Tag Archives: Messi

Jika Depay masuk, dia akan melengkapi Messi dan Griezmann yang kidal

Jika Depay masuk, dia akan melengkapi Messi dan Griezmann yang kidal

JawaPos.com-Rencana entrenador Ronald Koeman memperkuat skuad FC Barcelona musim ini dengan sejumlah pemain timnas Belanda mulai bermunculan.

Setelah mengaku telah mencapai kesepakatan dengan gelandang Liverpool FC Georginio "Gini" Wijnaldum, Barca semakin dekat untuk mendapatkan striker Memphis Depay.

Selain mengetahui kemampuan Depay menangani Oranje – sebutan timnas Belanda – dalam dua tahun terakhir, Koeman pun terkesan dengan performa penyerang berusia 26 tahun itu musim lalu.

Depay menjadi aktor penting dalam keberhasilan Olympique Lyon (OL) menembus semifinal Liga Champions.

Bergabung dengan Barca sekaligus dapat memenuhi keinginan Depay untuk kembali memperkuat tim besar Eropa. Lebih tepatnya, kesempatan kedua. Pasalnya, ia pernah memperkuat Manchester United selama 1,5 musim (2015-2016 dan paruh pertama 2016-2017).

  • Baca Juga: Maafkan Gigitan Bahu, Sekarang Berikan Berkah Anda

Sayangnya, Depay yang masih berusia 22 tahun gagal bersinar. Mantan pemain PSV Eindhoven itu hanya membuat 7 gol dan 6 assist dari 57 penampilan di semua kompetisi.

Pengusaha OL Rudi Garcia bakal menyerah jika Depay bergabung dengan Barca. Dengan catatan, Luis Suarez harus pergi. Sebab, jika dia masih bertahan, tidak akan ada tempat bagi penyerang baru karena Lionel Messi sudah memutuskan untuk bertahan, kata Garcia. Telefoot.

Menurut Transfermarkt, nilai pasar Depay adalah EUR 44 juta (USD 769,5 miliar). Nominal masih terjangkau oleh klub seperti Barca. Di Barca, Depay yang punya kaki kanan terkuat bisa melengkapi Messi dan Antoine Griezmann yang sama-sama kidal.

Sementara eks bintang Barca dan timnas Belanda Ronald de Boer mendukung kebijakan Koeman mendatangkan Gini dan Depay. Namun, De Boer mengingatkan, orientasi mendatangkan pemain Belanda saja yang bisa merusak ruang ganti Barca.

De Boer pernah mengalaminya saat membela Barca pada 1999-2000. Saat itu, De Boer merupakan satu dari lima pemain Belanda di skuat Louis van Gaal di Barca selain kakaknya, Frank de Boer, striker Patrick Kluivert, serta bek kanan Michael Reizeger dan bek tengah Winston Bogarde. .

"Secara total, ada 11 hingga 12 orang Belanda di skuad termasuk staf," katanya kepada Goal. “Memang pelatih berhak memilih pemain favoritnya, tapi banyak juga pemain bagus di Spanyol,” tambah De Boer.

Messi menegaskan, musim depan akan banyak masalah di Barcelona

Messi menegaskan, musim depan akan banyak masalah di Barcelona

JawaPos.com – Bintang mega Lionel Messi dipastikan bertahan di Barcelona hingga kompetisi musim depan. Messi memilih bertahan meski kecewa dengan manajemen klub.

Namun, dengan bertahannya La Pulga, tim yang bermarkas di Camp Nou itu harus menghadapi sejumlah masalah musim ini. Dilansir dari Marca, setidaknya ada empat masalah besar yang harus dihadapi Barcelona musim ini setelah Messi memilih bertahan.

Pertama, masalah keuangan. Di tengah pandemi Covid-19, klub-klub di seluruh dunia harus berhemat. Dan Barcelona tentunya harus mengeluarkan banyak uang lagi untuk membayar gaji Messi. Barcelona harus merogoh kocek minimal EUR 100 juta atau setara Rp 1,75 triliun untuk membayar gaji Messi.

Rencana Barcelona mendatangkan Lautaro Martinez, Georginio Wijnaldum dan Memphis Depay terancam batal. Pasalnya, Barcelona tidak menjual Messi, rencananya dari uang penjualan Messi akan dibelanjakan oleh beberapa pemain yang berhubungan dengan Barcelona.

Kedua, akan ada konflik internal. Messi terang-terangan menilai manajemen Barcelona, ​​terutama Presiden Josep Maria Bartomeu, yang dianggapnya tak menepati janji. Dengan hubungan yang kurang harmonis ini bisa mengganggu persiapan Barcelona.

Ketiga, pendukung bisa terpecah. Drama Messi bersama Barcelona memecah belah pendukung Azulgrana. Sebagian mendukung Messi dan sebagian lagi membela klub. Situasi itu juga bisa menjadi masalah bagi klub.

Berikutnya adalah suasana di ruang ganti. Konflik di ruang ganti Barcelona juga bisa terjadi musim ini. Apalagi setelah pelatih baru Ronald Koeman sebelumnya mengatakan, kekuatan Messi di skuat Barcelona sudah berakhir.

Hubungan antara pelatih dan kapten akan menjadi kunci untuk menentukan bagaimana musim 2020/21 berjalan dengan baik untuk Barcelona.

BREAKING: Lionel Messi Tetap di Barcelona

BREAKING: Lionel Messi Tetap di Barcelona

JawaPos.com – "Drama" superstar FC Barcelona Lionel Messi berakhir secara antiklimaks. Keinginan Messi hengkang dari Barca, klub yang dibelanya sejak awal karier profesionalnya 16 tahun silam, tak terwujud pada musim panas ini.

Kabar dari televisi Argentina yang dekat dengan keluarga Messi, TyC Sports mengungkap bahwa Messi belum beranjak. Dia tinggal di Barcelona. Setidaknya sampai musim panas mendatang.

Situasi kontrak yang rumit memaksa pemilik julukan La Pulga atau The Fleas itu bertahan satu musim lagi. Alias ​​menyelesaikan kontraknya dengan Barca yang habis pada 30 Juni 2021. Dengan begitu, Messi benar-benar bisa hengkang dengan gratis di akhir musim.

Sebelumnya, pihak Messi meyakini penyerang asal Argentina berusia 33 tahun itu bisa hengkang secara gratis pada musim panas ini. Pasalnya, ada klausul dalam kontrak yang menetapkan bahwa Messi bisa meninggalkan klub saat usianya 32 tahun, pergi atas kemauannya sendiri, dan meninggalkan kontraknya dengan semusim.

Namun, pemikiran Barca berbeda. Messi masih terikat klausul pelepasan kontrak senilai 700 juta euro (Rp 12,2 triliun). Otoritas La Liga (LFP) pun mendukung Barca bahwa memang harus ada klub yang menebus klausul kontrak Messi jika La Pulga ingin hengkang dari Blaugrana – istilah Barca lainnya.

Manchester City, yang paling siap menerima Messi, memang punya pundi-pundi kekayaan untuk menebus klausul ini. Tapi, belakangan ini City juga memikirkan ulang karena bisa tersandung aturan Financial Fair Play (FFP) jika bertekad menebus Messi.

Apalagi, City baru saja terbebas dari sanksi berlaga di kancah Eropa selama dua musim yang diputuskan UEFA karena dituding memanipulasi dana sponsorship dalam laporan FFP.

Termasuk rencana City mengakali FFP dengan memberikan kontrak lima musim kepada Messi namun terselubung. Yakni, tiga musim bersama City dan dua musim berikutnya bersama klub MLS New York City FC yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh CFG (City Football Group), pemilik City.

Titik terang yang dipilih Messi untuk dipertahankan sebenarnya muncul tadi malam. Wartawan Italia yang tweetnya kerap dijadikan acuan bursa transfer, Tancredi Palmeri, menuliskan bahwa Messi setuju menyelesaikan kontraknya di Barca.

"BOOM! Jorge Messi (ayah dan agen Messi, Red) berkata kepada Cuatro (salah satu media di Spanyol, Red)" ya "untuk pertanyaan tentang (Messi) bertahan satu musim lagi di Barcelona," tweet Palmeri seperti yang dilaporkan Bintang Harian.

Hal itu diungkapkan Jorge saat berkendara ke tempat parkir sebelum bertemu dengan pengacara biasa keluarganya. Pertemuan itu disinyalir membahas langkah-langkah yang harus segera diambil pihak Messi usai kebuntuan perundingan saat Jorge bertemu dengan Presiden Barca Josep Maria Bartomeu, Rabu (3/9).

Kebuntuan negosiasi menyiratkan bahwa Messi sulit meninggalkan Barca. TyC Sports sendiri sebelumnya menulis bahwa 90 persen Messi akan selamat dari kebuntuan.

  • Baca juga: Kabar Terbaru dari Argentina: Lionel Messi 90 Persen Bertahan di Barca

Radio Cadena SER memperkuatnya dengan menulis, pihak Messi menarik diri dari rencana hengkang enam kali Pemain Terbaik Dunia FIFA karena tak ada celah untuk bisa keluar secara gratis.

Sebelumnya, Bartomeu juga mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya hanya ingin berbicara dengan perwakilan Messi asalkan terkait perpanjangan kontrak. Atau setidaknya pembicaraan yang membuat Messi bertahan dengan Barca.

Meski skenario Messi adalah hengkang gratis di akhir musim, masih ada peluang bagi Bartomeu untuk menggoda La Pulga agar bertahan lebih lama di Catalan.

“Barca punya proposal perpanjangan kontrak dua tahun untuk Messi dan masih bisa dimunculkan lagi. Apalagi ada pemilihan presiden Barca pada Maret 2021 yang bisa mengubah rencana Messi. Salah satunya opsi pensiun. di Camp Nou, "tulis Mundo Deportivo.

Sergio Ramos, kapten klub rival Barca, Real Madrid, termasuk yang berharap Messi betah di Barca dan tentunya La Liga. "Bagi kami (Real) yang senang mendapatkan yang terbaik, kami tentu mengharapkan dia (Messi) bertahan," katanya kepada Marca.

Ingin terus berduel di lapangan, kapten Madrid itu meminta Messi bertahan

Ingin terus berduel di lapangan, kapten Madrid itu meminta Messi bertahan

JawaPos.com – Lionel Messi adalah salah satu penyerang yang kerap merepotkan kapten Real Madrid Sergio Ramos. Dua pemain yang memiliki posisi berbeda, Messi sebagai striker dan Ramos sebagai bek, jelas kerap berduel saat Barcelona dan Madrid bertemu dalam laga bertajuk El Clasico. Bahkan, Ramos kerap dibodohi Messi di lapangan hijau.

Meski menjadi rival di lapangan, Ramos tetap peduli dengan kondisi Messi saat ini. Bahkan, dia meminta kapten timnas Argentina itu bertahan bersama Blaugrana. Salah satu alasannya adalah Ramos ingin terus bisa berduel dengan Messi di laga panas yang menyita perhatian publik sepakbola dunia, El Clasico.

Tentu itu alasan pribadi Ramos. Jelas, Ramos punya alasan yang lebih kuat. Dengan bertahannya Messi, pamor Liga Spanyol akan terus meningkat. Ramos menyadari, bila Messi benar-benar pindah, daya tarik Liga Spanyol bakal merosot. Maklum, Liga Spanyol juga sudah ditinggalkan Cristiano Ronaldo.

Meski begitu, Ramos juga tak memungkiri bahwa setiap pemain berhak menentukan masa depannya sendiri. Artinya, keinginannya bukanlah alasan utama Messi jika akhirnya memutuskan bertahan.

Seperti diketahui, kans Messi hengkang pun semakin besar. Sang ayah, Jorge Messi, mengaku akan sulit bagi putranya bertahan di klub yang ia sebut rumah selama 20 tahun itu.

"Bahwa (Messi pergi) adalah sesuatu yang tidak kami fokuskan, tapi pemain berhak menentukan masa depannya," kata Ramos seperti dikutip dari Goal.

"Oleh karena itu, untuk kompetisi Spanyol dan untuk Barcelona dan untuk kami semua, kami ingin Messi bertahan karena kami selalu menginginkan pemain terbaik di sini," tambah Ramos.

Ramos kemudian membahas masa depannya sendiri saat kontraknya memasuki tahun terakhirnya bersama Madrid. Meskipun belum ada pembicaraan tentang perpanjangan kontrak, Ramos menegaskan dia tetap tenang tentang masa depannya dan yakin dia pada akhirnya akan mencapai kesepakatan untuk kontrak baru.

"Itu sesuatu yang belum kami bahas, tapi itu bukan sesuatu yang saya atau klub khawatirkan," jelas Ramos.

“Saya telah menghabiskan bertahun-tahun bersama Madrid dan tidak pernah benar-benar berpikir untuk pergi dan saya yakin bahwa kami akan mencapai kesepakatan yang cocok satu sama lain. Fokus saya sekarang adalah mempersiapkan diri untuk musim baru, ”pungkas Ramos.

Lionel Messi semakin menunjukkan sikap memberontak terhadap Barcelona

Lionel Messi semakin menunjukkan sikap memberontak terhadap Barcelona

JawaPos.com – FC Barcelona sepertinya harus lega menerima kenyataan bahwa Lionel Messi tidak akan diperkuat lagi. Pasalnya, superstar Argentina tersebut telah menunjukkan keseriusannya untuk berhenti menjadikan Barca sebagai klub pilihan setelah 16 tahun terakhir bersama.

Pada Selasa waktu setempat (25/8), Messi mengirimkan faksimile kepada Presiden Barca Josep Maria Bartomeu yang ingin hengkang. Dan, Minggu (30/8) Messi masih dijadwalkan menjalani tes usap Di markas latihan klub, Ciutat Esportiva Joan Gamper, di Sant Joan Despi tidak memperlihatkan batang hidungnya.

Ujian Covid-19 menjadi agenda penting karena hasilnya dijadikan pedoman mengikuti latihan perdana Barca di era tersebut. entrenador Ronald Koeman hari ini (31/8).

Sebagai perbandingan, striker Luis Suarez yang jelas tidak dibutuhkan Koeman lagi hadir pada tes kemarin. & # 39; & # 39; Leo (julukan Messi, Red) resmi menunjukkan perlawanannya dengan melakukan skipping tes usap itu, & # 39; & # 39; tulis Ole.

Menurut Clarin, sikap Messi mungkin akan bermakna mbalela untuk Barca. Namun, La Pulga alias The Flea juga ingin menunjukkan sikap bahwa dirinya merasa sudah tidak diperlakukan sebagai pemain Barca lagi. Permintaan striker 33 tahun itu hengkang gratis musim panas ini pun ditolak mentah-mentah.

Messi kemudian berinisiatif menjadwalkan mediasi. Namun, Bartomeu hanya bersedia berbicara secara pribadi dengan peraih enam kali pemain terbaik dunia itu saat membahas perpanjangan kontrak La Pulga yang habis pada 30 Juni 2021. Bukan tentang hal lain.

Kondisi kedua pihak semakin kisruh karena Barca mengakhiri kerja sama dengan kuasa hukum Messi, Cuatrecasas. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan kans Messi hengkang dari Barca. Setidaknya sampai ada klub yang mampu memenuhi klausul pelepasan La Pulga senilai EUR 700 juta (Rp 12,2 triliun).

Versi Messi, dia bisa meninggalkan Barca dengan gratis karena memenuhi klausul bahwa dia berusia 32 tahun, pergi atas kemauannya sendiri, dan di akhir musim sebelum musim terakhir kontraknya.

Namun, dalam versi Barca, klausul ini sudah disahkan pada 10 Juni atau sepuluh hari setelah final Liga Champions 2019-2020 sebelum sempat tertunda dan berganti formatnya akibat pandemi Covid-19.

Pendapat Barca sempat diperdebatkan Messi yang menilai klausul tersebut masih berlaku karena penundaan akhir musim ini. Final Liga Champions antara Paris Saint-Germain versus Bayern Munich berlangsung pekan lalu (24/8) dan Messi mengajukan keinginannya untuk hengkang hanya sehari kemudian.

Soal konflik Messi versus Barca, otoritas La Liga lebih mendukung Barca. Dalam rilis resminya semalam yang diberitakan Marca, La Liga mengacu pada pasal 16 Ketetapan Kerajaan Spanyol Nomor 1.006 yang disahkan pada 26 Juni 1985.

Yakni, pemutusan kerja sama kedua belah pihak (antara Messi dan Barca) hanya bisa terjadi jika klausul rilis ditebus. Jika Messi terus mengomel, La Liga tidak akan mengeluarkan visa kerja untuknya ke klub barunya. Apalagi, Manchester City yang banyak disebut sebagai klub tujuan Messi ada di Inggris. Negara tersebut sangat ketat dalam mengeluarkan izin visa kerja bagi para atlet.

& # 39; & # 39; Messi adalah pemain setia dan terbaik di Barca. Sungguh menyedihkan jika semuanya berakhir dengan perseteruan, ”komentar mantan striker Barca dan Inggris Gary Lineker kepada Mundo Deportivo.

Kabarnya, Messi akan menggelar konferensi pers terkait situasinya saat ini. Namun, belum diketahui kapan. Mendapatkan info darinya juga tidak mudah karena privasinya sangat terlindungi.

Seperti ditulis Sport Bible, rumah besar Messi di Castelldefels, Barcelona yang hanya berjarak sekitar 15 km dari Camp Nou sangat eksklusif. Sampai-sampai pesawat niaga tidak boleh lewat di atas tempat tinggalnya meski hanya berjarak 13 km dari bandara setempat.

"Itu (larangan pesawat melintasi tempat tinggal pribadi, Red) tidak ditemukan di dunia selain Messi," kata presiden maskapai penerbangan Spanyol, Vueling, Javier Sanchez-Prieto.

FIFA Akan Turun Tangan Menyelesaikan Polemik Messi dan Barcelona

FIFA Akan Turun Tangan Menyelesaikan Polemik Messi dan Barcelona

JawaPos.com – Keinginan Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona akan berujung pada pertarungan hukum yang berat. Dan ini adalah situasi yang semakin tak terhindarkan.

Pada Sabtu (29/8), Barcelona memecat tim legal mereka. Pasalnya, mereka bahkan memberi nasehat kepada Messi bagaimana cara hengkang dari Barcelona. Sementara itu, Messi tidak tampil untuk Barcelona saat tes PCR, Minggu (30/8).

Namun, keinginan Messi untuk meninggalkan Camp Nou berbenturan dengan peraturan pelepasan sang pemain. Barcelona menegaskan, klub yang menginginkan Messi harus membayar klausul kontrak sebesar EUR 700 juta atau sekitar Rp. 12 triliun.

Padahal, dalam hal ini, La Liga mendukung Barcelona. Menurut media dari Barcelona, ​​Sport, saat ini FIFA dan Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) sudah mulai turun tangan untuk menyelesaikan polemik antara Messi dan Barcelona.

  • Baca juga: La Liga Dukung Barcelona dalam Pertarungan Hukum versus Lionel Messi

FIFA mewajibkan klub untuk memenuhi keinginan transfer pesepakbola tersebut jika ada klub lain yang menginginkan pemain tersebut. Jika Manchester City dan Paris Saint-Germain menginginkan Messi, maka Barcelona harus merealisasikan transfer sang pemain tanpa membayar EUR 700 juta.

Pihak Messi masih yakin bisa meninggalkan Barcelona dengan status bebas transfer meski kesepakatan transfer bebas sudah berakhir pada Juni 2020. Pihak Messi yakin klausul tersebut telah diperpanjang. Akhir musim 2020, menurut Messi, terjadi setelah selesainya final Liga Champions antara Bayern Munich dan PSG, 24 Agustus lalu.

Di sisi lain, Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu beserta jajaran direksi akan berusaha keras mempertahankan Messi. Menurut sumber, manajemen Messi dan Barcelona dijadwalkan bertemu pada Rabu (2/9) sore waktu setempat.

La Liga Mendukung Barcelona dalam Pertempuran Hukum melawan Lionel Messi

La Liga Mendukung Barcelona dalam Pertempuran Hukum melawan Lionel Messi

JawaPos.com – Keinginan Lionel Messi hengkang dari Barcelona mengalami babak baru. Kali ini, otoritas La Liga mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka mendukung keputusan Barcelona dalam adu kontrak melawan Messi.

"Perjanjian saat ini masih berlaku. (Tim yang berminat) harus membayar klausul pelepasan senilai 700 juta EUR. Dan itu satu-satunya jalan keluar," tulis pernyataan resmi La Liga.

Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dan dewan direksi telah menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan Messi pergi dengan status bebas transfer. Mereka siap bertemu Messi jika La Pulga ingin membahas kontrak baru.

La Liga mengatakan jika Messi ingin hengkang, maka ia harus menjunjung tinggi aturan klub.

Messi tidak bisa pergi begitu saja hanya dengan putus kontrak.

  • Baca juga: Messi hengkang, Spanyol bakal rugi pendapatan pajak Rp 868,1 miliar

Pada Sabtu (29/8), Barcelona memecat tim legal mereka. Pasalnya, salah satu alasan Messi mengajukan cuti dengan status bebas transfer ternyata berasal dari saran firma hukum Cuatrecasas.

Barcelona tahu ini. Mereka dilaporkan sangat marah. Para direktur Barcelona menganggap Cuatrecasas & # 39; keterlibatan menjadi tidak bisa diterima.

Munculnya sengketa hukum antara pemain dan klub tersebut membuat FIFA dan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) kemungkinan akan terlibat.

Jika Messi hengkang, efeknya tidak hanya akan dirasakan Barcelona. Tapi juga pesta di luar La Blaugrana.

Tanpa Messi, Barca bisa menghemat anggaran belanja untuk pos gaji sang pemain. Padahal, dari gaji pemain Barca EUR 391 juta (Rp 6,78 triliun) tiap musimnya, ada EUR 70,7 juta (Rp 1,22 triliun) yang atau hampir 20 persennya dihabiskan hanya untuk membayar Messi.

Pemerintah Spanyol, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan Liga Sepak Bola Spanyol (LFP) juga merasakan dampaknya. Terutama otoritas pajak Spanyol.

Laporan surat kabar Spanyol Sport menyebutkan bahwa keuangan Spanyol per tahun akan kehilangan potensi pendapatan hingga EUR 50 juta (Rp. 868,1 miliar). Itulah jumlah pemotongan pajak yang dibayarkan Messi setiap tahun.

Dengan pandemi Covid-19 saja, nilai penawaran hak siar televisi yang semula ditargetkan mencapai EUR 2.111 juta (Rp36,6 triliun), hanya mampu mencapai EUR 1.915 juta (Rp33,2 triliun). Jika Messi pergi, jumlah itu akan sangat berkurang.

Jawapos

Drama Hengkang Berlanjut, Messi Tolak Tes PCR di Barca

JawaPos.com – Drama transfer Lionel Messi berlanjut pada Sabtu (29/8) dengan kabar tidak akan datang ke tempat latihan klub untuk mengikuti tes Covid-19 yang direncanakan.

Messi dan seluruh skuad Barcelona yang bermain di musim Liga Champions yang berakhir tragis diharuskan menjalani tes pada Minggu (30/8) sebelum kembali menjalani latihan pramusim di bawah asuhan pelatih baru Ronald Koeman, Senin (31/8).

Stasiun radio Catalunya RAC1, yang memiliki hubungan dekat dengan klub, melaporkan bahwa Messi tidak akan datang ke tempat latihan karena dia yakin bahwa setelah memberi tahu klub pada 25 Agustus bahwa dia ingin pergi, ketentuan kontraknya menyatakan bahwa dia dapat pergi. Camp Nou gratis. .

Barcelona tidak setuju dan bersikeras bahwa Messi seharusnya memberi tahu mereka tentang keinginannya untuk meninggalkan klub pada 10 Juni, tanggal normal untuk akhir musim 2020. Namun, skuad berjuluk La Pulgaitu itu mengatakan musim Barca tidak akan berakhir hingga 14 Agustus akibat penangguhan kompetisi akibat Covid-19.

Berdasarkan kontrak empat tahun yang ditandatangani pada 2017, Messi dapat meninggalkan klub secara gratis jika ia memintanya pada 10 Juni. Messi menggunakan klausul ini, tetapi Barca mengatakan klausul tersebut telah kedaluwarsa.

Barca tidak rela melepas Messi, apalagi bebas. Kontrak Messi yang habis pada Juni 2021 memiliki klausul pelepasan 700 juta euro (1 euro = Rp 17.466).

Awal pekan ini, media mengatakan Messi akan berada di sana untuk tes PCR. Namun, pihak klub pada Jumat (28/8) memutuskan kontrak dengan tim kuasa hukumnya, Cuatrecasas, yang memberikan nasehat hukum kepada sang striker. Ini membuat sikap Messi semakin keras.

Messi juga menolak untuk berbicara dengan presiden klub Josep Maria Bartomeu, mengindikasikan bahwa dia bersedia mengundurkan diri jika Messi berubah pikiran.

Messi telah bermain untuk Barcelona selama hampir dua dekade, membantu Blaugrana memenangkan lebih dari tiga lusin gelar. (*)

Jawapos

Memutuskan hengkang, Messi ingin hengkang dari Barcelona sebanyak tiga kali

JawaPos.com – Nampaknya keinginan Lionel Messi hengkang dari Barcelona bukan kali ini saja. Pada 2014 dan 2016, Messi juga berniat meninggalkan Camp Nou. Itu setelah La Pulga – panggilan Messi, tersangkut masalah pajak. Namun, dia menyerah pada niat itu. Artinya, ini ketiga kalinya Messi berniat hengkang. Lantas, bagaimana nasibnya hari ini?

Selain itu, Messi juga mengumumkan pengunduran dirinya dari timnas Argentina pada tahun 2016 setelah gagal mengantarkan Tim Tango menjuarai Copa America. Ketiga kalinya berturut-turut Messi gagal di final bersama Tim Tango, yakni di final Piala Dunia 2014, final Copa America 2015, dan final Copa America 2016. Namun, Messi berubah pikiran dan tetap menjadi andalan Tim Tango.

  • Baca juga: Alasan Lionel Messi ingin hengkang dari Barcelona

Pada musim 2013-2014, Barcelona dilatih oleh Gerardo "Tata" Martino setelah menggantikan Tito Vilanona karena sakit. Itu adalah musim yang buruk bagi Messi. Dia sering mengalami cedera dan permainan tim tidak menentu. Satu minggu sebelum akhir musim, Messi mengunjungi Vilanova di rumah sakit dan menyatakan keinginannya untuk pergi. Namun Vilanova meyakinkan Messi untuk bertahan di Camp Nou.

“Itu adalah masa ketika Tito Vilanova berada di titik lemah dan sakit. "Messi bertemu Tito, meski saya tidak ada di sana, saya tahu mereka berbicara berjam-jam," kata asisten Tito Vilanova saat itu, Jordi Rouran, dikutip dari Marca.

“Setelah bertemu Tito, Messi berubah pikiran dan melihat segalanya dengan lebih jelas. Saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan, tapi Messi memutuskan untuk bertahan dan kami berharap dia melakukannya selama bertahun-tahun, "jelas Jordi.

Pada September 2015, pejabat pajak meminta hakim untuk menyelidiki kejahatan dan masalah fiskal di Spanyol. Saat itu Messi tengah ketakutan karena disinyalir tidak pernah membayar pajak.

"Saat itu saya berpikir untuk pergi, bukan karena saya ingin meninggalkan Barcelona, ​​tapi saya ingin meninggalkan Spanyol," kata Messi kepada media RAC1.

“Saya merasa diperlakukan buruk dan saya tidak ingin berada di Spanyol lagi. Banyak tim yang ingin saya bergabung, tetapi saya tidak. Meski ada tawaran resmi dari klub lain, mereka tahu bahwa saya ingin bertahan di Barcelona, ​​”kata Messi.

Barcelona kemudian diperkuat oleh Luiz Suarez dan Neymar, kemudian menjadi juara La Liga, akhirnya Messi memutuskan untuk tidak hengkang.

Keraguan Messi berlanjut, kali ini di timnas Argentina. Setelah Argentina kalah dari Cile di final Copa America 2016, banyak yang berspekulasi bahwa ini akan menjadi akhir dari petualangan Messi di Tim Tango.

“Di ruang ganti saya pikir waktu saya bersama tim nasional sudah berakhir, itu bukan untuk saya dan itulah yang saya rasakan sekarang. Kami tidak puas untuk mencapai final dan tidak memenangkannya, "kata Messi.

"Saya sudah berusaha menjadi juara bersama Argentina, tapi itu tidak terjadi, saya tidak bisa meraihnya," tambah Messi.

Pada September 2016, hanya beberapa bulan setelah Messi ingin pensiun dari timnas, Messi terlihat kembali ke tempat latihan. "Saya percaya pada tim Argentina. Kami telah melakukan banyak hal dengan sangat baik meski absen di final. Saat itu, kami sangat sedih. Itu pukulan yang sangat keras, pukulan lain, tetapi setelah itu saya pulih," katanya .

Atas dasar kejadian tersebut, Presiden Barcelona Jose Maria Bartomeu meyakini bahwa Messi tetap ingin bermain untuk Barcelona, ​​meski telah mengirimkan surat kepada jajaran direksi terkait masa depannya di Barcelona.

Messi juga mengatakan akan berpartisipasi dalam pelatihan untuk musim baru. Klub juga menegaskan bahwa mereka masih punya waktu untuk mengubah keadaan. Sekarang, fans Barcelona mengharapkan pembatalan keempat dari pahlawan mereka.

Kabarnya, Manchester City menawari Messi kontrak tiga musim

Kabarnya, Manchester City menawari Messi kontrak tiga musim

JawaPos.com – Manchester City siap menawarkan kontrak tiga musim untuk Lionel Messi jika sang pemain memang hengkang dari Barcelona. Surat kabar olahraga yang berbasis di Madrid, Marca melaporkan.

Manchester City diklaim sebagai pelabuhan terbaik Messi. Pasalnya, hubungan La Pulga dengan manajer City Pep Guardiola sangat erat. Selain itu, City memiliki teman dekat Messi di timnas Argentina, Sergio Aguero.

  • Baca juga: Keinginan Messi Hengkang, Ibarat Gempa di Dunia Sepak Bola

Messi telah bersinar saat dilatih Guardiola saat berada di Barcelona pada periode 2008 hingga 2012. Mereka adalah sahabat yang sangat bersahabat baik di dalam maupun di luar lapangan.

Marca juga mengabarkan City bakal aktif di bursa transfer jika Messi bebas. Selain City, Messi juga dikaitkan dengan raksasa Serie A, Inter Milan. Namun, kabar yang beredar, Messi tidak tertarik dengan proyek yang dibangun Inter.

  • Baca juga: Alasan Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona

Sementara itu, klub kaya Prancis Paris Saint-Germain juga jadi pilihan menarik. Namun, PSG terkendala gaji Messi yang tinggi. Pasalnya, klub Paris tersebut sudah memiliki dua pemain dengan gaji selangit, yakni Neymar, Kylian Mbappe. Itu ditambahkan dengan Angel Di Maria.

Manchester United dan klub masa kecilnya di Argentina Newell's Old Boys juga disebut-sebut sebagai pelabuhan Messi. Namun, Marca mengatakan Messi tidak mungkin sampai di sana.