Dikalahkan Arsenal, legenda United yakin Solskjaer dipecat musim ini

Dikalahkan Arsenal, legenda United yakin Solskjaer dipecat musim ini

JawaPos.com-Arsenal menghancurkan pertandingan ke-100 Ole Gunnar Solskjaer saat menangani Manchester United. The Gunners sukses menang 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Senin WIB (2/11).

Pierre-Emerick Aubameyang mencetak satu-satunya gol kemenangan Arsenal melalui tendangan penalti pada menit ke-69.

Penalti diberikan untuk Paul Pogba menjatuhkan Hector Hellerin dari belakang.

Mason Greenwood berpeluang membuka keunggulan MU pada menit ke-21. Namun, sepakannya di tiang dekat bisa diselamatkan oleh kiper Bernd Leno dengan busur di kakinya.

Arsenal pun punya peluang unggul di awal menit ke-39. Namun tembakan Willian yang tak bisa dijangkau kiper David de Gea membentur mistar gawang.

Dan sejak menang 1-0, Arsenal menjadi lebih pragmatis dan mempertebal pertahanan mereka. Manajer Mikel Arteta bahkan menarik keluar Willian dan Aubameyang untuk digantikan oleh Ainsley Maitland-Niles dan bek Shkodran Mustafi.

  • Baca juga: Kalahkan Covid-19, Cetak Dua Gol, Cristiano Ronaldo: Saya Sangat Sehat

Solskjaer mencoba mengeluarkan senjata terakhirnya dengan menurunkan Donny van de Beek dan Edinson Cavani untuk menggantikan masing-masing Bruno Fernandes dan Greenwood.

Van de Beek nyaris memberikan kontribusi langsung ketika umpan silangnya dihalau oleh Mohamed Elneny dan hampir menghasilkan gol bunuh diri Arsenal pada menit ke-85. Namun bola membentur kepala Leno sebelum membentur tiang gawang.

Skor 1-0 tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Ini membuat Arteta menjadi manajer Arsenal pertama yang menang dalam dua pertemuan pertama dengan United. Arteta menyamai rekor manajer legendaris Gunners Herbert Chapman pada musim 1925-1926.

Arteta juga mengakhiri tren buruk Arsenal yang tidak pernah menang dalam 13 pertandingan tandang sebelumnya di Old Trafford. Arsenal pun memperburuk rekor negatif United yang belum pernah menang di kandang sendiri di Premier League musim ini.

Baca:  Ditolak, Buktikan Diri, dan Mampu Bawa Tim Ke Semifinal

Tambahan tiga poin membuat Arsenal naik ke posisi sembilan klasemen dengan koleksi 12 poin. Sedangkan United yang hanya mengoleksi tujuh poin tertahan di urutan ke-15.

“Kami ingin datang ke sini dan membuktikan siapa kami. Dan itu semua dilakukan sejak menit pertama.“ Sebelum pertandingan, kami menciptakan rasa percaya diri yang tinggi untuk mengakhiri semua rekor buruk, ”kata Arteta dalam pers pasca pertandingannya. konferensi. "Saya sangat, sangat senang dengan penampilan para pemain," tambahnya.

Kekecewaan Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah timnya dikalahkan oleh Arsenal. (Paul Ellis / POOL / AFP).

Sementara legenda sekaligus mantan kapten United Roy Keane sangat yakin manajer Ole Gunnar Solskjaer akan dipecat musim ini. Menurut Keane, Solskjaer akan membayar atas performa United yang tidak konsisten.

“Ada banyak pasang surut selama Ole memimpin di sini. Tahun lalu, Anda mengira mereka finis dengan sangat kuat, mencapai tiga semifinal. Tapi bagi United, tiga semifinal sudah pasti tidak cukup, ”ujar Keane selaku komentator di Sky Sports sebagaimana dilaporkan Daily Express.

"Kami sepertinya membangun musim ini dengan baik. Tapi tiba-tiba momen itu rusak," tambah Keane.

"Terkadang Anda berkata, & # 39;Baik tidak ada gunanya panik. Tapi hasil dan penampilan United membuat mereka panik. Karena mereka sama sekali tidak bagus, "kata Keane lagi.

United memang sangat, sangat tidak konsisten dan tidak stabil. Padahal, sebelum laga ini, mereka mampu membantai tim Jerman RB Leipzig dengan skor 5-0 di fase grup H. Liga Champions.

Bahkan di ajang yang sama, United sukses menang di kandang raksasa Ligue 1 Paris Saint-Germain dengan skor 2-1.