Tag Archives: hanya

Manchester City Menang Dengan Buruk, Pep Guardiola: Hanya Tersisa 111 Poin

Manchester City Menang Dengan Buruk, Pep Guardiola: Hanya Tersisa 111 Poin

JawaPos.com-Manchester City mengawali Liga Inggris 2020-2021 dengan kemenangan meyakinkan. City mengalahkan tuan rumah Wolverhampton Wanderers dengan skor 3-1.

Musim lalu, Wolves menjadi momok City. Mereka menang di kandang dan tandang. Namun, kali ini anak buah Pep Guardiola lebih siap.

Pemain terbaik musim lalu, Kevin De Bruyne, mengantar City mengawali kemenangan dari titik penalti pada menit ke-20. Pemain Belgia itu mendorong ke kotak penalti Wolves yang memaksa Romain Saiss menjatuhkannya.

De Bruyne mengeksekusi penalti itu sendiri.

Gelandang Inggris Phil Foden menggandakan keunggulan City menjadi 2-0 pada menit ke-32. Dia melanjutkan umpan silang rendah dari Raheem Sterling.

Tuan rumah memperkecil kedudukan pada menit ke-78 melalui gol Raul Jimenez. Dia menuju salib Daniel Podence. Meski sudah bekerja keras, Wolves gagal menyamakan kedudukan.

Striker City Gabriel Jesus memastikan kemenangan untuk timnya dalam menit 90 + 5. Tendangannya mengenai Conor Coady. Namun, bola berbalik masuk ke gawang Wolves.

"Kami berhasil mengontrol permainan," kata manajer City Pep Guardiola usai pertandingan Sky Sports.

"Kemenangan ini sangat penting. Tapi ini masih pertandingan pertama. Sebelumnya tersedia 114 poin dan sekarang hanya tersisa 111 poin," tambahnya.

Mampu Menjadi Top Scorer Timnas Dunia? Ronaldo: Hanya Tuhan Yang Tahu

Mampu Menjadi Top Scorer Timnas Dunia? Ronaldo: Hanya Tuhan Yang Tahu

JawaPos.com – Cristiano Ronaldo dan Michy Batshuayi adalah pemain yang namanya sudah dua kali menghiasi papan skor Hari pertandingan keduanya Liga A UEFA Nations League 2020-2021.

Ronaldo justru menjadi sukses perwira (mencapai 100 gol) bersama penjepit melawan Swedia di Friends Arena kemarin (9/9). CR7 kini telah mengoleksi 101 gol dalam 165 caps bersama timnas Portugal.

Sejarah yang lebih besar menantinya. Yakni, menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnas di dunia. Bomber berusia 35 tahun itu kini hanya berjarak delapan gol dari bomber legendaris timnas Iran, Ali Daei.

"Dia (Ronaldo) akan meraihnya di Euro 2021," tulis Goal. Bisakah Ronaldo? “Ke depan hanya Tuhan yang tahu,” jawabnya pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang masa ke A Bola.

  • Baca juga: Bek Turki salah satu yang terbaik karena dia petarung

Dalam daftar jadwal yang harus diikuti oleh Seleccao das Quinas – sebutan timnas Portugal – sebelum Euro 2021, terdapat delapan pertandingan.

Seperti Ronaldo, penjepit Batshuayi bersama timnas Belgia melawan Islandia kemarin juga membuahkan rekor. Yakni, kesuksesan striker berjuluk Batsman yang selalu mencetak dua gol saat dipercaya menjadi pengganti Romelu Lukaku.

Sebelumnya, Batsman melakukannya saat Belgia mengalahkan Islandia 2-0 di ajang UEFA Nations League 2018-2019. Striker berusia 26 tahun itu juga mencetak dua gol saat Belgia melumat San Marino 4-0 pada kualifikasi Euro 2020 (6/9/2019).

Gol kedua Batsman kemarin viral di media sosial. Bukan hanya karena diciptakan melalui roda belakang yang cantik. Tetapi juga karena dalam satu sudut, Batsman terlihat sendirian menghadapi sembilan pemain lawan.

Gila, hanya dalam waktu enam bulan, nilai bek asal Kanada itu naik Rp. 800 miliar

Gila, hanya dalam waktu enam bulan, nilai bek asal Kanada itu naik Rp. 800 miliar

JawaPos.com – Memiliki bek kiri yang andal adalah salah satu alasan Bayern Munich sukses pemenang treble musim ini. Bukan cuma satu, Bayern punya tiga bek kiri berkualitas bagus dan semuanya punya nilai pasar mahal. Tidak ada klub lain di dunia seperti itu.

Ketiganya adalah Alphonso Davies, David Alaba, dan Lucas Hernandez. Davies itu sensasional. Diyakini hanya di paruh kedua musim kedua, pemain timnas Kanada berusia 19 tahun itu langsung menampilkan performa gemilang.

Nyatanya, Davies disebut sebagai salah satu bek terbaik di dunia saat ini.

Dampak dari penampilannya yang menarik, nilai pasar Davies yang berbasis di Transfermarkt mendapat pukulan besar. Pada Januari lalu, pemain yang memiliki orang tua Liberia dan lahir di Ghana itu hanya berharga EUR 10 juta (Rp 173 miliar).

Namun, per Juli lalu, nilai pemain yang memulai karirnya bersama Whitecaps FC 2 (tim cadangan kontestan MLS Vancouver Whitecaps) meningkat lebih dari Rp. 800 miliar.

Nilai pasar saat ini di kisaran EUR 60 juta atau lebih dari Rp1 triliun. Padahal, Bayern merekrut Davies dari Whitecaps (Januari 2019, Red) dengan biaya transfer hanya USD 13,5 juta (Rp 198 miliar), ”tulis Bild.

  • Baca juga: Film Hans-Dieter Janjikan Treble Bagian II untuk Bayern Munich

Davies & # 39; penampilan meroket dibuat der trainer Bayern Dieter-Hans Flick menarik posisi Alaba sebagai bek tengah. Sebelumnya, Alaba tak tergantikan sebagai bek kiri Bayern selama delapan musim.

Meskipun "menyerah" kepada Davies untuk posisi bermain, nilai pasar yang berusia 28 tahun masih lebih tinggi. Yakni, EUR 65 juta atau Rp1,12 triliun.

Ironis sebenarnya adalah Lucas. Diimpor pada musim panas 2019 sebagai rekrutan termahal dalam sejarah Bayern, EUR 80 juta atau Rp 1,39 triliun, Lucas kesulitan beradaptasi dengan Die Roten, sebutan Bayern.

Pemain berkebangsaan Prancis berusia 24 tahun itu baru menjadi starting XI sebanyak 12 kali dari 22 penampilan.

Padahal, Lucas yang menjadi bek kiri timnas Prancis saat menjadi juara Piala Dunia 2018 punya peran baru di Bayern. Yakni, sebagai gayung. Lihat saja tingkahnya saat merayakan gelar Liga Champions.

Kakak bek kiri AC Milan Theo Hernandez itu menutupi kepalanya dengan Big Ear, gelar trofi Liga Champions.

Berbicara hanya satu menit, Ronald Koeman meminta Luis Suarez pergi

Berbicara hanya satu menit, Ronald Koeman meminta Luis Suarez pergi

JawaPos.com – Junior Firpo mungkin lebih baik mematikan perangkat di pagi hari dalam beberapa hari ke depan. Jika tidak, bek kiri FC Barcelona itu akan mendapat perlakuan yang sama seperti keempat rekannya.

Yakni di telepon entrenador Barca baru Ronald Koeman, yang isinya soal jasa yang sudah tidak dibutuhkan lagi di tim alias diminta hengkang.

Teror pagi Koemanian telah menelan empat korban. Striker Luis Suarez, duet lini tengah Arturo Vidal dan Ivan Rakitic dan bek tengah Samuel Umtiti. Suarez; seperti dilansir surat kabar terbitan Barcelona, ​​Sport; malah menerima perlakuan ironis.

Striker berusia 33 tahun berjuluk El Pistolero itu diminta hengkang oleh Koeman dalam percakapan yang hanya berlangsung 1 menit!

  • Baca juga: Kecewa Dengan Kata-Kata Koeman, Messi Putuskan Tinggalkan Barcelona

"Untuk pemain yang telah membela Barca selama enam tahun, menang tiga kali lipat di musim pertamanya (2014-2015, Red), dan mencetak hampir 200 gol (198 gol dalam 283 penampilan, Red), perlakuan (Koeman) sangat brutal, "tulis Sport.

Meski masih memiliki sisa kontrak hingga 30 Juni 2021, Presiden Barca Josep Maria Bartomeu disebut tak keberatan memutus kontrak Suarez lebih awal. Hal itu dilakukan untuk memudahkan penyerang Uruguay berusia 33 tahun itu mencari klub baru.

Striker Barcelona Luis Suarez tiba di hotel setelah kalah dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions 2020 (Lluis Gene / AFP)

Pasalnya, dengan gaji EUR 450 ribu (Rp 7,85 miliar) per minggu, akan sulit bagi kebanyakan klub untuk meminangnya.

Media Argentina dan Spanyol pun menyatakan bahwa salah satu alasan Lionel Messi ingin hengkang adalah karena panggilan Koeman. Dia memberi tahu Messi bahwa hak istimewanya sudah berakhir.

Cara Koeman menyebut pemain yang akan dia tendang mengingatkan kita pada cara Antonio Conte menyingkirkan striker Diego Costa di Chelsea pada musim panas 2017. Padahal, di musim sebelumnya, Costa menjadi andalan Conte, yang menjalani musim pertamanya. dengan Chelsea.

"Saya lebih suka berkomunikasi langsung dengan pemain saya. Itu bisa membangun kimia mana yang bagus di antara kami, ”ucap Koeman kepada Mundo Deportivo terkait gaya manajerialnya saat perkenalannya di Camp Nou, pekan lalu (20/8).

Pernyataan Koeman tidak selaras dengan kesaksian Gerard Deulofeu.
Striker yang saat ini membela Watford FC pernah diperlakukan "dingin" oleh Koeman saat bersama-sama di Everton pada 2016-2017.

“Selama enam bulan, dia cuekin saya. Itulah alasan saya pergi ke AC Milan (pada bursa transfer Januari 2017, Red),” ucap alumnus La Masia yang membela tim utama Barca selama dua musim (2011-2012 itu). dan 2012-2013) ke Marca.