Tag Archives: kapten

Messi bingung dengan kapten Bolivia, noda di balik kemenangan Argentina

Messi bingung dengan kapten Bolivia, noda di balik kemenangan Argentina

JawaPos.com – Timnas Argentina meraih kemenangan 2-1 atas Bolivia di La Paz pada Rabu (14/10) pagi WIB di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022. Sempat tertinggal lebih awal melalui gol Marcelo Martins Moreno di menit ke-24, Tim Tango melakukan comeback gemilang. Lautaro Martinez membawa Argentina menyamakan kedudukan pada menit ke-45 atau sesaat sebelum turun minum. Kemudian pemain pengganti Joaquin Correa mencetak gol pada menit ke-79 sekaligus membantu Argentina mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.

Namun, kemenangan Tim Tango itu ternoda setelah kapten Lionel Messi terlibat keributan dengan kapten Bolivia, Marcelo Martins Moreno, sang pencetak gol, di penghujung pertandingan. Messi sendiri dalam pertandingan tersebut tidak mencetak gol dan ia sangat emosional terhadap Moreno setelah dianggap menghina para pemain Tim Tango.

Seperti dilansir dari MarcaBeberapa saat setelah pertandingan usai, Messi sempat bertengkar dengan Moreno saat kedua tim masih berada di lapangan. Berawal dari ucapan Moreno yang dianggap menghina Tim Tango. Moreno berkata "Makan adalah enam". Kalimat tersebut merujuk pada kekalahan 1-6 Argentina dari Bolivia di tempat yang sama pada 2009. Moreno tampak kecewa karena kali ini Bolivia kalah sehingga mengeluarkan hukuman seperti itu.

Messi sendiri tak terima dengan ucapan Moreno yang dianggapnya menghina timnas Argentina. Dia lalu berteriak "Ada apa denganmu?". Bahkan, Messi mengutuk Moreno dengan kutukan khas Amerika Selatan, yakni "cangkang ibumu".

Kata-kata Messi membuat Moreno semakin emosional. Namun, sebelum pertarungan fisik pecah, para pemain lain serta ofisial pertandingan dan ofisial dari kedua tim berhasil turun tangan. Pemain kedua kemudian masuk ke ruang ganti.

Terkait keributan tersebut, wasit pada pertandingan tersebut yakni Diego Haro dari Peru akan membuat laporan. Apakah akan ada penalti untuk Messi dan Moreno dan kedua tim atau tidak, akan segera diputuskan.

Selain itu, Argentina meraih hasil sempurna dari dua laga pertama kualifikasi Piala Dunia 2022 di zona Conmebol. Sebelumnya, Tim Tango berhasil menang melawan Ekuador. Sedangkan Bolivia selalu kalah setelah kalah 0-5 dari Brasil di babak pertama.

Bolivia 1-2 Argentina

(Moreno 24 – Martinez 45, Correa 79)

Komposisi Pemain:
Bolivia: Carlos Lampe; Saul Torres, Jose Carrasco, Gabriel Valverde, Jose Sagredo; Alejandro Chumacero, Raul Casto, Diego Wayar, Rudy Cardozo; Marcelo Martins Moreno, Carlos Saucedo

Argentina: Franco Armani; Gonzalo Montiel, Lucas Martinez, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Ezequiel Palacios; Lionel Messi, Lautaro Martinez, Lucas Ocampos

Akhirnya Mendapat Ban Kapten karena Orang Yang Salah

Akhirnya Mendapat Ban Kapten karena Orang Yang Salah

JawaPos.com – Dua Hari pertandingan Start Spanyol di UEFA Nations League 2020-2021 benar-benar berpihak pada David de Gea. Setelah tujuh penyelamatan gemilang melawan Jerman (4/9), kiper Spanyol ini diuntungkan dengan kemenangan 4-0 atas Ukraina (7/9).

De Gea dipercaya mengenakan ban kapten pada menit ke-61 atau setelah Sergio Ramos ditarik keluar. Adalah bek tengah Real Madrid yang memasang ban kapten di lengan kiri De Gea.

Penjaga gawang Manchester United itu merupakan pemain kelima yang mengenakan ban kapten untuk La Furia Roja selama masa jabatan Ramos sebagai kapten dalam empat tahun terakhir.

Sebelumnya hanya Raul Albiol, Isco, Andres Iniesta, dan Sergio Busquets. Lucunya, De Gea berkesempatan memakai ban kapten karena Ramos '. kesalahan.

Seperti yang dilaporkan Marca, Ramos seharusnya memberikan ban kapten kepada bek kanan dan kapten Sevilla, Jesus Navas. "Berdasarkan kode internal timnas Spanyol, ban kapten hanya boleh disebar di lengan pemain yang memiliki caps terbanyak di lapangan," tulis Marca.

Navas telah mencatatkan 44 caps, sementara De Gea memiliki satu caps lebih sedikit dari mantan pemain Manchester City itu. Dalam sesi jumpa pers, Navas sempat kaget karena tidak diberi ban kapten oleh Ramos.

& # 39; & # 39; Saya sudah berteriak (Ramos, Red). Dia mungkin tidak mendengarnya, ”kata Navas.

Ingin terus berduel di lapangan, kapten Madrid itu meminta Messi bertahan

Ingin terus berduel di lapangan, kapten Madrid itu meminta Messi bertahan

JawaPos.com – Lionel Messi adalah salah satu penyerang yang kerap merepotkan kapten Real Madrid Sergio Ramos. Dua pemain yang memiliki posisi berbeda, Messi sebagai striker dan Ramos sebagai bek, jelas kerap berduel saat Barcelona dan Madrid bertemu dalam laga bertajuk El Clasico. Bahkan, Ramos kerap dibodohi Messi di lapangan hijau.

Meski menjadi rival di lapangan, Ramos tetap peduli dengan kondisi Messi saat ini. Bahkan, dia meminta kapten timnas Argentina itu bertahan bersama Blaugrana. Salah satu alasannya adalah Ramos ingin terus bisa berduel dengan Messi di laga panas yang menyita perhatian publik sepakbola dunia, El Clasico.

Tentu itu alasan pribadi Ramos. Jelas, Ramos punya alasan yang lebih kuat. Dengan bertahannya Messi, pamor Liga Spanyol akan terus meningkat. Ramos menyadari, bila Messi benar-benar pindah, daya tarik Liga Spanyol bakal merosot. Maklum, Liga Spanyol juga sudah ditinggalkan Cristiano Ronaldo.

Meski begitu, Ramos juga tak memungkiri bahwa setiap pemain berhak menentukan masa depannya sendiri. Artinya, keinginannya bukanlah alasan utama Messi jika akhirnya memutuskan bertahan.

Seperti diketahui, kans Messi hengkang pun semakin besar. Sang ayah, Jorge Messi, mengaku akan sulit bagi putranya bertahan di klub yang ia sebut rumah selama 20 tahun itu.

"Bahwa (Messi pergi) adalah sesuatu yang tidak kami fokuskan, tapi pemain berhak menentukan masa depannya," kata Ramos seperti dikutip dari Goal.

"Oleh karena itu, untuk kompetisi Spanyol dan untuk Barcelona dan untuk kami semua, kami ingin Messi bertahan karena kami selalu menginginkan pemain terbaik di sini," tambah Ramos.

Ramos kemudian membahas masa depannya sendiri saat kontraknya memasuki tahun terakhirnya bersama Madrid. Meskipun belum ada pembicaraan tentang perpanjangan kontrak, Ramos menegaskan dia tetap tenang tentang masa depannya dan yakin dia pada akhirnya akan mencapai kesepakatan untuk kontrak baru.

"Itu sesuatu yang belum kami bahas, tapi itu bukan sesuatu yang saya atau klub khawatirkan," jelas Ramos.

“Saya telah menghabiskan bertahun-tahun bersama Madrid dan tidak pernah benar-benar berpikir untuk pergi dan saya yakin bahwa kami akan mencapai kesepakatan yang cocok satu sama lain. Fokus saya sekarang adalah mempersiapkan diri untuk musim baru, ”pungkas Ramos.