Tag Archives: Bisa

Dengan pertahanan sebaik Liverpool sendiri, Leeds bisa mencetak banyak gol

Dengan pertahanan sebaik Liverpool sendiri, Leeds bisa mencetak banyak gol

JawaPos.com – Juara bertahan Liverpool FC mengawali Liga Inggris 2020-2021 dengan kemenangan atas Leeds United kemarin (13/9). Namun, LFC membutuhkan penalti Mohamed Salah dua menit sebelum waktu normal habis untuk menang 4-3.

Pertandingan di Anfield membuat The Whites – julukan Leeds – klub kedua yang mencetak tiga gol melawan LFC di Anfield tahun ini setelah Chelsea musim lalu.

Yang memprihatinkan, Luke Ayling dkk memainkan skema serangan balik yang luar biasa. Mengingatkan pada serangan balik Leicester City saat menjuarai Premier League 2015-2016. Lihat saja Whites & # 39; tiga gol melawan Alisson Becker. Semua membangun serangan hanya membutuhkan 2–3 pemain.

Prosesnya selalu dimulai dengan bola panjang. "Leeds United bisa mempersulit klub lain dengan bermain seperti itu," kata bek LFC Virgil van Dijk, yang pada pertandingan kemarin. kekeliruan untuk BBC Sport.

Tiga gol dari enam tembakan membuktikan keefektifan serangan skuad Marcelo Bielsa. Juara Championship musim lalu itu juga mencatatkan diri dalam sejarah Premier League sebagai klub dengan tekel terbanyak di Anfield pada era pelatih LFC Juergen Klopp.

Total, Ayling dkk membuat 33 tekel. Lebih banyak dari statistik Newcastle United di musim pertama Klopp (2015– 2016) dengan 31 kali. Ciri itu juga ada di The Foxes, julukan Leicester City, 2015-2016.

& # 39; & # 39; Liverpool adalah klub yang selalu memberi tekanan pada lawan. Kali ini, merekalah yang berada di bawah tekanan Leeds, ”kata sang pandit Sky Sports Graeme Souness.

Seorang mantan bek LFC yang juga seorang pandit Sky Sports Lainnya Jamie Carragher mengatakan bahwa klub-klub besar yang menjadi kandidat lawan los blancos harus mempersiapkan pertahanan yang kokoh musim ini.

& # 39; & # 39; Dengan pertahanan sebaik Liverpool mereka bisa mencetak banyak gol. Malah saya yakin skor akhirnya bisa 7-7, ”kata Carra, panggilan akrab Carragher.

Berbicara di situs resmi klub, Bielsa menilai kemampuan individu para pemain LFC yang menjadi pembeda di hasil akhir pertandingan. “Yang membuat kami bahagia adalah kami telah mampu merusak permainan mereka (LFC, Red) sehingga tidak bisa bermain bagus seperti biasanya,” jelas pelatih berjuluk El Loco itu.

Bisa jadi ada 11 pemain Portugal yang bercokol di Wolverhampton Wanderers

Bisa jadi ada 11 pemain Portugal yang bercokol di Wolverhampton Wanderers

JawaPos.com – Wolverhampton Wanderers semakin identik dengan klub Portugal. Selain pelatih Nuno Espirito Santo, jumlah pemain nasional Portugal yang menghuni klub yang biasa disapa Wolves itu juga terus bertambah.

Jika gelandang serang muda FC Porto Vitor Ferreira alias Vitinha bisa didatangkan, itu artinya ada 11 pemain Portugal di skuad Wolves musim ini. Sepuluh pemain lainnya antara lain Bruno Jordao, Pedro Neto, Ruben Neves, Joao Moutinho, Daniel Podence (kelima gelandang).

Kemudian, Diogo Jota dan Fabio Silva (striker), Ruben Vinagre (bek sayap kiri), Roderick (bek tengah), dan kiper Rui Patricio.

Fabio Silva baru tiba akhir pekan lalu (5/9). Serigala sebenarnya juga mendatangkan bek kiri Portugis, Tote Gomes, dari Estoril Praia (2/9). Namun, pemain berusia 21 tahun itu langsung dipinjamkan ke klub Swiss Grasshopper Club Zurich.

Pada 7 Juli, Wolves juga lepas landas pemain sayap Helder Costa menjadi klub promosi Liga Inggris Leeds United. "Wolves benar-benar menjadi klub Portugis yang bermain di liga Inggris," tulis Sport Bible.

Jika Vitinha benar-benar menjadi pemain kesebelas Portugal, kecil kemungkinannya Nuno Santo akan membawa mereka semua ke starting XI. Dengan skema 3-5-2, komposisi trio bek tengah ini menjadi yang tersulit bagi pemain asal Portugal.

Roderick selalu dipinjamkan dalam dua musim terakhir karena kalah bersaing dengan kapten tim Conor Coady, Willy Boly, atau Romain Saiss atau Ryan Bennett.

Luis Suarez bisa jadi korban pertama reformasi Barca bersama Koeman

Luis Suarez bisa jadi korban pertama reformasi Barca bersama Koeman

JawaPos.com – Hanya Lionel Messi, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele dan Ansu Fati di lini serang dan kiper Marc-Andre ter Stegen yang dijamin tetap menjadi bagian dari skuad FC Barcelona musim depan.

Tidak ada Luis Suarez yang bergabung dengan Barca pada 2014 untuk menjadi rekan Messi.

Ya, nasib Suarez bersama Barca musim depan berada dalam situasi pelik. Entrenador Baru kemudian Ronald Koeman memberi isyarat "" selamat datang "jika penyerang Uruguay berusia 33 tahun itu kembali ke klub lamanya, Ajax Amsterdam.

& # 39; & # 39; Suarez ke Ajax? Kalau begitu, kami (Barca) akan baik-baik saja, ”kata pelatih yang dilantik menangani Barca pada 19 Agustus lalu, seperti dikutip Antara. Matahari.

Suarez masuk dalam daftar "sapi suci" Barca setelah kekalahan 2-8 yang memalukan dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions pada 15 Agustus.

Selain Suarez, nama lain adalah gelandang Ivan Rakitic, gelandang Arturo Vidal, bek Samuel Umtiti, bahkan gelandang Sergio Busquets. Klub Catalan juga siap secara masif mereformasi skuad Barca bersama Koeman.

Di antara nama-nama tersebut, Suarez memastikan statusnya sebagai PR (PR) pertama Koeman. Pasalnya, Presiden Barca Josep Bartomeu awal bulan ini menyatakan klubnya tidak berencana membeli striker mahal karena kondisi keuangan klub tergerus pandemi Covid-19.

Barca sebelumnya dikaitkan dengan "" membawa pulang "baik striker Paris Saint-Germain Neymar Jr dan Lautaro Martinez (Inter Milan).

Berbeda dengan sektor lini tengah, kedatangan Miralem Pjanic (eks Juventus) musim depan hingga Philippe Coutinho kembali dari masa peminjamannya di Bayern Munich.

Di lini belakang hampir bisa dipastikan nama baru karena ketertarikan Barca terhadap bek Manchester City berusia 19 tahun Eric Garcia direspon positif oleh alumnus La Masia itu.

Jika memang memilih melepas Suarez, itu artinya Koeman dituntut memaksimalkan potensi Grizi – julukan Griezmann -, Dembele dan Fati sebagai penyeimbang produktivitas gol Messi.

Striker Bayern Robert Lewandowski (tengah) dikelilingi oleh tiga pemain Barcelona di perempat final Liga Champions 2020. (Rafael Marchante / POOL / AFP)

Tentu itu menjadi tantangan besar karena produktivitas Barca menurun dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, torehan 110 golnya musim ini adalah yang terendah.

Ketergantungan pada Messi, yang berusia 33 tahun, telah menjadi rintangan. Statistik 31 gol La Pulga atau The Flea – julukan Messi – musim ini menjadi pencetak gol terendahnya sepanjang musim untuk Barca dalam periode 2008–2009.

& # 39; & # 39; Suarez adalah pencetak gol yang mampu bersaing dengan Messi, bahkan unggul pada 2015-2016 dengan 59 gol (Messi 41 gol, Red). Membawanya pergi adalah sebuah kesalahan, & # 39; & # 39; tulis Barca Blaugranes.

Masalahnya, kontrak Suarez berakhir pada musim panas 2021 dan keluarnya striker berjuluk El Pistolero itu dinilai Barca lebih tertarik berbisnis ketimbang memperpanjang kontraknya. Apalagi melepaskannya tanpa mendapatkan dana transfer sepeser pun.

  • Baca juga: Kisah Rumit FC Barcelona dengan Penjaga Cadangannya

Sebagai catatan, gaji Suarez saat ini merupakan yang terbesar ketiga di skuad Barca. Per minggu El Pistolero dibayar EUR 450 ribu (Rp 7,85 miliar). Under Messi (EUR 1,3 juta / Rp 23,7 miliar) dan Griezmann (EUR 881 ribu / Rp 15,3 miliar).

Kepada El Pais kemarin (23/8), Suarez masih menunjukkan keinginannya untuk bertahan di Barca. Begitu setia kepada Suarez, eks striker Liverpool FC itu siap menjadi cadangan musim depan seandainya Barca punya striker dengan kualitas lebih baik darinya.

& # 39; & # 39; Saya akan menerimanya (menjadi cadangan) karena sepanjang karir saya, saya selalu menerima konsekuensi seperti itu. Persaingan selalu bagus dan saya tidak keberatan jika pelatih mengira saya harus bermain dari bangku cadangan, "kata Suarez.

"Saya yakin saya masih bisa membantu dengan peran yang mereka berikan kepada saya," lanjut pemilik statistik dari 283 penampilan dan 198 gol untuk Barca itu.

Di sisi lain, ada kabar bahwa Koeman memiliki opsi untuk mendatangkan striker pilihannya jika tak puas dengan performa lini serang Barca saat ini. Pilihan Koeman adalah striker Olympique Lyon Memphis Depay yang juga timnya di timnas Belanda.

Hanya, melihat karakter dan gaya permainannya, Memphis dinilai tidak cocok untuk berkolaborasi dengan Messi. "Dia (Memphis) bukan pemain nomor 9 yang dibutuhkan Barca jika Suarez tidak bertahan," tulis Sport.

3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan

Sepakbola.com – Musim ini tidak sesuai dengan harapan Arsenal dan penggemar mereka, terutama setelah pergantian manajemen dan tambahan beberapa pemain. Akhirnya yang mengecewakan, mereka finis di urutan kelima dan kalah di final Liga Europa. Berarti tidak ada Liga Champions untuk Arsenal musim depan.

Hasil musim 2018-2019 menunjukkan Arsenal butuh perombakan besar, sementara itu beberapa pemain sudah melewati masa jayanya dan yang lain tidak cocok dengan gaya bermain Emery. Ada banyak posisi yang perlu diperbaiki musim depan agar mengakhiri kesengsaraan Arsenal.

Di tengah situasi seperti ini, Gunners membutuhkan darah muda yang masih mudah untuk dibangun gaya permainannya. Arsenal tidak boleh hanya mendatangkan pemain baru, tetapi mereka juga harus memunculkan pemain mudanya musim depan. Itu salah satu tanggung jawab Arsenal yang memang dikenal sering menerbitkan bintang-bintang muda. Tiga pemain berikut berpotensi dapat menit bermain yang banyak di musim 2019-2010:

1. Joe Willock

Arsenal Rela Kehilangan Ramsey berita arsenal joe willock liga inggris premier league

Hanya sedikit hal positif dari Arsenal di laga final di Baku, salah satunya adalah pemain muda mereka Willock. Pada pertandingan yang nama-nama beken seperti Aubameyang dan Ozil tenggelam, dia malah menunjukkan sinarnya. Willock hanya bermain 15 menit, tetapi dia sudah menunjukkan apa yang dia punya, ketenangan, kecepatan dan pandangan yang tajam. Momen paling menarik ketika dia menarik  beberapa bek Chelsea akan menciptakan ruang untuk rekannya. Pergerakannya cerdas.

Masa jaya Ozil sudah lewat dan Aaron Ramsey pindah ke Juventus, sehingga ada peran di lini tengah yang kosong, posisi yang sangat penting dengan formasi 3-5-2 Unai Emery. Willock bisa mengisi kekosongan itu baik dari bangku cadangan maupun starter.

2. Eddie Nketiah

Eddie Nketiah Arsenal

Mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir di kandang debut impian bagi setiap pemain bola, tetapi hanya sedikit yang bisa mewujudkannya, Nketiah salah satunya.

Penyerang muda ini masuk menit 85 dan mencetaj dua gol melawan Norwich City di Piala Carabao Cup yang secara instan langsung diingat penggemar Arsenal. Sejak saat itu striker muda Inggris ini tampil beberapa kali di tim utama dan berhasil mengesankan banyak orang dan dia juga apik bersama U23. Selam musim 2018-19 Nketiah mencetak 9 gol dan 4 assist dari 10 pertandingan. Dan dia sudah mencetak gol pertamanya di Premier League melawan Burnley.

Duet Aubameyang dan Lacazette memang bagus, mungkin Nketiah tidak akan rutin menjadi starter. Walau begitu dia bisa melihat Danny Welbeck yang bisa memberikan dampak besar dari bangku cadangan.

3. Reiss Nelson

Pemain Muda Arsenal Musim Depan reiss nelson sky sports

Sejak kepergian Alexis Sanchez winger menjadi perhatian Arsenal. Pemain seperti Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi diharapkan bisa menutup kekosongan itu, sayangnya mereka secara keseluruhan belum begitu baik.

Itu salah satu alasan mengapa Arsenal dikaitkan dengan pemain seperti Wilfried Zaha dan Nicolas Pepe

The post 3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan

Sepakbola.com – Musim ini tidak sesuai dengan harapan Arsenal dan penggemar mereka, terutama setelah pergantian manajemen dan tambahan beberapa pemain. Akhirnya yang mengecewakan, mereka finis di urutan kelima dan kalah di final Liga Europa. Berarti tidak ada Liga Champions untuk Arsenal musim depan.

Hasil musim 2018-2019 menunjukkan Arsenal butuh perombakan besar, sementara itu beberapa pemain sudah melewati masa jayanya dan yang lain tidak cocok dengan gaya bermain Emery. Ada banyak posisi yang perlu diperbaiki musim depan agar mengakhiri kesengsaraan Arsenal.

Di tengah situasi seperti ini, Gunners membutuhkan darah muda yang masih mudah untuk dibangun gaya permainannya. Arsenal tidak boleh hanya mendatangkan pemain baru, tetapi mereka juga harus memunculkan pemain mudanya musim depan. Itu salah satu tanggung jawab Arsenal yang memang dikenal sering menerbitkan bintang-bintang muda. Tiga pemain berikut berpotensi dapat menit bermain yang banyak di musim 2019-2010:

1. Joe Willock

Arsenal Rela Kehilangan Ramsey berita arsenal joe willock liga inggris premier league

Hanya sedikit hal positif dari Arsenal di laga final di Baku, salah satunya adalah pemain muda mereka Willock. Pada pertandingan yang nama-nama beken seperti Aubameyang dan Ozil tenggelam, dia malah menunjukkan sinarnya. Willock hanya bermain 15 menit, tetapi dia sudah menunjukkan apa yang dia punya, ketenangan, kecepatan dan pandangan yang tajam. Momen paling menarik ketika dia menarik  beberapa bek Chelsea akan menciptakan ruang untuk rekannya. Pergerakannya cerdas.

Masa jaya Ozil sudah lewat dan Aaron Ramsey pindah ke Juventus, sehingga ada peran di lini tengah yang kosong, posisi yang sangat penting dengan formasi 3-5-2 Unai Emery. Willock bisa mengisi kekosongan itu baik dari bangku cadangan maupun starter.

2. Eddie Nketiah

Eddie Nketiah Arsenal

Mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir di kandang debut impian bagi setiap pemain bola, tetapi hanya sedikit yang bisa mewujudkannya, Nketiah salah satunya.

Penyerang muda ini masuk menit 85 dan mencetaj dua gol melawan Norwich City di Piala Carabao Cup yang secara instan langsung diingat penggemar Arsenal. Sejak saat itu striker muda Inggris ini tampil beberapa kali di tim utama dan berhasil mengesankan banyak orang dan dia juga apik bersama U23. Selam musim 2018-19 Nketiah mencetak 9 gol dan 4 assist dari 10 pertandingan. Dan dia sudah mencetak gol pertamanya di Premier League melawan Burnley.

Duet Aubameyang dan Lacazette memang bagus, mungkin Nketiah tidak akan rutin menjadi starter. Walau begitu dia bisa melihat Danny Welbeck yang bisa memberikan dampak besar dari bangku cadangan.

3. Reiss Nelson

Pemain Muda Arsenal Musim Depan reiss nelson sky sports

Sejak kepergian Alexis Sanchez winger menjadi perhatian Arsenal. Pemain seperti Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi diharapkan bisa menutup kekosongan itu, sayangnya mereka secara keseluruhan belum begitu baik.

Itu salah satu alasan mengapa Arsenal dikaitkan dengan pemain seperti Wilfried Zaha dan Nicolas Pepe

The post 3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

Jawapos

Pirlo Bawa Gerbong ke Juventus, Paraciti Bisa Tersingkir oleh Braida

JawaPos.com – Garis nasib Andrea Pirlo dalam sepuluh hari terakhir seolah berputar cepat. Baru ditunjuk sebagai pelatih Juventus U-23 akhir bulan lalu (30/7), Pirlo sudah dipercaya sebagai pelatih tim utama Juve seiring pemecatan Maurizio Sarri akhir pekan lalu (8/8).

’’Jangan panggil saya Maestro (julukan semasa menjadi pemain, Red), melainkan sebagai Mister (untuk pelatih baru),’’ tegas Pirlo dalam konferensi pers pertamanya sebagai allenatore Juve kemarin (9/8) kepada Tuttosport.

Pirlo yang dikontrak dua tahun oleh Juve sudah memiliki orang-orang untuk membantunya di jajaran kepelatihan. Beberapa di antaranya adalah rekan setim di timnas Italia saat memenangi Piala Dunia 2006. Di antaranya, Andrea Barzagli dan Fabio Grosso. Barzagli sebelumnya menjadi asisten Sarri.

Ada pula Roberto Baronio dan Alessandro Matri. Baronio diproyeksikan menjadi tangan kanan Pirlo. Mereka sama-sama mengawali karir bermain di Brescia Calcio dan berkolaborasi pada 1995–1996. Ada pula Antonio Gagliardi, mantan kepala tim analis Gli Azzurri, julukan timnas Italia.

Pirlo juga disebut menginginkan Ariedo Braida untuk menggantikan Fabio Paratici sebagai direktur olahraga Juve. Pirlo dan Braida sangat akrab karena bersama di AC Milan sejak 2002 hingga 2011. ’’Pirlo ingin Braida bisa membawa talenta muda nan brilian seperti saat mendapat Ricardo Kaka pada 2003,’’ tulis La Stampa.