Category Archives: mesut oezil

Mesut Oezil dicopot karena masalah Muslim Uighur, klaim media Rusia

Mesut Oezil dicopot karena masalah Muslim Uighur, klaim media Rusia

JawaPos.com – Tahap Liga Premier telah bergulir selama lima minggu. Namun, bagi Mesut Oezil, musimnya di Liga Inggris bersama Arsenal sudah berakhir.

Oezil bahkan tidak pernah merasakan atmosfer Liga Premier setelahnya mengulang kembali kompetisi Juni lalu. Hingga musim ini, dia hanya duduk di bangku penonton. Ya, musim ini nama Oezil memang tidak memasukkan 25 pemain untuk skuad Liga Inggris.

Laporan dari media Rusia, Rusia Hari Ini, Tersingkirnya Oezil ternyata tidak semata-mata urusan sepak bola. Menurut jaringan televisi yang dikendalikan negara Rusia, Oezil dikeluarkan dari skuad Arsenal karena pengaruh China.

Pada 13 Desember, Oezil menimbulkan keributan dan kontroversi. Pemain Jerman keturunan Turki itu memposting pernyataan pembelaan terhadap Muslim Uighur yang berada di wilayah Xinjiang di akun Instagram pribadinya.

Menurut surat kabar Inggris Surat harian, Arsenal memiliki kepentingan bisnis utama di China. Di sana, Arsenal memiliki jaringan restoran, menjadi mitra resmi lotre, dan memiliki bisnis penyedia kendaraan.

Efek unggahan Instagram tersebut adalah profil Oezil di akun Weibo miliknya memiliki empat juta pengikut dihapus. Namanya juga dihapus dari video game Pro Evolution Soccer dirilis di Cina.

Meski Arsenal enggan mengomentari soal ini, mereka memenuhinya Rusia Hari Ini indikasi tekanan dari China terlihat jelas. Dua hari setelah Oezil memposting kritiknya kepada pemerintah China tentang Muslim Uighur, CCTV televisi pemerintah China langsung menghentikan siaran pertandingan Arsenal melawan Manchester City.

Manajer Arsenal Mikel Arteta menepis semua spekulasi tersebut. "Yang bisa saya katakan, keputusan ini murni masalah sepak bola," kata Arteta Surat harian.

Selain Oezil, Arteta juga bek tengah kiri Sokratis Papastathopoulos. Hanya, dibanding Sokratis, sosok Oezil lebih berpengaruh di London Colney, kamp latihan Arsenal.

Oezil masih tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Arsenal. Nominalnya hingga GBP 350 ribu (Rp6,69 miliar) per minggu.

& # 39; & # 39; Oezil tidak akan pernah bermain untuk Arsenal lagi. Karena dia tidak akan bisa menekan seperti yang diinginkan Arteta, & # 39; & # 39; tulis mantan bek Inggris dan Manchester City Micah Richards di kolomnya Surat harian.

Richards menulis, Oezil tidak punya keinginan untuk merebut hati Arteta. "Jika seorang pemain memiliki bakat dan ada kemauan untuk bekerja, siapa pun pelatihnya dapat mencarikan ruang untuknya," lanjut Richards. Ya, hubungan Oezil dengan Arteta sudah renggang sejak musim lalu.

Sebelum dicampakkan dari susunan pemain Premier League, nama gelandang berusia 32 tahun itu menghilang dari skuad yang didaftarkan Arsenal ke Liga Europa musim ini. Terlepas dari dua ajang bergengsi tersebut, Oezil tidak bisa dimainkan di Piala Liga dan Piala FA.

Lalu, di manakah Pemain Terbaik Arsenal Musim 2015-2016 untuk sisa paruh musim ini? Padahal, kontrak Oezil baru akan berakhir pada musim panas 2021.

Namun, media Inggris memprediksi Oezil akan menjemput kopernya dari London Utara pada bursa transfer musim dingin 2021. Klub Major League Soccer (MLS), DC United, disebut-sebut siap menampungnya.

Penampilan Oezil bersama Arsenal memang memudar pasca meninggalnya Arsene Wenger dari kursi Arsenal. Karenanya, Wenger pun diwawancarai Sky Sports membela mantan pemain andalannya.

& # 39; & # 39; Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Saya hanya bisa mengatakan, pemain kreatif itu perfeksionis dan terkadang mereka sedikit sensitif dan perlu dimotivasi, ”kata Wenger.

Itu di era Wenger, Oezil didatangkan dari Real Madrid tujuh musim lalu. Semua momen indah Oezil bersama Arsenal terjadi saat dirinya ditangani oleh sang Profesor, julukan Wenger. Karenanya, Wenger menilai ada alasan lain selain hanya perbedaan visi permainan Oezil dan Arteta.

& # 39; & # 39; Oezil adalah pemain sepak bola yang luar biasa. Apa yang terjadi antara dia dan klub tampak lebih konfrontatif. Saya tidak yakin bahwa (menyingkirkan Oezil dari skuad Premier League, Red) memiliki unsur teknis, lebih dari sekadar teknis. Saya yakin itu, ”lanjut pelatih asal Prancis itu.

Mantan bek Arsenal yang juga pernah bermain bersama Oezil, Per Mertesacker, sudah menduga fokus Oezil terbagi tahun ini. Dilaporkan situs web London Evening Standard, Mertesacker di dalam podcast Klick dan Rush merasa Oezil belum memikirkan penampilannya.

& # 39; & # 39; Dia menikah, dia punya keluarga. Dia benar-benar berbeda seperti Oezil, yang saya kenal selama waktunya di (Werder) Bremen, Arsenal dan tim nasional Jerman, "kata Mertesacker.

Betapa Sulitnya Menyingkirkan Pemain Senior Dengan Gaji Melambung Tinggi

Betapa Sulitnya Menyingkirkan Pemain Senior Dengan Gaji Melambung Tinggi

JawaPos.com-Hal tersulit yang dilakukan di bursa transfer adalah melepas pemain senior yang memiliki gaji tinggi. Tanya saja Arsenal dan Juventus. Meski tidak lagi secara implisit dibutuhkan, Mesut Oezil (Arsenal) dan Sami Khedira (Juventus) tetap bertahan musim ini.

Oezil masih menjalani musim kedelapan bersama The Gunners, meski pemilik nomor 10 itu tak lagi masuk dalam rencana manajer Mikel Arteta. Tidak sekali pun gelandang berdarah Turki itu bermain meski Arsenal sudah enam kali berlaga di musim ini di tiga ajang berbeda.

Arsenal makin geram dengan kehadiran Oezil karena gaji pemain yang per 15 Oktober genap 32 tahun itu paling tinggi atau GBP 350 ribu (Rp 6,7 miliar) per pekan. Kondisi tersebut membuat Arsenal kesulitan untuk mendatangkan gelandang Olympique Lyon Houssem Aouar dan gelandang Atletico Madrid Thomas Partey.

"Selama Arsenal tidak bisa mengurangi beban gaji di skuad saat ini, sulit bagi mereka untuk mendapatkan rekrutan baru," tulis London Football.

Penembak memang sulit menemukan klub baru untuk Oezil. Surat harian Seperti dilansir Fenerbahce, sebagai klub terakhir yang menghubungi Oezil, ia keberatan harus memberikan gaji yang sama kepada mantan pemain Real Madrid itu dengan gaji Arsenal saat ini.

Situasi Khedira di Juve mirip dengan Oezil. Namun, berbeda dengan Blaise Matuidi dan Gonzalo Higuain yang sukses "ditendang", Juve kehabisan waktu untuk melepas Khedira musim panas ini.

Karena itu, gelandang berusia 33 tahun itu tidak mau menerima gaji yang lebih rendah dari gaji yang diterimanya saat ini di Juve. Yakni, EUR 214 ribu (Rp 3,7 miliar) per minggu.