Tag Archives: babak

Pelatih Positif Covid, Hajar Bosnia, Italia Lolos ke Babak Final

Pelatih Positif Covid, Hajar Bosnia, Italia Lolos ke Babak Final

JawaPos.com-Tim Nasional Italia berhasil lolos ke putaran final UEFA Nations League 2020-2021. Dalam laga yang harus dimenangkan di Sarajevo dini hari ini WIB (19/11), Gli Azzurri membungkam Bosnia dan Herzegovia dengan skor 2-0.

Gol-gol dari Andrea Belotti di menit ke-22 dan Domenico Berardi di menit ke-68 memastikan posisi Italia di puncak klasemen Grup A1. Italia memiliki total 12 poin.

Di laga yang hampir sama, Belanda yang juga menang 2-1 saat menjamu Polandia terpaksa gigit jari. Mereka hanya finis di posisi kedua dengan koleksi 11 poin.

  • Baca juga: Persaingan Italia, Belanda, dan Polandia menuju babak final

Tanpa pelatih Roberto Mancini yang tak bisa mendampingi tim karena positif Covid-19, Italia tampil sangat solid. Mereka mampu mempertahankan penampilan yang kokoh.

Belotti membuka kemenangan Italia dengan tendangan voli di kotak penalti. Ia memanfaatkan umpan lambung Lorenzo Insigne yang berakselerasi dan mendorong ke sisi kanan pertahanan Bosnia.

Gol kedua Berardi di Italia juga tak kalah indah. Umpan lambung pendek dari Manuel Locatelli dimanfaatkan dengan baik oleh Berardi, yang notabene merupakan rekan setimnya dari Sassuolo.

Bagi Bosnia, kekalahan ini telah membenamkan mereka di dasar klasemen Grup A1. Ini berarti Bosnia terdegradasi ke Grup B di UEFA Nations League berikutnya.

Dengan hasil ini, Italia mengikuti tren besarnya. Italia tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan terakhir.

Romelu Lukaku Ganas, Brush Denmark, Belgia Lolos ke Babak Final

Romelu Lukaku Ganas, Brush Denmark, Belgia Lolos ke Babak Final

JawaPos.com-Timnas Begia lolos ke final UEFA Nations League 2020-2021. Itu setelah mereka menyingkirkan Denmark 4-2 pada laga terakhir Grup A2 yang berlangsung di Stadion Den Dreef, Leuven, hari ini WIB (19/11).

Keunggulan yang dimiliki Belgia melalui gol cepat Youri Tielemans pada menit ke-3 berhasil disamakan oleh Denmark melalui Jonas Wind (17 & # 39;). Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Romelu Lukaku memecah kebuntuan pada menit ke-57 untuk membawa Belgia kembali unggul. Ia sukses menuntaskan umpan terobosan Kevin de Bruyne.

Dua belas menit kemudian, Lukaku mencetak gol keduanya. Sebuah tandukan tajam menyambut umpan silang Thorgan Hazard, membuat Belgia memperbesar keunggulan. Ini merupakan gol ke-17 Lukaku hanya dalam 14 pertandingan bersama Belgia. Betapa kejamnya.

  • Baca Juga: Pelatih Positif Covid, Hajar Bosnia, Italia Lolos ke Babak Final

Lini belakang Belgia kehilangan konsentrasi di menit ke-87 saat umpan Nacer Chadli gagal dikendalikan oleh kiper Thibaut Courtois. Gol bunuh diri kiper Real Madrid tersebut membuat Denmark memperkecil kedudukan menjadi 2-3.

Namun, semenit kemudian, Belgia kembali menegaskan keunggulannya melalui aksi De Bruyne. Gelandang Manchester City melepaskan tembakan keras ke sudut kanan atas gawang Denmark untuk menaklukkan kiper Kasper Schmeichel.

Hasil tersebut membuat Belgia finis sebagai juara Grup A2 dengan koleksi 15 poin. Belgia mengikuti Prancis, Spanyol dan Italia yang lolos ke empat besar Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2020-2021.

Sedangkan Denmark masih finis kedua di klasemen akhir. Meski skornya sama dengan Inggris yaitu 10, Denmark lebih unggul dalam catatan tersebut head-to-head.

Persaingan ketat dari Italia, Belanda dan Polandia menuju babak final

Persaingan ketat dari Italia, Belanda dan Polandia menuju babak final

JawaPos.com – Belanda tanpa Ronald Koeman berbeda. Saat masih ditangani pria yang kini menangani FC Barcelona, ​​Oranje sukses menembus babak final (pemenang kedua) UEFA Nations League 2018−2019. Juga lolos ke putaran final Euro 2020.

Kini, bersama Frank de Boer, Oranje hanya menang sekali dalam lima pertandingan. Kans kembali lolos ke putaran final UEFA Nations League 2020-2021 juga tidak mudah karena Oranje harus menghadapi tuan rumah Polandia di Silesian Stadium, Chorzow, dini hari nanti. (Siaran langsung Mola TV pukul 02.45 WIB).

Itu pun masih tergantung hasil Italia melawan tuan rumah Bosnia-Herzegovina di Stadion Grbavicam, Sarajevo, pada waktu yang sama. (Siaran langsung Mola TV pukul 02.45 WIB).

  • Baca Juga: Tampil Spektakuler, Bantai Jerman 6-0, Spanyol Lolos ke Fase Final

Italia (9 poin), Belanda (8 poin), dan Polandia (7 poin) masih berpeluang lolos ke putaran final sebagai juara Grup 1 Liga A.

"Kami tidak berpikir untuk lolos (ke final, Red), tapi hanya menampilkan yang terbaik," kata De Boer dalam persiapan menghadapi Polandia seperti dilansir Voetbal International.

Pernyataan saudara kembar Ronald de Boer ini dikecam oleh fans Belanda di media sosial karena dinilai melemahkan semangat Georginio Wijnaldum dkk. Sejak menggantikan Dwight Lodeweges & # 39; per tanggal 22 September, De Boer belum banyak mendapat dukungan dari masyarakat di negaranya.

"Dia tidak akan lama-lama melatih timnas Belanda," demikian prediksi media Belanda ketika De Boer memulai pekerjaannya sebagai arsitek Oranje.

Maklum, track record kepelatihan De Boer memang buruk, kerap dipecat lebih awal. Apa yang mungkin terjadi seandainya Oranje gagal lolos ke final atau mencatat hasil negatif di Chorzow.

Bukan hanya De Boer. Ahli taktik Polandia Jerzy Brzeczek juga menjadi sorotan jika dia mengulangi kegagalan di UEFA Nations League sebelumnya. Saat itu, timnas berjuluk Orly atau Si Elang bahkan tak pernah menang sekali pun dalam empat pertandingan.

Dilaporkan oleh Sport, mantan paman pemain sayap Borussia Dortmund, yang kini membela Wisla Krakow, Jakub "Cuba" Blaszczykowski, terancam dikeluarkan dari jabatannya jika gagal lagi di pagi hari. "Selain Brzeczek mampu meloloskan tim nasional ke Euro 2020," tulis Sport.

Rumor bahwa dirinya terlibat konflik dengan sang kapten dan mesin gol utama Polandia Robert Lewandowski turut memperumit posisinya. Hanya, presiden Federasi Sepak Bola Polandia Zbigniew Boniek memilih bungkam. & # 39; & # 39; Kami tidak ingin mengalihkan fokus tim. Biar tim ini yang menentukan jalannya dulu, "kata Boniek kepada Onet.

Dari pada De Boer dan Brzeczek, allenatore.dll Roberto Mancini dari Italia mungkin yang paling aman dari posisinya. Posisinya dijamin aman hingga penyelenggaraan Euro 2020 (kontrak hingga Piala Dunia 2022).

Meski begitu, Mancini tentu tak menyangka Gli Azzurri gagal memanfaatkan peluang lolos ke final UEFA Nations League lagi. Pada edisi 2018-2019, Azzurri kalah bersaing dengan Portugal yang kemudian menang.

Mancini menunjukkan bahwa dirinya cukup panik menghadapi laga menentukan besok dengan memanggil 41 pemain. Mancini beralasan membutuhkan banyak pemain karena Italia menghadapi tiga pertandingan hanya dalam waktu seminggu.

Ujian melawan Estonia (12/11) dengan kemenangan 4-0 dan matchday kelima UEFA Nations League melawan Polandia juga dengan kemenangan (2-0, 16/11, Red).

Jumlah 41 pemain mengalami penurunan karena hanya 18 nama yang bisa masuk daftar pemain untuk pertandingan di UEFA Nations League. "Kondisi kesehatan saat ini (ancaman Covid-19, red) dan padatnya agenda membuat saya memiliki skuad yang besar," kata Mancini kepada Sky Sport Italia.