Tag Archives: Bertemu

Jawapos

Gulingkan Lyon, Bayern Munchen Bertemu PSG di Final Liga Champions

JawaPos.com – Kepindahan Bayern Munich di Liga Champions belum juga dihentikan. Kali ini giliran Olympique Lyon yang merasakan keganasan FC Hollywood – julukan Munich – di semifinal Liga Champions, Kamis (20/8). Laga di Estadio José Alvalade dimenangkan oleh Munich dengan tiga gol tanpa balas.

Wakil Jerman itu melaju ke final Liga Champions untuk bertemu Paris Saint-Jerman (PSG) yang menang atas RB Leipzig pada Rabu (19/8). Munich berhasil melaju ke final berkat gol yang dicetak oleh Serge Gnabry di menit ke-18 dan ke-33 serta satu gol dari Robert Lewandowski di menit ke-88.

Sejak pertandingan dimulai, Munchen berinisiatif membangun serangan. Di menit keempat, Munich mengincar sisi kiri Lyon yang diisi oleh Maxwel Cornet dan Marcal. Namun, masih bisa dimentahkan oleh lawan. Sementara itu, Lyon mencoba melakukan serangan balik melalui Memphis, namun tembakannya melebar dari Manuel Neuer.

Munchen tetap fleksibel membuka pertahanan Lyon. Melalui umpan-umpan pendek, umpan-umpan panjang, pergantian ke sisi lapangan. Tidak terpaku pada satu pemain atau sisi.

Pada menit ke-11, Lyon kembali mendapat peluang melalui serangan balik cepat, namun Toko Ekambi gagal mengubahnya menjadi gol. Setelah kegagalan itu, Lyon semakin menekan Munich. Les Gones -julukan Lyon- berhasil membuat ketidaknyamanan pertahanan Munich lewat permainan cepat.

Munich, yang terus di bawah tekanan, memimpin dalam 18 menit. Diawali dengan assist Joshua Kimmich, Serge Gnabry menyapanya dengan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola bersarang di pojok kiri atas gawang Olympique Lyon. Munich sekaligus unggul 1-0.

Munich menggandakan keunggulan pada menit ke-33. Gol tersebut berawal dari cheat lambat Gnabry yang memanfaatkan bola muntahan dari tembakan Robert Lewandowski. Munich semakin nyaman dalam bermain setelah unggul dua gol. Sebaliknya, Lyon tidak bisa tampil sebaik awal pertandingan hingga babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Di babak kedua, performa Lyon meningkat pesat setelah Dembele dan Thiago Mendes masuk menggantikan Depay dan Bruno Guimaraes. Lyon mendapatkan peluang pertama melalui Marcelo. Bek Lyon berhasil mencapai sudut tetapi sundulannya dapat ditahan oleh Neuer di menit ke-55.

Lagi-lagi Lyon punya peluang bagus untuk memperkecil defisit di menit ke-58. Ketika Niklas Sule melakukan kesalahan, Aouar berhasil mengirimkan umpan ke Ekambi. Sayangnya, Ekambi gagal mengalahkan Neuer dalam duel satu lawan satu.

  • Baca Juga: Tanpa Ballon d'Or, Lewandowski Bisa Menangkan Pemain Pria Terbaik FIFA

Selama pertandingan, Lyon tidak bermain terlalu buruk. Mereka lebih sering menguasai bola ketimbang babak pertama. Namun Munich bermain lebih konservatif dengan menurunkan garis pertahanan mereka. Itu membuat Lyon tak bisa berbuat banyak.

Pada menit ke-79, Coutinho mencetak gol ke gawang Lyon, sayangnya gol tersebut dianulir wasit setelah Goretzka dianggap dalam posisi offside. Namun, petaka bagi Lyon benar-benar datang pada menit ke-88. Munich akhirnya mencetak gol ketiga. Tendangan bebas Kimmich dari sudut kiri kotak penalti Lyon disambar oleh sundulan keras Lewandowski.

Hingga pertandingan berakhir, skor tidak berubah. Munich unggul tiga gol tanpa balas dari Lyon. Di final, Bayern Munich akan bertemu PSG. Laga akan berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, Senin pagi (24/8).

Tonton video menariknya di bawah ini:

Jawapos

Menang 5-0 atas Shakhtar, Inter Bertemu Sevilla di Final Liga Europa

JawaPos.com – Inter Milan berhasil melaju ke final Liga Europa setelah membantai Shakhtar Donetsk lima gol tanpa balas. Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku masing-masing memborong dua gol, dan satu gol lagi dicetak oleh Danilo D & # 39; Ambrosio. Di final Liga Europa, Inter akan menghadapi Sevilla di Stadion Energa, Polandia, Sabtu, 22 Agustus.

Awal permainan berjalan dengan tempo yang lambat. Inter lebih banyak mengambil inisiatif menyerang daripada Shakhtar yang lebih defensif. Namun, Nerazzurri -julukan Inter- tampak kesulitan menembus pertahanan lawan di awal pertandingan.

Tim Ukraina mulai berani menyerang saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Mereka mengancam pertahanan Inter dari sisi kanan dan kiri. Tapi pertahanan Inter juga ditertibkan sehingga serangan selalu dipatahkan.

Gol pertama Inter tercipta dalam 19 menit. Berawal dari tembakan kiper Shakhtar yang terlalu lemah sehingga disambar Nicola Barella. Tak mau menyia-nyiakan peluang, ia langsung mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut sundulan Lautaro Martinez. Bola ditembak ke samping gawang.

Pada menit ke-34, Inter mendapat peluang untuk menggandakan gol. Itu terjadi ketika Barella memberikan ancaman lewat tembakan kerasnya ke gawang. Namun, tembakannya berhasil diblok oleh kiper Andriy Pyatov dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Hingga akhir babak pertama, Shakhtar nyaris tidak punya peluang untuk membahayakan pertahanan Inter. Sepakan Marcos Antonio di menit ke-43 menjadi satu-satunya peluang emas Shakhtar untuk menyamakan kedudukan.

Di babak kedua, tim asuhan Antonio Conte tak lagi bermain menunggu. Mereka tampak menekan dan berganti untuk mengontrol aliran bola. Sayap juga merupakan serangan alternatif.

  • Baca Juga: Antonio Conte: Jangan Takut Dalam Kamus Saya

Alhasil, dua peluang hadir saat 10 menit babak kedua bergulir. Namun, upaya Lukaku dan Martinez masih belum membuahkan gol kedua bagi Inter.

Permainan Shakhtar hanya mampu merepotkan Inter di babak pertama. Di babak kedua, permainan Shakhtar berantakan. Inter terus mendorong melalui kedua sayap. Inter mendapatkan beberapa peluang untuk melakukan tendangan sudut. Pada menit ke-64, Inter menggandakan skor dengan sundulan Danilo D & # 39; Ambrosio.

Ketertinggalan dua gol membuat Shakhtar mulai kehilangan ritme permainannya dan hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Inter. Sepuluh menit kemudian atau menit ke-74, Martinez mencetak gol keduanya. Kali ini, tendangan kaki kanan Martinez meluncur mulus ke gawang Shakhtar. Skor menjadi 3-0.

Penderitaan Shakhtar belum berakhir. Inter kembali mencetak gol melalui Lukaku pada menit ke-78 setelah menerima umpan dari Martinez. Menjelang akhir pertandingan, permainan Shakhtar mulai berantakan. Bahkan seringkali umpan yang salah. Pada menit ke-84, aksi individu Lukaku membuahkan gol. Ia mencetak gol keduanya dengan tendangan akurat ke sudut gawang Shakhtar. Inter memperbesar kedudukan menjadi 5-0 hingga akhir pertandingan.

Tonton video menariknya di bawah ini: