Category Archives: Serie A

Pirlo Lulus Setelah Menulis Tesis dan Menyelesaikan 240 Jam Pelajaran Kursus

Pirlo Lulus Setelah Menulis Tesis dan Menyelesaikan 240 Jam Pelajaran Kursus

JawaPos.com – Andrea Pirlo duduk secara resmi bangku Juventus saat menjalani giornata pembukaan Serie A 2020-2021 melawan Sampdoria akhir pekan ini (21/9).

Pasalnya, Pirlo telah mengantongi lisensi kepelatihan Pro UEFA sebagai syarat utama pelatih klub di level Serie A maupun kancah Eropa.

Kemarin (15/9) Pirlo menyelesaikan 240 jam kursus di Coverciano yang sudah berjalan sejak September tahun lalu. Itu termasuk kursusnya on line selama pandemi Covid-19. Pirlo mengantongi lisensi UEFA Pro dengan tesis berjudul Il Mio Calcio atau berarti sepak bola saya.

  • Baca juga: Legenda Juventus menyebut Juve beruntung jika bisa merekrut Luis Suarez

Renzo Ulivieri sebagai salah satu penguji mengatakan bahwa skripsi Pirlo bukan sekedar uraian di atas kertas. Namun, ini juga digunakan sebagai ide untuk allenatore.dll 41 tahun saat menerapkan strategi bersama Juve musim ini.

"Pekerjaannya tentang permainan yang menyenangkan dan taktik yang fleksibel," kata Ulivieri Sky Italia.

Selain Pirlo, pelatih yang kemarin lulus adalah Vincenzo Italiano yang baru saja memimpin promosi Spezia Calcio ke Serie A untuk pertama kalinya dalam 114 tahun sejarah klub tersebut.

Ada juga Paolo Montero (mantan bek Juve) yang kini melatih klub Serie C Sambenedettese dan mantan bek kanan AS Roma Marco Cassetti.

Jawapos

Pirlo Bawa Gerbong ke Juventus, Paraciti Bisa Tersingkir oleh Braida

JawaPos.com – Garis nasib Andrea Pirlo dalam sepuluh hari terakhir seolah berputar cepat. Baru ditunjuk sebagai pelatih Juventus U-23 akhir bulan lalu (30/7), Pirlo sudah dipercaya sebagai pelatih tim utama Juve seiring pemecatan Maurizio Sarri akhir pekan lalu (8/8).

’’Jangan panggil saya Maestro (julukan semasa menjadi pemain, Red), melainkan sebagai Mister (untuk pelatih baru),’’ tegas Pirlo dalam konferensi pers pertamanya sebagai allenatore Juve kemarin (9/8) kepada Tuttosport.

Pirlo yang dikontrak dua tahun oleh Juve sudah memiliki orang-orang untuk membantunya di jajaran kepelatihan. Beberapa di antaranya adalah rekan setim di timnas Italia saat memenangi Piala Dunia 2006. Di antaranya, Andrea Barzagli dan Fabio Grosso. Barzagli sebelumnya menjadi asisten Sarri.

Ada pula Roberto Baronio dan Alessandro Matri. Baronio diproyeksikan menjadi tangan kanan Pirlo. Mereka sama-sama mengawali karir bermain di Brescia Calcio dan berkolaborasi pada 1995–1996. Ada pula Antonio Gagliardi, mantan kepala tim analis Gli Azzurri, julukan timnas Italia.

Pirlo juga disebut menginginkan Ariedo Braida untuk menggantikan Fabio Paratici sebagai direktur olahraga Juve. Pirlo dan Braida sangat akrab karena bersama di AC Milan sejak 2002 hingga 2011. ’’Pirlo ingin Braida bisa membawa talenta muda nan brilian seperti saat mendapat Ricardo Kaka pada 2003,’’ tulis La Stampa.

Pemain Dengan Kartu Kuning Terbanyak Di Liga Top Eropa Musim 2018-19

Sepakbola.com – Hanya ada dua tipe pemain sepak bola yang tugasnya di lapangan dominan bertahan, yaitu tidak sengaja dan sengaja dapat Kartu Kuning.

Wasit mengeluarkan kartu kuning dari sakunya jika seorang pemain melakukan hal-hal tertentu yang dianggap melewati batas. Selain paling sering karena pelanggaran keras, yellow card juga berlaku untuk pemain yang dianggap diving, menghina lawan, hingga protes berlebih.

Pemain-pemain bertahan di liga top Eropa terbiasa bermain keras, karena tuntutan menghadapi pemain menyerang lawan yang punya kualitas mumpuni. Tak jarang mereka sengaja melepas tackle keras untuk menghentikan laju pemain dan membuyarkan momen serangan lawan.

Berikut nama-nama pemain yang paling banyak mendapat kartu peringatan di tiga liga top Eropa.

Liga Inggris

Etienne Capoue – Watford (14 Kartu Kuning)

Etienne Capoue bisa berperan sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah. Pelatih Watford Javi Garcia memberinya tugas utama, yaitu memutus serangan lawan. Selain 14 kartu kuning, pemain 31 tahun ini juga mendapat satu kartu merah. Dia turut berperan dalam keberhasilan The Hornets bertahan di Premier League, dengan finis di posisi 11 klasemen akhir musim 2018-19.

Liga Spanyol

Ever Banega – Sevilla (16 Kartu Kuning)

 

Sejak lama Ever Banega memang dikenal sebagai gelandang yang suka bermain keras. Pemain 30 ini mengoleksi 16 kartu kuning, lengkap dengan dua kartu merah sepanjang LaLiga musim 2018-19. Jebolan akademi Boca Juniors ini siap membela Argentina di Copa America 2019 yang berlangsung di Brasil pertengahan tahun ini.

Liga Italia

Thiago Rangel Cionek – SPAL (12 Kartu Kuning)

Thaigo Rangel Cionek adalah seorang bek tengah. Meski bukan tipikal bek raksasa (tinggi 1,84 meter) Cionek mengandalkan kekuatan fisiknya dalam mengganggu para penyerang Serie A termasuk Cristiano Ronaldo. Selain 12 kartu kuning, pemain asal Polandia ini juga dua kali diusir wasit akibat kartu merah. Performanya turut berperan dalam sukses SPAL terhindar dari zona merah, dengan finis di peringkat 13.

Fabio Depaoli – Chievo (12 Kartu Kuning)

Sama seperti Thiago Cionek, Fabio Depaoli juga mengoleksi 12 yellow card dan dua red card di Serie A musim 2018-19. Tapi gelandang 22 tahun asal Italia ini gagal membawa timnya bertahan di kasta tertinggi. Chievo finis di posisi terbawah dengan hanya mengemas 17 poin dari 38 pertandingan, serta tim paling banyak kebobolan dengan 75 kali.

(Sumber: Soccerway)

The post Pemain Dengan Kartu Kuning Terbanyak Di Liga Top Eropa Musim 2018-19 appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

Ditolak Milan, Tiemoue Bakayoko Pilih Bertahan Di Chelsea

Sepakbola.com, Milan – Agen Tiemoue Bakayoko mengkonfirmasi AC Milan tak mau mengaktifkan opsi mempermanenkan kliennya. Meski demikian sang agen juga membeberkan Bakayoko sebenarnya dapat banyak tawaran dari klub lain, tapi gelandang asal Perancis itu lebih suka bertahan di Chelsea.

Rossoneri merekrut Bakayoko di awal musim 2018-19 dengan status pinjaman. Tapi situasinya di San Siro tak berjalan mulus setelah perselisihan dengan pelatih Gennaro Gattuso.

Manajemen Milan pun enggan membayar 35 juta euro untuk mempermanenkan status Bakayoko, setelah mengeluarkan 5 juta euro saat pertama kali meminjamnya.

“Ada beberapa klub yang sangat tertarik dan kami menerima banyak proposal, tapi prioritasnya adalah bersama Chelsea,” kata agen sekaligus saudara kandung Bakayoko, Abdoulaye Bakayoko, kepada L’Equipe.

“Mereka main di Liga Champions dan kami mencari stabilitas. Tiemoue telah memutuskan untuk bertahan di London bersama Chelsea.”

The Blues merekrut Tiemoue Bakayoko dari Monaco pada Juli 2017 dengan nilai transfer 40 juta poundsterling, membuatnya jadi pemain termahal kedua Chelsea ketika itu setelah Fernando Torres.

Tapi pemain 24 tahun ini gagal tampil impresif di musim pertamanya berkostum Chelsea. Performanya kerap menjadi sasaran kritik media, terutama kecerobohan yang membuatnya beberapa kali diusir wasit. [Sumber: Football Italia]

The post Ditolak Milan, Tiemoue Bakayoko Pilih Bertahan Di Chelsea appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.