Kompetisi Prestise, Inggris dan Skotlandia Berintegrasi di Euro 2020

Kompetisi Prestise, Inggris dan Skotlandia Berintegrasi di Euro 2020

JawaPos.com – Siapa kombinasinya fullback yang terbaik di dunia saat ini? Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson di Liverpool FC, sepertinya, jawabannya. Dengan Trent di kanan dan Robbo di kiri, LFC memenangkan Liga Champions dan kemudian Liga Premier untuk pertama kalinya tahun ini.

Lalu, bagaimana jika kedua pemain itu berada di dua tim yang berbeda dan harus berhadapan. Itulah yang patut ditunggu di putaran final Euro 2020 tahun depan. Trent dengan Inggris, sedangkan Robbo membela Skotlandia. Bergabung di Grup D bersama Kroasia dan Republik Ceko.

Kemarin (13/11) Robbo mengikuti Trent akan merasakan atmosfer Euro 2020. Di Stadion Rajko Mitic, Skotlandia mengalahkan Serbia di final. babak penyisihan jalur C melalui adu penalti 5-4 (1-1).

Dengan ban kapten di lengannya, Robbo sukses membawa The Tartan Terrier kembali ke turnamen besar setelah terakhir kali di Piala Dunia 1998. Saat itu, Trent belum lahir atau baru lahir tiga bulan kemudian (7 Oktober).

  • Baca juga: Tindakan Konyolnya Seperti Luis Suarez, Bedanya Lionel Messi Tak Diberi Sanksi

Pertemuan Trent versus Robbo bukan hanya pertarungan antara dua bek sayap terbaik di dunia saat ini. Namun juga persaingan penuh gengsi dan prestise antara The Three Lions dan The Tartan Terrier yang ditahbiskan sebagai Auld Enemy. "Saya tidak sabar menunggu musim panas (tahun depan) datang," kata Robbo seperti dilansir The Independent.

Bagi Robbo, berkompetisi di Euro 2020 seperti menunggu enam tahun untuk Skotlandia. Dalam dua kualifikasi sebelumnya untuk turnamen besar, Euro 2016 dan Piala Dunia 2018, pemain berusia 26 tahun itu selalu gigit jari. Bandingkan dengan Trent yang langsung menjalani caps pertamanya bersama Inggris di Piala Dunia 2018.

Baca:  Aleksandar Kolarov, Dua Klub Elit Ibu Kota, Kini Pilih di Milan

"Butuh waktu 23 tahun bagi Skotlandia untuk merasakannya (turnamen besar) dan kami akan menjalaninya dengan sungguh-sungguh," tambah Robbo, yang memiliki koleksi 38 caps.

Meski bekerja sama untuk menjaga sayap pertahanan LFC, Robbo mengatakan kepada Daily Mirror bahwa dia dan Trent memiliki "persaingan".

Yakni, berlomba-lomba mencatatkan kontribusi assist untuk The Reds. "Ada persaingan di antara kami berdua sehingga kami bisa mengeluarkan yang terbaik dari satu sama lain," kata Robbo.

Musim ini, keduanya sama-sama sudah mencetak tiga gol untuk LFC. Trent memberikan tiga assist, sedangkan Robbo menyumbangkan satu gol dan dua membantu. "Kami & # 39; bersaing & # 39; di lapangan, tapi kami berhubungan sangat baik di luar lapangan," kata Trent. Ini adalah Anfield. Tahun ini, Trent dan Robbo berkolaborasi membuat serial digital di IGTV berjudul "Wingmen".

Pelarian Robbo dan Skotlandia ke Euro 2020 juga mendapat perhatian dan ucapan selamat dari ahli taktik Inggris Gareth Southgate. Skotlandia yang masih diingat Southgate adalah tim yang dikalahkannya saat bermain untuk Inggris di Euro 1996.

Saat itu, The Three Lions menang 2-0 di Stadion Wembley. Dan, pertemuan mereka di Euro 2020 akan digelar kembali di stadion. "Saya yakin pertandingan di Wembley akan luar biasa seperti tahun 1996," kata Southgate.

Secara keseluruhan, Inggris memiliki keunggulan atas Skotlandia dalam pertandingan Auld Enemy. Dari tujuh pertemuan sejak pertandingan mereka di Wembley 1996, misalnya, The Three Lions menang lima kali atau hanya kalah sekali.
Terakhir kali mereka bertemu adalah di kualifikasi Piala Dunia 2018. Yakni di Hampden Park (10/6/2017) dengan skor akhir 2-2.