Tag Archives: Ibrahimovic

Jawapos

Ibrahimovic memberikan sinyal bahwa dirinya akan kembali memperkuat timnas Swedia

JawaPos.com – Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic mencetuskan rumor akan kembali memperkuat timnas Swedia jelang Piala Eropa 2020. Ia mengunggah foto dirinya mengenakan kaos timnas di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Ibrahimovic juga menulis artikel "Lama tidak bertemu".

Terakhir kali Ibrahimovic membela Swedia di ajang besar adalah di Piala Eropa 2016. Meski selalu bermain di fase grup, dia tidak pernah mencetak gol. Usai ajang empat tahun itu, Ibrahimovic memutuskan pensiun dari timnas.

Meski sudah berusia 39 tahun, Ibrahimovic belum lama ini menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk membela timnas. Ibrahimovic membantu Milan lolos ke Liga Europa musim ini, dan musim ini sudah mengoleksi tujuh gol untuk membantu membawa Rossonerri ke puncak klasemen Liga Italia.

Eks pemain Juventus, Inter Milan, dan Barcelona itu memang sudah empat tahun tak mengenakan seragam timnas. Namun, dia beberapa kali berkomentar tentang timnas Swedia.

Di awal musim ini, Zlatan memicu kontroversi atas pemain Juventus Dejan Kulusevski. Saat itu ia menyayangkan Kulusevski yang hanya bermain sebagai pemain pengganti, dan hanya tampil selama 20 menit saat kalah dari Prancis pada laga pembuka UEFA Nations League.

"Sayang sekali! Itu bukti bahwa orang-orang yang tidak kompeten berada di posisi yang salah untuk mengurus sepak bola Swedia,"Ibra mentweet September lalu.

Gol Akrobatik Zlatan Ibrahimovic Menjaga AC Milan di Puncak

Gol Akrobatik Zlatan Ibrahimovic Menjaga AC Milan di Puncak

JawaPos.com-AC Milan semakin kuat di puncak klasemen Serie A.

Pada laga malam ini (1/11) WIB, Milan mengalahkan tuan rumah Udinese dengan skor 2-1. Kemenangan ini merupakan yang kelima dari enam pertandingan. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Gelandang Franck Kessie mencetak gol pembuka Milan pada menit ke-18. Udinese menyamakan kedudukan melalui penalti Rodrigo De Paul pada menit ke-48. Penalti diberikan untuk pemain sayap Ignacio Pussetto dijatuhkan oleh kapten AC Milan Alessio Romagnoli.

  • Baca juga: Legenda Liverpool menyebut Solskjaer sebagai Sir Alex Ferguson yang baru

Zlatan Ibrahimovic akhirnya menjadi penyelamat Milan dengan golnya tujuh menit sebelum waktu normal berakhir.

Gol Zlatan lahir dengan cara yang luar biasa. Ia melakukan tendangan gunting akrobatik tepat di depan gawang Udinese Juan Musso. Satu gol tambahan menempatkan Zlatan di puncak daftar pencetak gol terbanyak selama di Serie A. Ia mengoleksi enam gol dalam enam pertandingan.

Tiga Musketeer Berusia 21 Tahun Jadi Pendukung Zlatan Ibrahimovic

Tiga Musketeer Berusia 21 Tahun Jadi Pendukung Zlatan Ibrahimovic

JawaPos.com – Zlatan Ibrahimovic mencetak empat dari sembilan gol AC Milan dalam empat giornata dimulainya Serie A. 2020-2021 Terlalu banyak ketergantungan pada Ibra diwujudkan allenatore.dll Rossoneri Stefano Pioli. Alhasil, Pioli sudah menyiapkan opsi lain untuk mendukung bomber berusia 39 tahun itu. Yakni tiga musketeer Ibra.

Begitu koran Tuttosport mendefinisikan tiga pemain yang berada di belakang Ibracadabra dalam skema 4-2-3-1 Pioli. Ada sembilan pemain yang sudah jadi musketeer Ibra. Yakni, Alexis Saelemaekers, Hakan Calhanoglu, Ante Rebic, Samu Castillejo, Rafael Leao, Brahim Diaz, Daniel Maldini, Jens Petter Hauge, dan Rade Krunic.

  • Baca Juga: Saat Kapten AC Milan Berduel dengan Proyeksi Tandem

Jika Rebic dan Calhanoglu tidak cedera seperti saat ini, mereka pasti akan mendapatkan dua dari tiga tempat. Tapi, paling siap untuk laga melawan AS Roma di San Siro besok (Siaran langsung RCTI / beIN Sports 2 pukul 02.45 WIB) adalah trio musketeer muda.

Semuanya lahir pada tahun 1999. Yakni, Leao, Brahim, dan Saelemaekers.

Leao yang semula "" diinvestasikan "sebagai pemain No. 9 kini lebih nyaman beroperasi sebagai a pemain sayap Baik. Pemain nasional Portugal itu telah mencetak dua gol untuk Rossoneri. Brahim, yang dipinjam dari Real Madrid musim ini, memiliki potensi bagus sebagai pemain nomor 10.

Saelemaekers? Pemilik daya jelajah tinggi bermain sama baiknya di sayap kiri dan kanan. "Penting untuk meningkatkan daya saing dengan menghasilkan pemain muda yang kuat," kata Pioli kepada Milan News.

"Itulah yang membuat saya tidak terlalu khawatir ketika kami kehilangan sejumlah pemain penting," tambah pelatih yang membuat Rossoneri tak terkalahkan dalam 21 pertandingan terakhir.

Uniknya, yang terjadi di skuat Rossoneri adalah 180 derajat dibanding yang ada di skuad AS Roma. Di belakang Edin Dzeko yang berusia 34 tahun, allenatore.dll Giallorossi Paulo Fonseca malah mengandalkan dukungan yang sama seperti para veteran. Masing-masing Henrikh Mkhitaryan (31 tahun) dan Pedro (33 tahun).

Sementara itu, penyerang luas Anak muda seperti Cengiz Under (23 tahun) dan Justin Kluivert (21 tahun) bahkan sudah dipinjamkan oleh Giallorossi musim ini. Masing-masing ke Leicester City (Under) dan RB Leipzig (Kluivert).