Jawapos

Persaingan Neuer dan Ter Stegen tidak mengganggu kebiasaan ngopi bersama

JawaPos.com – Manuel Neuer dan Marc-Andre ter Stegen manakah yang pantas menjadi kiper nomor satu timnas Jerman telah menjadi pro dan kontra selama tiga tahun terakhir. Berawal dari keberhasilan Ter Stegen mengawal gawang Die Mannschaft – timnas Jerman – saat menjuarai Piala Konfederasi 2017.

Namun, Neuer yang performanya sedang merosot dan mengalami cedera metatarsal, malah absen sepanjang tahun, malah menjadi pilihan Die Mannschaft di Piala Dunia 2018. Keputusan ini berlanjut hingga sekarang ketika Neuer ditunjuk sebagai kapten Die Mannschaft.

Saat klub Neuer, Bayern Munich, bertemu FC Barca yang dibela Ter Stegen, rivalitas kedua penjaga gawang itu kembali mengemuka oleh media.

Memang musim ini Manu – julukan Neuer – berjaya dengan menyapu bersih Bundesliga dan DFB-Pokal. Sebaliknya, Ter Stegen gagal di La Liga dan Copa del Rey. Namun jika merujuk pada statistik individu, Ter Stegen lebih baik dari Neuer musim ini.

Dari 45 pertandingan di semua kompetisi, Ter Stegen kebobolan 42 gol. Lebih banyak Neuer kebobolan 47 gol dalam 48 pertandingan. "Karakter bermain Neuer dan Ter Stegen memang mirip dan sangat sulit menemukan siapa yang lebih baik di antara mereka," kata pelatih kiper Die Mannschaft Andreas Koepke kepada Bild.

Kiper Die Mannschaft saat menjuarai Piala Dunia 1990 menambahkan, selain pandai menggunakan kaki kanan dan kirinya, refleksnya untuk memblok tendangan jarak dekat Neuer dan Ter Stegen juga brilian.

Menariknya, dari penuturan Koepke, rivalitas tidak menghalangi hubungan baik antara Neuer dan Ter Stegen. Duduk bersama dan mengobrol sambil minum kopi bukanlah hal yang aneh bagi kiper dengan perbedaan usia 6 tahun (Neuer 34, Ter Stegen 28). Ini menjadi bukti bahwa persaingan sebagai penjaga gawang utama Die Mannschfat murni atas nama profesionalisme.

Baca:  Daniele Orsato memimpin final Liga Champions

"Saya dan Loew (Joachim Loew, der trainer Die Mannschaft, Red) tidak pernah terlibat dalam masalah ini (kompetisi, red). Mereka menyelesaikannya sendiri tergantung situasinya. Memang berat bagi Ter Stegen. Namun, waktu karena dia akan datang, "kata Koepke.