Tag Archives: Arsenal

Arsenal akan memanfaatkan koneksi Brasil untuk mendapatkan Houssem Aouar

Arsenal akan memanfaatkan koneksi Brasil untuk mendapatkan Houssem Aouar

JawaPos.com – Sejak Mikel Arteta pensiun sebagai pemain Arsenal pada musim panas 2016, Arsenal selalu mendatangkan pemain dari Ligue 1 pada bursa transfer musim panas.

Untuk musim ini, jumlah tersebut menjadi yang terbanyak jika gelandang Olympique Lyon (OL) Houssem Aouar didatangkan ke London Colney. Aouar bisa menyalip bek tengah Gabriel Magalhaes (dari Lille OSC) dan kiper Alex Runarsson (Dijon FCO).

Namun, tak mudah bagi The Gunners untuk mendapatkan Aouar. Presiden OL Jean-Michel Aulas tidak ingin gelandang berusia 22 tahun itu hengkang dengan harga di bawah 60 juta euro (Rp 1,04 triliun). Jauh dari tawaran Arsenal yang hanya setengahnya atau EUR 30 juta (Rp 573,8 miliar).

Kabar baik bagi Arsenal tidak hanya ada kesepakatan pribadi dengan Aouar untuk menjadi rekrutan terakhir klub London Utara itu musim ini. Namun juga perjuangan Direktur Teknik Arsenal Edu Gaspar berusaha keras mendapatkan Aouar.

Edu memiliki kartu truf. Yakni, memanfaatkan hubungan baiknya dengan Direktur Olahraga OL Juninho Pernambucano. Kebetulan, mereka berdua berasal dari Brasil dan merupakan pemain dari kelompok yang sama. Juga pernah bersama timnas Brasil untuk periode 2004-2005.

"Kita masih punya waktu seminggu," kata Edu Sky Sports. Pasar transfer musim panas tahun ini ditutup pada 5 Oktober.

PRATINJAU Liverpool vs Arsenal: Misi untuk Memecahkan Rekor Tiga Kemenangan

PRATINJAU Liverpool vs Arsenal: Misi untuk Memecahkan Rekor Tiga Kemenangan

JawaPos.com – Liverpool FC telah menghentikan "kutukan" tidak pernah memenangkan Liga Premier musim lalu. Di awal musim ini, ada satu lagi kutukan yang dihadapi The Reds. Yakni, sang juara bertahan & # 39; klub berhasil mencatat rekor sempurna dalam tiga pertandingan matchweek pertama.

Liverpool telah melewati Leeds United di Anfield (13/9) dan Chelsea di Stamford Bridge (21/9) dengan kemenangan 4-3 dan 2-0 masing-masing. Tantangan berikutnya bagi skuad Juergen Klopp adalah Arsenal pada dini hari (Siaran langsung Mola TV pukul 02.00 WIB).

Meski berlangsung di Anfield, tak mudah bagi Liverpool mengatasi perlawanan Arsenal yang juga sempurna di dua laga. matchweek sebelumnya. Menang 3-0 di kandang melawan Fulham FC (13/9) dan mengalahkan West Ham 2-1 di Emirates Stadium.

Tantangan lain bagi Liverpool adalah The Gunners & # 39; status sebagai satu-satunya tim yang telah mengalahkan Liverpool dua kali dalam 100 hari terakhir. Masing-masing di matchweek ke-35 Liga Premier musim lalu di Emirates Stadium (menang 2-1) dan kemudian di Community Shield (29/8) melalui adu penalti 5-4. "Ini kesempatan kami untuk merespons," ujar Klopp kepada Liverpool Echo kemarin (27/9).

Hampir lima tahun bekerja bersama Liverpool, Klopp bahkan belum pernah kalah tiga kali berturut-turut oleh pelatih atau klub yang sama. Klopp tidak mengharapkan Mikel Arteta, ahli siasat Arsenal, yang baru saja melakukan debut kepelatihan pada paruh kedua musim lalu, akan menjadi biang keladinya.

"Sebelumnya (dua kekalahan, Red) bukanlah kami yang sebenarnya dan saya pikir mereka (Arsenal) tahu permainan akan berbeda," kata Klopp.

Kata-kata pelatih Jerman itu benar adanya. Kekalahan musim lalu, misalnya, terjadi karena Virgil van Dijk dkk tidak punya minat sama sekali. Liverpool telah mengunci gelar matchweek Posisi ke-31 setelah kekalahan rival terdekat mereka, Manchester City, oleh Chelsea.

Karena itu, dalam tujuh matchweek Terakhir, Liverpool bisa kehilangan delapan poin.

Begitu pula dengan kekalahan di Community Shield yang diklaim Klopp karena Liverpool masih dalam ritme pramusim. Padahal, pada laga di Stadion Wembley, Liverpool tampil dengan komposisi starting XI terbaiknya.

Tadi malam, kabar buruk datang dari Melwood. Kiper utama Alisson Becker dan gelandang baru Thiago Alcantara diragukan tampil saat melawan Arsenal karena cedera. Itu tidak disebut cedera apapun. Namun, Alisson dan Thiago absen pada sesi latihan akhir pekan.

Bola kini ada di tangan Arteta. Pelatih berjuluk Mister itu bisa termotivasi menjadi pelatih Arsenal pertama yang mengalahkan Anfield dalam lawatan pertamanya sejak Tom Whittaker pada Desember 1947. Sebagai catatan, Anfield di era Klopp hanya "ketinggalan" tiga kali imbang dalam 40 pertandingan kandang berturut-turut.

Kepada Evening Standard, Arteta menyebut pengurangan Liverpool hanya bisa dilakukan jika timnya menerapkan taktik dengan rapi dan benar. "Ini akan menjadi seperti ombak cepat yang tidak akan memberi kami banyak waktu untuk bernafas," kata pelatih dengan statistik 20 kemenangan, 6 seri, dan 6 kekalahan dengan Arsenal sejak 20 Desember 2019.

PRATINJAU Leicester City vs Arsenal: Duel Seru Pelatih Anggaran Rendah

PRATINJAU Leicester City vs Arsenal: Duel Seru Pelatih Anggaran Rendah

JawaPos.com – Liga Premier 2020-2021 hanya tinggal dua kali matchweek. Leicester City dan Arsenal termasuk di antara empat tim yang mencetak poin sempurna. Meski tak bisa dijadikan acuan hasil di akhir musim, The Foxes dan The Gunners sudah menunjukkan bahwa uang bukanlah segalanya.

Ya, The Foxes dan The Gunners bukanlah klub yang memiliki tradisi mengeluarkan uang dalam jumlah besar di setiap bursa transfer. Leicester City, misalnya, hanya menghabiskan GBP 24,3 juta (Rp 461,5 miliar). Pengeluaran terendah sejak memenangkan Liga Premier 2015-2016.

Bahkan, The Foxes meraih banyak uang dari penjualan bek kiri Ben Chilwell ke Chelsea dan bek tengah Harry Maguire ke Manchester United musim lalu.

Kuartal tiga uang. Arsenal sejauh ini baru menghabiskan GBP 32,4 juta (Rp 614,9 miliar). Setelah era Arsene Wenger, ini adalah pertama kalinya The Gunners menghabiskan di bawah GBP 40 juta (Rp 757,2 miliar) musim panas ini.

Oleh karena itu, duel babak ketiga Piala Liga (Piala EFL atau Piala Carabao) di Stadion King Power pada dini hari esok (24/9) memberikan pekerjaan yang sulit bagi Brendan Rodgers. ahli siasat Leicester City dan Mikel Arteta (pelatih Arsenal).

Masing-masing dituntut untuk merumuskan skuad yang tetap kompetitif meski tidak berada di arena utama. Siapa yang lebih efektif pada pertandingan besok? (Siaran langsung Mola TV pukul 01.45 WIB).

Rodgers yang hanya mendapat dua pemain dari Serie A, bek kanan Timothy Castagne (eks Atalanta BC) dan pemain sayap Cengiz Under (pinjaman dari AS Roma), mengaku sudah terbiasa dengan minimnya kedalaman skuat.

"Kami akan mengambil pengalaman dari musim sebelumnya karena itu adalah pengalaman yang memperkaya kami," ucap pria asal Irlandia Utara itu kepada Leicester Mercury.

& # 39; & # 39; Saya selalu suka bekerja dengan skuad yang minim. Jadi, pemain menyadari peluangnya bermain masih besar, ”imbuh eks pelatih Liverpool FC itu.

Arteta, yang memenangkan Piala FA musim lalu dan Community Shield di awal musim, lebih beruntung. Meski tidak mengeluarkan banyak uang, Arsenal mendapat lebih banyak rekrutan dari Rodgers.

Dua pemain baru Gunners juga memberikan kontribusi nyata. Yaitu, pemain sayap Willian dan bek tengah Gabriel Magalhaes.

Willian mengumpulkan dua membantu dari dua matchweek, sementara Gabriel berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekali. Penandatanganan baru ketiga adalah kiper Runar Alex Runnarsson. Eks kiper Dijon FCO ini diresmikan kemarin (22/9).

Pandit Sky Sports yang dikatakan mantan kapten Manchester United Gary Neville, Arteta adalah satu-satunya pelatih di antara klub Liga Premier yang melebihi banyak harapan.

Arteta disebut sebagai kesuksesan Neville menjadikan Arsenal tim yang kebobolan satu masa di Liga Inggris untuk tim yang sudah bermain di dua tim. matchweek. "Saya yakin Arteta akan membuat timnya semakin sulit dikalahkan musim ini," kata Neville.

Arsenal Raih Community Shield 2020, Klopp Belum Rilis Rekor Buruk

Arsenal Raih Community Shield 2020, Klopp Belum Rilis Rekor Buruk

JawaPos.com-Arsenal sukses menjuarai Community Shield 2020. Dalam laga hari ini di Stadion Wembley, Arsenal mengalahkan Liverpool melalui adu penalti yang berakhir dengan skor 5-4.

Arsenal lebih dulu memimpin melalui striker Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-12. Di babak kedua, tepatnya di menit ke-73, Liverpool membalas 1-1 melalui Tendangan Takumi Minamino.

Lewat golnya, Minamino membuat sejarah penting. Dia adalah pemain Liverpool pertama yang mencetak gol pertamanya di Wembley. Selain itu, Minamino menjadi pemain Jepang pertama yang mencetak gol untuk Liverpool.

  • Baca juga: Bukan Wow Superstar Baru Berharga dari Arsenal dan Liverpool
Gelandang Liverpool asal Jepang Takumi Minamino merayakan gol yang ia cetak dalam Community Shield 2020 melawan Arsenal di Stadion Wembley. (Justin Tallis / Foto AFP).

Hingga waktu normal berakhir, kedudukan sama 1-1. Pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Arsenal sukses menyelesaikan lima tendangan dengan sempurna. Yakni melalui eksekusi Aubameyang, David Luiz, Cedric Soares, Ainsley Maitland-Niles, dan Reiss Nelson.

Sedangkan Liverpool dalam satu kesempatan gagal. Yaitu melalui Rhian Brewster. Sedangkan empat pemain Liverpool lainnya (Curtis Jones, Minamino, Fabinho, dan Mohamed Salah) berhasil membobol gawang Arsenal.

Manajer Arsenal Mikel Arteta memuji antusiasme tim yang luar biasa pada pertandingan hari ini. "Saya sangat senang (meski kondisinya tidak ideal). David Luiz misalnya, dia baru berlatih sehari. Terima kasih kepada para pemain atas penampilan hebat mereka," kata Arteta kepada Arsenal TV.

Tak ketinggalan, Arteta memuji penampilan striker andalannya, Aubameyang. “Responnya sangat bagus dalam menghadapi tekanan,” ujarnya.

Di sisi lain, dengan hasil ini manajer Liverpool Juergen Klopp gagal mempersembahkan satu trofi pun dari piala domestik selama lima tahun menangani The Reds.

Pada 2016, Klopp absen di final Piala Liga setelah Liverpool kalah 1-3 lewat adu penalti dari Manchester City. Musim lalu, The Reds kembali dihajar City lewat adu penalti (4-5) di Community Shield.

Arsenal dan Liverpool Berlomba Mendapatkan Thiago Alcantara

Arsenal dan Liverpool Berlomba Mendapatkan Thiago Alcantara

JawaPos.com-Liverpool FC adalah klub favorit Thiago Alcantara jika dia meninggalkan Bayern Munich musim panas ini.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp juga tak memungkiri ketertarikannya pada gelandang Bayern Spanyol tersebut.

Namun, hampir sepekan usai final Liga Champions 2019-2020, Liverpool tak kunjung menunjukkan sinyal kuat untuk segera melantik Thiago sebagai rekrutan mereka. Hal itu diungkapkan CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge kemarin (28/8).
"Belum ada komunikasi (dengan Liverpool Red)," ucap Kalle – panggilan akrab Karl-Heinz Rummenigge – di situs resmi klub.

  • Baca juga: Gila, Hanya Dalam Enam Bulan, Nilai Bek asal Kanada Naik Rp. 800 miliar

Padahal, lawan Liverpool di Community Shield 2020, Arsenal, tengah bersiap mendatangkan Thiago. The Gunners sangat membutuhkan gelandang yang merupakan alumnus Akademi La Masia tersebut karena upaya mendekati gelandang Atletico Madrid (ATM) Thomas Partey tertahan.

Tidak hanya itu. Gelandang yang musim lalu pinjaman dari Real Madrid, Dani Ceballos, belum berminat menjadi permanen. Jika Lucas Torreira, Mohamed Elneny dan Matteo Guendouzi juga masuk daftar cuti, The Gunners sangat membutuhkan gelandang baru.

"Alih-alih Thomas Partey, pelatih Arsenal Mikel Arteta lebih menyukai Thiago datang," tulis London Football.

Apalagi harga Thiago BP 27 juta (Rp 522,3 miliar) lebih terjangkau dari Partey yang ATM tidak bakal rilis di bawah EUR 45 juta (Rp 778,8 miliar).

Arsenal Dibayangi Kegagalan Gabriel Sebelumnya

Arsenal Dibayangi Kegagalan Gabriel Sebelumnya

JawaPos.com – Arsenal akhirnya melakukan penandatanganan "nyata" musim panas ini. Setelah hanya status pinjaman permanen bek tengah Pablo Mari dan mendapatkan kembali Cedric Soares dan pemain sayap Willian gratis, The Gunners – sebutan Arsenal – belanja besar untuk Gabriel Magalhaes.

Bek berusia 22 tahun asal Lille OSC itu diklaim setuju bergabung dengan Arsenal setelah ditebus GBP 30 juta (Rp 580,4 miliar). Harga resmi Gabriel memang mahal karena permainannya memikat sejumlah klub papan atas Eropa.

Namun, Arsenal-lah yang berhasil meyakinkannya untuk menandatangani kontrak berdurasi lima musim. "Begitu besok (hari ini, Red) dia akan menjadi pemain Arsenal," klaim The Sun.

Menilik harganya yang mahal, Gabriel harus siap dengan media yang sinis dan pandit kritis di Inggris. Juga tuduhan Gooners & # 39; jari telunjuk – sebutan fans Arsenal – karena setiap musim dalam empat tahun terakhir setidaknya ada dua bek tengah baru.

  • Baca juga: Kisah Rumit FC Barcelona dengan Penjaga Cadangannya

Namun, tidak satupun dari mereka yang memuaskan Gooners.

Ada satu hal yang harus diperhatikan Gabriel. Arsenal pernah memiliki bek tengah dengan nama depan seperti dirinya dan sama-sama lahir di Sao Paulo. Dia adalah Gabriel Armando de Abreu atau biasa dikenal sebagai Gabriel Paulista. Dia membela The Gunners pada 2015-2017.

Menurut Arsene Wenger, pelatih Arsenal saat itu, Gabriel lemah dalam komunikasi bahasa Inggris. Bagaimana dengan Gabriel saat ini? Menurut Le10Sport, Gabriel Magalhaes sudah terlatih dalam bahasa Inggris.

3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan

Sepakbola.com – Musim ini tidak sesuai dengan harapan Arsenal dan penggemar mereka, terutama setelah pergantian manajemen dan tambahan beberapa pemain. Akhirnya yang mengecewakan, mereka finis di urutan kelima dan kalah di final Liga Europa. Berarti tidak ada Liga Champions untuk Arsenal musim depan.

Hasil musim 2018-2019 menunjukkan Arsenal butuh perombakan besar, sementara itu beberapa pemain sudah melewati masa jayanya dan yang lain tidak cocok dengan gaya bermain Emery. Ada banyak posisi yang perlu diperbaiki musim depan agar mengakhiri kesengsaraan Arsenal.

Di tengah situasi seperti ini, Gunners membutuhkan darah muda yang masih mudah untuk dibangun gaya permainannya. Arsenal tidak boleh hanya mendatangkan pemain baru, tetapi mereka juga harus memunculkan pemain mudanya musim depan. Itu salah satu tanggung jawab Arsenal yang memang dikenal sering menerbitkan bintang-bintang muda. Tiga pemain berikut berpotensi dapat menit bermain yang banyak di musim 2019-2010:

1. Joe Willock

Arsenal Rela Kehilangan Ramsey berita arsenal joe willock liga inggris premier league

Hanya sedikit hal positif dari Arsenal di laga final di Baku, salah satunya adalah pemain muda mereka Willock. Pada pertandingan yang nama-nama beken seperti Aubameyang dan Ozil tenggelam, dia malah menunjukkan sinarnya. Willock hanya bermain 15 menit, tetapi dia sudah menunjukkan apa yang dia punya, ketenangan, kecepatan dan pandangan yang tajam. Momen paling menarik ketika dia menarik  beberapa bek Chelsea akan menciptakan ruang untuk rekannya. Pergerakannya cerdas.

Masa jaya Ozil sudah lewat dan Aaron Ramsey pindah ke Juventus, sehingga ada peran di lini tengah yang kosong, posisi yang sangat penting dengan formasi 3-5-2 Unai Emery. Willock bisa mengisi kekosongan itu baik dari bangku cadangan maupun starter.

2. Eddie Nketiah

Eddie Nketiah Arsenal

Mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir di kandang debut impian bagi setiap pemain bola, tetapi hanya sedikit yang bisa mewujudkannya, Nketiah salah satunya.

Penyerang muda ini masuk menit 85 dan mencetaj dua gol melawan Norwich City di Piala Carabao Cup yang secara instan langsung diingat penggemar Arsenal. Sejak saat itu striker muda Inggris ini tampil beberapa kali di tim utama dan berhasil mengesankan banyak orang dan dia juga apik bersama U23. Selam musim 2018-19 Nketiah mencetak 9 gol dan 4 assist dari 10 pertandingan. Dan dia sudah mencetak gol pertamanya di Premier League melawan Burnley.

Duet Aubameyang dan Lacazette memang bagus, mungkin Nketiah tidak akan rutin menjadi starter. Walau begitu dia bisa melihat Danny Welbeck yang bisa memberikan dampak besar dari bangku cadangan.

3. Reiss Nelson

Pemain Muda Arsenal Musim Depan reiss nelson sky sports

Sejak kepergian Alexis Sanchez winger menjadi perhatian Arsenal. Pemain seperti Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi diharapkan bisa menutup kekosongan itu, sayangnya mereka secara keseluruhan belum begitu baik.

Itu salah satu alasan mengapa Arsenal dikaitkan dengan pemain seperti Wilfried Zaha dan Nicolas Pepe

The post 3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan

Sepakbola.com – Musim ini tidak sesuai dengan harapan Arsenal dan penggemar mereka, terutama setelah pergantian manajemen dan tambahan beberapa pemain. Akhirnya yang mengecewakan, mereka finis di urutan kelima dan kalah di final Liga Europa. Berarti tidak ada Liga Champions untuk Arsenal musim depan.

Hasil musim 2018-2019 menunjukkan Arsenal butuh perombakan besar, sementara itu beberapa pemain sudah melewati masa jayanya dan yang lain tidak cocok dengan gaya bermain Emery. Ada banyak posisi yang perlu diperbaiki musim depan agar mengakhiri kesengsaraan Arsenal.

Di tengah situasi seperti ini, Gunners membutuhkan darah muda yang masih mudah untuk dibangun gaya permainannya. Arsenal tidak boleh hanya mendatangkan pemain baru, tetapi mereka juga harus memunculkan pemain mudanya musim depan. Itu salah satu tanggung jawab Arsenal yang memang dikenal sering menerbitkan bintang-bintang muda. Tiga pemain berikut berpotensi dapat menit bermain yang banyak di musim 2019-2010:

1. Joe Willock

Arsenal Rela Kehilangan Ramsey berita arsenal joe willock liga inggris premier league

Hanya sedikit hal positif dari Arsenal di laga final di Baku, salah satunya adalah pemain muda mereka Willock. Pada pertandingan yang nama-nama beken seperti Aubameyang dan Ozil tenggelam, dia malah menunjukkan sinarnya. Willock hanya bermain 15 menit, tetapi dia sudah menunjukkan apa yang dia punya, ketenangan, kecepatan dan pandangan yang tajam. Momen paling menarik ketika dia menarik  beberapa bek Chelsea akan menciptakan ruang untuk rekannya. Pergerakannya cerdas.

Masa jaya Ozil sudah lewat dan Aaron Ramsey pindah ke Juventus, sehingga ada peran di lini tengah yang kosong, posisi yang sangat penting dengan formasi 3-5-2 Unai Emery. Willock bisa mengisi kekosongan itu baik dari bangku cadangan maupun starter.

2. Eddie Nketiah

Eddie Nketiah Arsenal

Mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir di kandang debut impian bagi setiap pemain bola, tetapi hanya sedikit yang bisa mewujudkannya, Nketiah salah satunya.

Penyerang muda ini masuk menit 85 dan mencetaj dua gol melawan Norwich City di Piala Carabao Cup yang secara instan langsung diingat penggemar Arsenal. Sejak saat itu striker muda Inggris ini tampil beberapa kali di tim utama dan berhasil mengesankan banyak orang dan dia juga apik bersama U23. Selam musim 2018-19 Nketiah mencetak 9 gol dan 4 assist dari 10 pertandingan. Dan dia sudah mencetak gol pertamanya di Premier League melawan Burnley.

Duet Aubameyang dan Lacazette memang bagus, mungkin Nketiah tidak akan rutin menjadi starter. Walau begitu dia bisa melihat Danny Welbeck yang bisa memberikan dampak besar dari bangku cadangan.

3. Reiss Nelson

Pemain Muda Arsenal Musim Depan reiss nelson sky sports

Sejak kepergian Alexis Sanchez winger menjadi perhatian Arsenal. Pemain seperti Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi diharapkan bisa menutup kekosongan itu, sayangnya mereka secara keseluruhan belum begitu baik.

Itu salah satu alasan mengapa Arsenal dikaitkan dengan pemain seperti Wilfried Zaha dan Nicolas Pepe

The post 3 Pemain Muda Arsenal Yang Bisa Mencuri Panggung Musim Depan appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.