Tag Archives: Bantai

Tampil Spektakuler, Bantai Jerman 6-0, Spanyol Lolos ke Fase Final

Tampil Spektakuler, Bantai Jerman 6-0, Spanyol Lolos ke Fase Final

JawaPos.com-Spanyol lolos ke fase final UEFA Nations League 2020-2021 dengan cara yang sangat luar biasa.

Pada laga final grup A4 hari ini WIB (18/11), Spanyol membantai Jerman dengan skor 6-0.

Dalam laga di La Cartuja, Sevilla, Spanyol tampil gemilang. Enam gol ke gawang Manuel Neuer masing-masing dicetak oleh Alvaro Morata pada menit ke-17. Ferran Torres yang berusia 20 tahun dari Manchester City menjadi gila dengan rekor tiga kali berturut-turut. Yakni pada menit ke-3, ke-55, dan ke-71.

  • Baca juga: PRATINJAU Spanyol vs Jerman: PR Alvarito dan Turbo Timo

Rodri (38 & # 39;) dan pemain pengganti Mikel Oyarzabal menutup pesta gol Spanyol pada menit ke-89.

Ini adalah tiga kali berturut-turut Torres pertama di tim nasional Spanyol. Penampilannya yang luar biasa membuat juara empat kali Jerman itu jatuh dalam kesedihan yang luar biasa. Benar-benar memalukan. Hancur berkeping-keping.

Kemenangan ini membuat Spanyol memuncaki klasemen akhir grup A4 dengan 11 poin dalam enam pertandingan. Sementara itu, Jerman yang hanya membutuhkan satu hasil imbang dari pertandingan ini akhirnya gagal mencapai babak final dengan hanya mengumpulkan sembilan poin.

Spanyol mengikuti Prancis, yang lebih dulu lolos ke fase terakhir. Prancis lolos dari Grup A3 dengan menyingkirkan juara bertahan Portugal. Masih ada dua tim lagi yang akan melengkapi susunan babak final Nations League 2020-2021, yakni dari Grup 1 dan Grup 2.

Bantai Atalanta 5-0, Juergen Klopp: Itu pertandingan yang sulit

Bantai Atalanta 5-0, Juergen Klopp: Itu pertandingan yang sulit

JawaPos.com-Diogo Jota melanjutkan penampilan gemilangnya. Tiga gol Jota mencetak gol membantu Liverpool membantai tuan rumah Atalanta 5-0 dalam lanjutan Grup D Liga Champions di Stadion Atleti Azurri d & # 39; Italia, Bergamo hari ini (4/11).

Tiga kali berturut-turut Hal ini membuat Jota selalu menemukan gol ke gawang lawan dalam tiga penampilan pertamanya di Liga Champions. Dia menyamai rekor Robbie Keane untuk Liverpool pada 2008.

Jota membuka keunggulan Liverpool dengan melakukan kecurangan menggunakan umpan terobosan Trent Alexander-Arnold. Dia dengan mudah mengecoh kiper Marco Sportiello pada menit ke-16.

Pada menit ke-33, umpan panjang dari Joe Gomez dapat dikendalikan dengan satu sentuhan halus oleh Jota. Pemain asal Portugal itu kemudian melepaskan tembakan keras untuk menggandakan keunggulan Liverpool.

Keunggulan dua gol berhasil dijaga Liverpool hingga turun minum. Pada menit ke-47, Mohamed Salah mengakhiri serangan balik dengan sepakan pelan untuk mencetak gol ketiga Liverpool.

  • Baca juga: Gagal Menang Lagi di Liga Champions, Conte: Inter Semakin Besar

Kerapuhan lini belakang Atalanta berhasil dimanfaatkan kembali oleh Liverpool. Dua menit setelah gol Salah, Sadio Mane membuat Liverpool unggul 4-0.

Liverpool yang tampil begitu tajam di awal babak kedua berhasil mencetak gol kelima di menit ke-54. Lagi-lagi Jota berhasil mengecoh Sportiello yang meninggalkan sarangnya.

Sejak memenangkan lima gol, Liverpool telah sedikit menurunkan ketegangan menyerang mereka, dan Atalanta memiliki setidaknya dua peluang bagus melalui Duvan Zapata, tetapi satu membentur mistar gawang dan lainnya dihentikan oleh Alisson Becker.

Di waktu terluka, Zapata akhirnya bisa membentur gawang Liverpool. Sayangnya golnya dianulir karena sudah lebih dulu tiba offside.

Kemenangan tersebut membuat Liverpool kokoh bercokol di puncak klasemen Grup D dengan sembilan poin. Sedangkan Atalanta yang mengoleksi 4 poin harus rela turun ke peringkat tiga. Mereka disusul oleh Ajax yang juga meraih 4 poin.

"Ini adalah performa yang kami butuhkan. Anak-anak bermain sangat keras. Garis pertahanan dan serangan luar biasa," ujar manajer Liverpool Juergen Klopp seperti diberitakan. BT Sport.

"Itu sangat tergantung pada pemain. Ini pertandingan yang sulit bagi kami. Tapi saya rasa tidak ada yang bisa bertahan melawan Sadio Mane, Mo Salah, dan Diogo Jota. Jadi, ini bukan sekadar taktik. atau sistem. Ini tentang tim, "tambah Klopp.