayern mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-0.

Ini adalah gelar keenam Bayern di Liga Champions. Raksasa Jerman berhasil mencapai 11 kali final. Sedangkan PSG belum berhasil mendobrak sejarah. Yakni menjadi debutan final ketujuh berturut-turut yang gagal menjadi juara.

Satu-satunya gol Bayern tercipta pada menit ke-59. Salib yang cantik dari punggung penuh Joshua Kimmich diselesaikan oleh sundulan Kingsley Coman. Skema tujuan yang sangat sederhana namun mematikan.

Striker Bayern Kingsley Coman merayakan gol yang dia cetak bersama Thomas Mueller di final Liga Champions 2020. Gol Coman mengantarkan Bayern meraih kemenangan. (Miguel A. Lopes / POOL / AFP).

Usai gol itu, PSG meningkatkan intensitas serangan. Terhitung, dua kali gawang Bayern Manuel Neuer tampil gemilang menyelamatkan gawangnya. Pertama dari Marquinhos di menit ke-69 dan Kylian Mbappe di menit ke-72.

  • Baca juga: Laga PSG Lawan Bayern Penghapusan Stigma Liga Tani

Menjadi juara Liga Champions 2020 membuat Bayern sukses pemenang treble. Bayern sebelumnya memenangkan gelar Bundesliga dan DFB-Pokal. Di sisi lain, PSG gagal meraihnya pemenang treble. Sebelumnya, Thiago Silva dkk berhasil meraih gelar Ligue 1 dan Coupe de France.

Penyerang Paris Saint-Germain Neymar berbaring di penghujung pertandingan. (Matthew Child / POOL / AFP)

Paruh pertama pertandingan final ini berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi. Skor masih imbang 0-0. Namun pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon berlangsung sangat seru.

Pada menit ke-18, PSG punya peluang untuk unggul lebih dulu. Bintang mereka, Neymar, berpeluang emas mencetak gol. Dia lolos dari serangan bek Bayern David Alaba. Neymar tinggal menghadapi kiper Bayern Manuel Neuer. Namun, sepakannya masih bisa ditahan oleh penjaga gawang timnas Jerman.

Pada menit ke-22, giliran Bayern mendapatkan peluang emas. Di kotak penalti, striker Robert Lewandowski berbalik dan melakukan tendangan. Namun, sepakannya masih membentur tiang kiri gawang.

Satu menit kemudian, melalui skema serangan balik cepat yang dimotori Neymar, PSG kembali punya peluang besar. Namun, tembakan Angel Di Maria di kotak penalti terlalu keras dan melayang di atas mistar gawang Neuer.

Di Maria berada dalam posisi sempurna setelah menerima umpan dari Ander Herrera.

Lewandowski kembali mendapatkan peluang emas di menit ke-30. Namun, sundulannya saat meleset di depan gawang PSG masih dengan gemilang diselamatkan kiper Keylor Navas.

Di menit-menit terakhir babak pertama, kedua tim terus melancarkan serangannya secara intens. Namun, skor tersebut masih sekuat 0-0.

Di penghujung babak pertama, Bayern mendominasi penguasaan bola di posisi 62 persen. Namun, PSG berhasil mencatatkan lebih banyak tendangan. Yakni enam berbanding lima milik Bayern.

Secara keseluruhan, Bayern mendominasi penguasaan bola dengan 62 persen. Bayern juga mencatatkan 12 tendangan dengan dua mengarah ke gawang. Sedangkan PSG memperoleh 10 tendangan (tiga mengarah ke gawang).