Tag Archives: Favorit

Jawapos

Man City dan Bayern Favorit Utama, Hati-Hati Kuda Hitam di Lisbon

JawaPos.com – Tidak salah apabila format baru knockout mulai perempat final di Liga Champions 2019– 2020 berlabel Final Eight. Sebab, selain dihelat di venue netral (Lisbon), tidak ada lagi dua leg dalam persaingan menuju partai puncak.

Perubahan format sebagai imbas pandemi Covid-19 itu diyakini membuat peluang kedua tim untuk memenangi pertandingan sama kuat. Tidak ada waktu untuk melakukan kesalahan karena sekali saja melakukannya, tereliminasi jadi ganjarannya.

Manchester City yang saat ini menjadi tim favorit juara pilihan rumah bursa termasuk yang tidak suka dengan format single leg. Musim ini City tiga kali melakoni pertandingan kompetitif di tempat netral. Yakni, Community Shield, final Piala EFL, dan semifinal Piala FA. Semuanya di Stadion Wembley.

Hasilnya, klub berjuluk The Citizens itu sejatinya lebih banyak menang atau hanya gagal saat kalah oleh Arsenal di semifinal Piala FA. Meski demikian, gelandang City Kevin De Bruyne menganggap lawan mereka di perempat final, Olympique Lyon (OL), punya kans menang yang sama dengan klubnya. ”Kami tidak favorit. Apalagi, mereka (OL) berhasil melewati klub tangguh seperti Juventus (di babak 16 besar, Red),” kata KDB –inisial nama De Bruyne– kepada Manchester Evening News.

Bayern yang menjadi favorit juara rumah bursa setelah City pun memilih berhati-hati terhadap peluang mereka berjaya di Lisbon. Apalagi, klub yang di babak 16 besar kemarin (9/8) menyingkirkan Chelsea dengan agregat 7-1 itu bakal menghadapi raksasa Spanyol Barca.

”Kami harus menunjukkan antusiasme yang sama (seperti saat menyingkirkan Chelsea di babak 16 besar, Red) ketika menghadapi Barca,” kata der trainer Bayern Hans-Dieter Flick kepada Bild. ”Dengan sistem seperti saat ini (single leg, Red), semua tim tidak ada yang suka menjadi favorit karena bisa membuat terlena,” imbuh pelatih yang musim ini sudah memenangi Bundesliga dan DFB-Pokal tersebut.

Seperti Bayern, Barca baru memastikan tiket ke perempat final kemarin. Klub asal Catalan mencatatkan fase delapan besar kali ke-13 setelah menang 3-1 atas SSC Napoli di Camp Nou. Barca pun menang agregat 4-2. Barca yang dalam dua musim terakhir menjadi korban epic comeback dalam second leg perempat final tentu berbahagia dengan format saat ini.

”Kami tidak berpikir single leg akan lebih berpihak kepada kami karena apa pun bisa terjadi dalam 90 menit,” ucap striker Barca Luis Suarez yang mencetak gol penalti pertamanya di Liga Champions saat melawan Napoli kemarin seperti dilansir Mundo Deportivo.

Di sisi lain, perempat final Liga Champions musim ini memang layak menjadi arena kuda hitam. Sebab, ada Atalanta BC dan RB Leipzig sebagai debutan di fase delapan besar. Bahkan, musim ini adalah partisipasi pertama Atalanta di Liga Champions.

Juga, jangan lupakan OL yang menjadikan Liga Champions musim ini sebagai ajang tersisa untuk bisa tetap berkiprah di Eropa musim depan. Hal itu lantaran Les Gones –sebutan OL– mengakhiri Ligue 1 dengan posisi di luar zona Eropa plus gagal memenangi Coupe de la Ligue untuk tiket ke Liga Europa.

4 Nama Favorit Untuk Menangkan Ballon d’Or 2019

Sepakbola.com – Ballon d’Or merupakan penghargaan individual tertinggi pesepakbola dan tentunya banyak pemain yang mengidam-idamkannya. Dalam satu dekade terakhir penghargaan ini terus didominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, masing-masing memenangkan lima dan dihentikan Luca Modric tahun lalu usai gelandang Real Madrid ini juara Liga Champions tiga kali berturut-turut serta menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2018.

Tahun ini kemungkinan akan ada wajah baru yang akan mengangkat penghargaan Ballon d’Or. Terdapat beberapa pemain yang menonjol ketimbang Messi dan Ronaldo. Berikut kandidat peraih Ballon d’Or 2019.

Lionel Messi

Bintang Argentina ini kembali konsisten dan secara individu ini adalah musim terbaiknya. Dia mencetak 36 gol dan 13 assist di La Liga, 12 gol dan tiga assist di Liga Champions serta tiga gol di Copa del Rey. Ini pencapaian yang luar biasa, tetapi itu hanya membantu Barca memenangkan LaLiga, mereka kalah di semifinal Liga Champions secara mengejutkan dari Liverpool dan juga kalah di final Copa del Rey melawan Valencia.

Barcelona bergantung pada Messi, selain Suarez tidak ada pemain lain yang cukup menonjol di Barcelona. Suarez juga tidak apik di Liga Champions, dia hanya mencetak 1 gol dari 10 pertandingan. Artinya, musim 2018-2019 Barcelona adalah Messi, untuk perjuangannya tersebut dia layak dinominasikan.

Eden Hazard

Hazard menjadi bintang utama saat final Liga Europa melawan Arsenal, performaya pada pertandingan itu sangat luar biasa dan ditambah dengan dua gol yang memastikan kemenangan Chelsea.

Hazard salah satu penyerang paling komplit di dunia, dan dia membawa permainan Chelsea ke level yang lebih baru. Mirip dengan Messi, Hazard sering sendirian untuk memberikan kemenangan pada timnya dan berjuang mati-matian saat rekan-rekannya buruk. Dia selalu menonjol di Chelsea.

Kylian Mbappe

Pemain muda yang membuat semua orang terkagum-kagum, dia adalah penerus bintang baru dunia sepakbola. Di Perancis dia mencetak 39 gol dan 17 assist dari semua kompetisi yang menunjukkan dia salah satu yang terbaik di dunia.

Mbappe urutan kedua dalam perebutan Sepatu Emas Eropa dengan 33 gol, dia hanya kalah dari Lionel Messi. Jelas dia punya peran yang sangat besar untuk PSG musi 2018-2019 apalagi di musim ini PSG harus kehilangan Neymar untuk sebagian besar pertandingan. Mbappe membuat absennya Neymar tdak begitu berarti untuk PSG.

Hanya saja pencapaian PSG di Liga Champions agak buruk, mereka tereliminasi di babak 16 besar di tangan tim yang sedang susah payah, Manchester United.

Virgil van Dijk

 

Virgil Van Dijk Bek Terbaik Di Dunia virgil van dijk liverpool liga inggris premier league

Bintang Liverpool ini kandidat terkuat memenangkan Ballon d’Or 2019 setelah Liverpool memenangkan final Liga Champions dengan skor 2-0 melawan Tottenham Hotspur. Van Dijk punya peran sangat penting di pertahanan Liverpool, mengubah lini belakang The Reds menjadi paling kuat di Premier League karena paling sedikit kebobolan. The Reds hanya kebobolan 22 gol musim 2018-2019 padahal musim sebelumnya pertahanan mereka termasuk yang terburuk.

Bukan karena kuat sebagai bek, tetapi van Dijk mengorganisir rekan-rekannya untuk bertahan, kepemimpinannya untuk pemain-pemain muda Liverpool seperti Alexander-Arnold dan Robertson sangat penting. Dia juga pandai membangkitkan semangat timnya, tenang dan jarang membuat keputusan yang salah. Dia bek pertama yang memenangkan Pemain Terbaik PFA setelah John Terry pada tahun 2005.

Banyak yang beranggapan pemenang Liga Champions akan memenangkan Ballon d’Or juga dan itu mungkin akan menjadi kenyataan. Van Dijk akan menjadi bek keempat yang meraih Ballon d’Or?

 

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

The post 4 Nama Favorit Untuk Menangkan Ballon d’Or 2019 appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.