Category Archives: sevilla

Conte marah karena gelandang Sevilla itu mencabut dan mengolok-olok rambutnya

Conte marah karena gelandang Sevilla itu mencabut dan mengolok-olok rambutnya

JawaPos.com-Menurut laporan media Italia, Pelatih Inter Milan Antonio Conte sempat bersitegang dengan gelandang Sevilla Ever Banega sebelum final Liga Europa 2020.

Pasalnya, Banega menjambak rambut Conte dan berkata, “Lihat, wig itu apa Betulkah atau tidak. "

Media Italia Radio Estadio memberitakan bahwa Conte geram dengan kelakuan Banega. Conte mengatakan akan bertemu dengan mantan gelandang Inter setelah pertandingan di RheinEnergieStadion di Cologne.

Conte sendiri, memang melakukan transplantasi rambut akibat kebotakan.

Ujung-ujungnya, Inter kalah dengan skor 2-3. Gol bunuh diri Romelu Lukaku pada menit ke-74 memastikan kemenangan Sevilla. Lukaku justru mengarahkan tendangannya tendangan sepeda dari bek tengah Sevilla Diego Campos hingga gol bunuh diri.

Lukaku sendiri sempat membawa Inter unggul lewat tendangan penalti di menit ke-5.

Striker Belanda Luuk de Jong mencetak dua gol pada menit ke-12 dan ke-33 untuk membuat Sevilla unggul 3-2. Semua gol itu berasal dari sundulan. Hasilnya adalah gol pertama De Jong membantu dari Jesus Navas. Sedangkan yang kedua lahir dari umpan Banega.

Namun hanya dua menit setelah Sevilla memimpin, Inter mampu menyamakan kedudukan. Hasil sundulan bek tengah Uruguay berusia 34 tahun, Diego Godin membantu Marcelo Brozovic membuat skor sama kuat 2-2.

  • Baca Juga: Dramatis, Sevilla Jadi Juara Liga Europa 2020
Kapten Sevilla Jesus Navas memenangkan trofi Liga Europa. Sevilla mengalahkan Inter Milan 3-2 di final. (Lars Baron / POOL / AFP)

Inilah gelar keenam Sevilla di Liga Europa, menjadikannya klub tersukses di kompetisi tersebut. Di enam final, Sevilla selalu keluar sebagai juara.

"Skuad ini berhak menang. Kami berjuang sepanjang musim, mengalami situasi sulit. Kami berusaha bangkit dari hari ke hari," ujar kapten Sevilla Jesus Navas seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Lopetegui optimistis Ocampos siap bermain di Final Liga Europa

Lopetegui optimistis Ocampos siap bermain di Final Liga Europa

JawaPos.com – Manajer Sevilla Julen Lopetegui optimistis penyerang sayapnya, Lucas Ocampos cukup fit untuk mengikuti final Liga Europa melawan Inter Milan di Stadion RheinEnergie, Cologne, Jerman, Jumat waktu setempat (Sabtu, 22 Agustus WIB).

Menentukan langkah Sevilla saat menyingkirkan Wolverhampton di babak perempat final, Ocampos hanya bermain hingga menit ke-56 dalam laga semifinal melawan Manchester United, Minggu (16/8) akibat cedera lutut.

Meski begitu, Ocampos tetap mengikuti sesi latihan Kamis bersama rekan-rekannya. Lopetegui berharap pemain berusia 26 tahun itu bisa menunjukkan perkembangan positif.

"Kami harus melihat bagaimana dia menanggapi sesi latihan hari ini," kata Lopetegui pada konferensi pers pra-pertandingan yang dikutip situs resmi UEFA. Antara.

“Besok semua yang turun harus dalam kondisi terbaik dan siap. Saya cukup optimis,” imbuhnya.

Meski menjajaki final dengan reputasi sebagai tim tersukses di Liga Europa, Lopetegui menegaskan bahwa timnya mendekati pertandingan dengan kerendahan hati dan rasa hormat kepada Inter Milan.

“Inter adalah tim yang sangat lengkap, dengan kualitas bagus dalam serangan dan pertemuan di pertahanan, tidak memberikan banyak peluang kepada lawan mereka. Kami akan memasuki pertandingan seperti biasa, berusaha tetap solid dan saling mendukung, ”pungkas Lopetegui.

Sevilla berpeluang menambah koleksi lima trofi Liga Eropa dan Piala UEFA jika mengalahkan Inter di final besok.

Jawapos

Menggulingkan Manchester United, Sevilla ke Final Liga Europa

JawaPos.com – Sevilla mengamankan tiket ke final Liga Europa usai menumbangkan tim unggulan Manchester United 2-1. Gol Luuk de Jong pada menit ke-78 membubarkan Setan Merah ' perlawanan dalam pertandingan sengit di Stadion RheinEnergie, Koln, Jerman.

Meski tak disukai oleh bursa, Sevilla berinisiatif mengontrol pertandingan. Manchester United membalas perlawanan tersebut dan mendapat peluang melalui Marcus Rashford pada menit ketujuh. Namun, tembakan Rashford berhasil diblok oleh kiper Yassine Bounou.

Sayangnya, kaki Diego Carlos yang menghalangi cheat malah mengenai kaki Rashford dan menjatuhkannya. Wasit Felix Brych kemudian meniup peluit karena melakukan pelanggaran di kotak penalti Sevilla. Menit ke-9, Bruno Fernandes & # 39; Sepakan dari titik putih yang mengarah ke pojok atas membawa Manchester United unggul 1-0 atas wakil Spanyol itu.

Sevilla mencoba kembali mendominasi pertandingan. Upaya itu berhasil setelah Suso mencetak gol pada menit ke-26. Gol tersebut tak lepas dari pertahanan Mancheseter United yang gagal mengantisipasi umpan silang Sergio Reguilon.

  • Baca juga: Pulih dari Covid-19, gelandang Sevilla FC siap tampil maksimal

Peluang Manchester United untuk kembali unggul ada di menit ke-34. Namun, tembakan Anthony Martial dari luar kotak penalti gagal menjadi gol karena melesat tipis di atas mistar Sevilla. Babak pertama berakhir imbang 1-1 untuk kedua tim.

Di babak kedua, jual beli serangan semakin ketat. Pada menit ke-78, Sevilla berbalik unggul melalui Jesus Navas & # 39; salib yang dimanfaatkan Luuk De Jong dengan baik.

Hingga laga usai tak ada gol tambahan, dan Sevilla melesat ke final Liga Europa. Lawan Sevilla masih menunggu pemenang laga Inter Milan vs Shakhtar Donetsk yang akan dipertandingkan pada Selasa pagi (18/8).

Tonton video menariknya di bawah ini:

Ada Munir di Seville, di Manchester United ada Mase

Ada Munir di Seville, di Manchester United ada Mase

JawaPos.com – Belum ada pengakuan kepada bomber Manchester United Mason Greenwood atas musim sensasionalnya. Di usia 18 tahun 10 bulan 14 hari, Greenwood dan dua seniornya, Marcus Rashford dan Anthony Martial, menjadi mesin gol muda dengan koleksi 62 gol musim ini.

Mase, panggilan akrab Greenwood, menyumbang 17 gol dalam 48 penampilan di semua kompetisi. Tapi, rupanya belum cukup untuk memberinya penghargaan Pemain Muda Terbaik Premier League musim ini. Predikat pun didapat fullback Liverpool Trent Alexander-Arnold.

Baca juga: Jika Manchester United Disebut Penalti FC, Lantas Kenapa?

Karenanya, laga semifinal Europa League melawan Sevilla di RheinEnergieStadion, Koeln, dini hari WIB menjadi momen bagi Greenwood untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa menjadi yang terbaik. "Saya pikir Mason akan mampu melakukan hal-hal luar biasa di masa depan," kata playmaker United Bruno Fernandes dalam wawancara dengan MUTV.

Satu hal yang ditunggu-tunggu di fase knockout setelah Liga Europa ini dimulai kembali. Ya, Greenwood belum menyumbang gol sejak leg kedua babak 16 besar melawan LASK (5/8).

Di antara trio M-M-M United, hanya Martial yang membuka kerannya. Terakhir kali, Greenwood mencatatkan namanya di papan skor saat leg pertama melawan LASK di Old Trafford, Manchester, 13 Maret lalu. Sebelumnya, pada 19 September, Greenwood tercatat sebagai pemain United termuda yang mencetak gol di kancah Eropa saat dia berumur 17 tahun 353 hari.

Baca juga: Sevilla vs AS Roma: Demi Reputasi Alumni Dragoes

Itu adalah rekor yang tidak diharapkan kapten Sevilla, Jesus Navas. Mantan bintang Manchester City itu yakin kecepatan Greenwood, Martial dan Rashford akan menjadi tantangan tersendiri baginya dan rekan satu timnya. "Yang perlu kami lakukan adalah fokus pada diri kami sendiri dan tahu apa yang harus dilakukan. Tetap tenang saat dibutuhkan lalu serang," jelas bek kanan berusia 34 tahun itu.

Jika United punya trio M-M-M, Sevilla punya Munir El Haddadi. Eks personel Barcelona tersebut sejauh ini mampu mengoleksi lima gol di Liga Europa, hanya terpaut dua gol dari Fernandes.

Tonton video menariknya di bawah ini:

Pemain Dengan Kartu Kuning Terbanyak Di Liga Top Eropa Musim 2018-19

Sepakbola.com – Hanya ada dua tipe pemain sepak bola yang tugasnya di lapangan dominan bertahan, yaitu tidak sengaja dan sengaja dapat Kartu Kuning.

Wasit mengeluarkan kartu kuning dari sakunya jika seorang pemain melakukan hal-hal tertentu yang dianggap melewati batas. Selain paling sering karena pelanggaran keras, yellow card juga berlaku untuk pemain yang dianggap diving, menghina lawan, hingga protes berlebih.

Pemain-pemain bertahan di liga top Eropa terbiasa bermain keras, karena tuntutan menghadapi pemain menyerang lawan yang punya kualitas mumpuni. Tak jarang mereka sengaja melepas tackle keras untuk menghentikan laju pemain dan membuyarkan momen serangan lawan.

Berikut nama-nama pemain yang paling banyak mendapat kartu peringatan di tiga liga top Eropa.

Liga Inggris

Etienne Capoue – Watford (14 Kartu Kuning)

Etienne Capoue bisa berperan sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah. Pelatih Watford Javi Garcia memberinya tugas utama, yaitu memutus serangan lawan. Selain 14 kartu kuning, pemain 31 tahun ini juga mendapat satu kartu merah. Dia turut berperan dalam keberhasilan The Hornets bertahan di Premier League, dengan finis di posisi 11 klasemen akhir musim 2018-19.

Liga Spanyol

Ever Banega – Sevilla (16 Kartu Kuning)

 

Sejak lama Ever Banega memang dikenal sebagai gelandang yang suka bermain keras. Pemain 30 ini mengoleksi 16 kartu kuning, lengkap dengan dua kartu merah sepanjang LaLiga musim 2018-19. Jebolan akademi Boca Juniors ini siap membela Argentina di Copa America 2019 yang berlangsung di Brasil pertengahan tahun ini.

Liga Italia

Thiago Rangel Cionek – SPAL (12 Kartu Kuning)

Thaigo Rangel Cionek adalah seorang bek tengah. Meski bukan tipikal bek raksasa (tinggi 1,84 meter) Cionek mengandalkan kekuatan fisiknya dalam mengganggu para penyerang Serie A termasuk Cristiano Ronaldo. Selain 12 kartu kuning, pemain asal Polandia ini juga dua kali diusir wasit akibat kartu merah. Performanya turut berperan dalam sukses SPAL terhindar dari zona merah, dengan finis di peringkat 13.

Fabio Depaoli – Chievo (12 Kartu Kuning)

Sama seperti Thiago Cionek, Fabio Depaoli juga mengoleksi 12 yellow card dan dua red card di Serie A musim 2018-19. Tapi gelandang 22 tahun asal Italia ini gagal membawa timnya bertahan di kasta tertinggi. Chievo finis di posisi terbawah dengan hanya mengemas 17 poin dari 38 pertandingan, serta tim paling banyak kebobolan dengan 75 kali.

(Sumber: Soccerway)

The post Pemain Dengan Kartu Kuning Terbanyak Di Liga Top Eropa Musim 2018-19 appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

Wolverhampton Wanderers vs Sevilla: Menghidupkan Spirit Basel

Wolverhampton Wanderers vs Sevilla: Menghidupkan Spirit Basel

JawaPos.com – Sukses mengatasi AS Roma di babak 16 besar membuat Sevilla mulai diunggulkan sebagai kandidat juara di Liga Europa 2019–2020. Wolverhampton Wanderers yang menjadi hadangan di perempat final pun diyakini bisa dilewati Los Nervionenses, julukan Sevilla. Benarkah?

Rekam jejak Sevilla saat bertemu klub Inggris menjadi acuan untuk laga di MSV-Arena dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1 pukul 02.00 WIB). Klub asal Andalusia itu lebih banyak menang (6 kali) ketimbang kalah (4 kali) dalam 15 pertemuan di kompetisi antarklub Eropa.

Sebagaimana diberitakan Sevilla ABC kemarin (10/8), entrenador Sevilla Julen Lopetegui membangkitkan spirit di St Jakob Park empat tahun silam sebagai persiapan melawan Wolves. Spirit yang dimaksud adalah kesuksesan Los Nervionenses mengalahkan Liverpool FC 3-1 dalam final Liga Europa di Basel. Itu sekaligus menjadi gelar Eropa kali terakhir Los Nervionenses.

’’Memori pada musim panas 2016 di Basel sangat manis dan Sevilla bisa mengulangnya di Jerman (perempat final hingga final Liga Europa dimainkan di empat stadion di Jerman, Red),’’ tulis Sevilla ABC mengutip pernyataan Lopetegui kepada Jesus Navas dkk.

Ada dua pemain dari skuad Sevilla 2016 yang masih bertahan di skuad musim ini. Yakni, wakil kapten sekaligus bek kiri Sergio Escudero dan gelandang Ever Banega. ’’Musim ini grafik prestasi kami naik dan sayang sekali jika kami tidak meraih sesuatu pada akhir musim,’’ ucap Banega yang dipercaya sebagai wakil kapten ketiga Sevilla kepada Mundo Deportivo.

Bersama Lopetegui musim ini, Sevilla meraih tiket ke Liga Champions musim depan seiring finis keempat di La Liga. Musim lalu Jesus Navas dkk mengakhiri La Liga di peringkat keenam. Lalu, di ajang Eropa, menembus perempat final Liga Europa berarti satu fase lebih jauh ketimbang musim lalu yang dihentikan Slavia Praha di babak 16 besar.

’’Julen (Lopetegui) memiliki ambisi besar di ajang ini (Liga Europa) dan semua orang di klub mendukungnya,’’ ungkap Direktur Olahraga Sevilla Ramon Rodriguez Verdejo alias Monchi sebagaimana dikutip Marca.

Kemenangan atas AS Roma di babak 16 besar turut membahagiakan Monchi yang sempat dua tahun (2017–2018) menjabat direktur olahraga AS Roma.

Sebaliknya, bagi pelatih Wolves Nuno Espirito Santo, prestasi (baca: juara) di Liga Europa bukan hanya tentang kepentingan klub bisa tampil di Eropa musim depan. Tetapi juga menyelamatkan posisi Nuno. Chairman Wolves Jeff Shi dikabarkan masih menunggu hasil Liga Europa untuk menawarkan kontrak baru kepada pelatih 46 tahun tersebut. Kontrak Nuno yang sekarang habis per 30 Juni 2021.

’’Dua musim berturut-turut membawa Wolves finis di posisi ketujuh di Premier League belum dianggap sebagai capaian besar bagi Nuno. Shi menginginkan trofi atau bisa konsisten tampil di Eropa,’’ tulis Birmingham Mail.

Kalaupun lolos ke Eropa musim depan, perjuangan Wolves sejatinya bertambah berat. Sebab, UEFA telah menjatuhkan sanksi kepada Wolves. Yaitu, hanya bisa menyertakan 23 pemain dalam skuad (bukan 25 pemain seperti pada umumnya) plus denda EUR 200 ribu (Rp 3,43 miliar). Sebab, Wolves melanggar aturan Financial Fair Play.

Perkiraan Pemain

Wolverhampton Wanderers (3-5-2): 11-Patricio (g); 15-Boly, 16-Coady (c), 27-Saiss; 2-Doherty, 32-Dendoncker, 8-Neves, 28-Moutinho, 29-Vinagre; 37-Traore, 9-Jimenez
Pelatih: Nuno Espirito Santo

Sevilla (4-3-3): 13-Bono (g); 16-Navas (c), 20-Diego Carlos, 12-Kounde, 23-Reguilon; 24-Jordan, 25-Fernando, 10-Banega; 41-Suso, 51-En-Neysri, 5-Ocampos
Pelatih: Julen Lopetegui

Wasit: Daniele Orsato (Italia)
Stadion: MSV-Arena, Duisburg
Siaran Langsung: SCTV/Champions TV 1 pukul 02.00 WIB

Asian Handicap 1/4:0