Category Archives: leeds united

Bingung dengan Lewandowski, gelandang Bayern dilepas ke Leeds?

Bingung dengan Lewandowski, gelandang Bayern dilepas ke Leeds?

JawaPos.com-1–4 kekalahan telak pada 1899 Hoffenheim spieltag.dll Bundesliga Kedua Minggu lalu (27/9) bukan satu-satunya noda bagi Bayern Munich yang memulai pekan ini.

Sehari setelah pertandingan di Rhein-Neckar-Arena, skuad Bayern diguncang pertarungan dua pemain saat sesi latihan di Saebener Strasse. Mereka adalah striker Robert Lewandowski dan gelandang muda Michael Cuisance.

Tulis Bild, Lewy – sapaan Lewandowski – siapa yang memulai kejadian itu. Dia menangani Cuisance untuk membuat pemain Prancis itu jatuh. Pemain berusia 21 tahun itu emosional dan segera datang ke Lewy.

Memang tidak terjadi baku hantam. Tapi, Cuisance semakin kesal karena Lewy mengabaikannya. Setidaknya melangkah untuk meminta maaf.

Insiden tersebut membuat der trainer Hans-Dieter "Hansi" Flick turun tangan. Hansi segera berpelukan dan berbicara dengan Cuisance.

Bavarian Football Works melaporkan bahwa Lewy akhirnya berbicara dengan Cuisance setelah sesi latihan. Pencetak gol terbanyak Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions dikatakan memberi tahu Cuisance bahwa persaingan di Bayern begitu keras sehingga insiden dalam latihan seperti itu biasa terjadi.

Sebelum Lewy dan Cuisance, gelandang Leon Goretzka dan bek tengah Jerome Boateng bertengkar di akhir Januari. Sebelumnya, Lewy juga sempat berkonfrontasi dengan pemain sayap Kingsley Coman tahun lalu dan bertengkar dengan bek Mats Hummels dua tahun lalu.

Hummels saat ini membela Borussia Dortmund setelah meninggalkan Bayern musim panas lalu.

Entah karena ribut dengan Lewy atau bukan, masa depan Cuisance dengan Bayern disebut-sebut tak akan lama. Pasalnya, Bayern diklaim tergiur melepas eks gelandang Borussia Moenchengladbach (2017-2019) itu ke klub Liga Inggris Leeds United. Apalagi, The Whites –julukan Leeds – berani membayar cukup mahal atau sekitar EUR 20 juta (Rp 348,5 miliar).

Dengan pertahanan sebaik Liverpool sendiri, Leeds bisa mencetak banyak gol

Dengan pertahanan sebaik Liverpool sendiri, Leeds bisa mencetak banyak gol

JawaPos.com – Juara bertahan Liverpool FC mengawali Liga Inggris 2020-2021 dengan kemenangan atas Leeds United kemarin (13/9). Namun, LFC membutuhkan penalti Mohamed Salah dua menit sebelum waktu normal habis untuk menang 4-3.

Pertandingan di Anfield membuat The Whites – julukan Leeds – klub kedua yang mencetak tiga gol melawan LFC di Anfield tahun ini setelah Chelsea musim lalu.

Yang memprihatinkan, Luke Ayling dkk memainkan skema serangan balik yang luar biasa. Mengingatkan pada serangan balik Leicester City saat menjuarai Premier League 2015-2016. Lihat saja Whites & # 39; tiga gol melawan Alisson Becker. Semua membangun serangan hanya membutuhkan 2–3 pemain.

Prosesnya selalu dimulai dengan bola panjang. "Leeds United bisa mempersulit klub lain dengan bermain seperti itu," kata bek LFC Virgil van Dijk, yang pada pertandingan kemarin. kekeliruan untuk BBC Sport.

Tiga gol dari enam tembakan membuktikan keefektifan serangan skuad Marcelo Bielsa. Juara Championship musim lalu itu juga mencatatkan diri dalam sejarah Premier League sebagai klub dengan tekel terbanyak di Anfield pada era pelatih LFC Juergen Klopp.

Total, Ayling dkk membuat 33 tekel. Lebih banyak dari statistik Newcastle United di musim pertama Klopp (2015– 2016) dengan 31 kali. Ciri itu juga ada di The Foxes, julukan Leicester City, 2015-2016.

& # 39; & # 39; Liverpool adalah klub yang selalu memberi tekanan pada lawan. Kali ini, merekalah yang berada di bawah tekanan Leeds, ”kata sang pandit Sky Sports Graeme Souness.

Seorang mantan bek LFC yang juga seorang pandit Sky Sports Lainnya Jamie Carragher mengatakan bahwa klub-klub besar yang menjadi kandidat lawan los blancos harus mempersiapkan pertahanan yang kokoh musim ini.

& # 39; & # 39; Dengan pertahanan sebaik Liverpool mereka bisa mencetak banyak gol. Malah saya yakin skor akhirnya bisa 7-7, ”kata Carra, panggilan akrab Carragher.

Berbicara di situs resmi klub, Bielsa menilai kemampuan individu para pemain LFC yang menjadi pembeda di hasil akhir pertandingan. “Yang membuat kami bahagia adalah kami telah mampu merusak permainan mereka (LFC, Red) sehingga tidak bisa bermain bagus seperti biasanya,” jelas pelatih berjuluk El Loco itu.

PRATINJAU: Liverpool vs Leeds United, Misi Bielsa untuk Menaklukkan Anfield

PRATINJAU: Liverpool vs Leeds United, Misi Bielsa untuk Menaklukkan Anfield

JawaPos.com – Pepatah bertahan lebih sulit daripada menang seperti yang dirasakan Liverpool FC di Premier League 2020-2021. Apalagi, ada motivasi yang akan dibawa lawan-lawan Liverpool musim ini. Yakni, mengalahkan The Reds. Terutama di Anfield.

"Kami dan 18 klub lain harus memiliki misi yang sama saat menghadapi mereka (Liverpool). Mengalahkan mereka, terutama di Anfield," kata Liam Cooper, kapten dan bek tengah Leeds United, di situs resmi klub.

Cooper dan klubnya sudah memiliki kesempatan di pekan pertandingan perdana musim ini. Leeds United akan menghadapi Liverpool di Anfield malam ini (Siaran langsung Mola TV pukul 23.30 WIB). Meski sempat dipromosikan, Si Putih bersama pelatih ternama dan berpengalaman seperti Marcelo Bielsa menjadi kandidat yang cukup menyulitkan The Reds.

"Mentalitas (Leeds) mereka akan meningkat 10 persen untuk mempermalukan kami," katanya fullback Hak Liverpool atas Trent Alexander-Arnold Sky Sports.

Pemain yang biasanya tertulis namanya TAA ini paham karena itulah mentalitas klub di awal setiap musim. Yakni, mengalahkan sang juara bertahan.

"Sama seperti saat kami menganggap (Manchester) City sebagai tim yang harus dikalahkan dalam dua musim terakhir," imbuh Pemain Muda Terbaik Premier League 2019-2020.

Terakhir kali Liverpool kalah di Anfield adalah tiga musim lalu. Yakni, ketika Crystal Palace mencuri tiga poin berkat kemenangan 2-1 pada 24 April 2017. Dan, hanya dua tim lain yang mampu melakukannya di era pelatih Juergen Klopp. Swansea City (3-2 pada 21 Januari 2017) dan Manchester United (1-0 pada 17 Januari 2016).

Dalam sejarah Liga Inggris, Liverpool tidak pernah kehilangan tiga poin di awal pekan pertandingan. Terakhir kali ini terjadi pada era Divisi Satu 1984–1985. Liverpool ditahan 3-3 oleh tuan rumah Norwich City.

Meski begitu, ada memori yang harus diperhatikan Liverpool. Yakni, on matchweek yang pertama di musim 2016-2017 ketika juara bertahan Leicester City dikalahkan 1-2 oleh juara Championship Hull City. Hanya, pertandingan berlangsung di kandang Hull City.

Salah satu keunggulan yang tercermin dari performa Leeds United musim lalu adalah mentalitas selalu ingin menang di kandang lawan. Dari 23 laga tandang, los blancos menang 13 kali dan jumlah kekalahan hanya 6 kali.

Pernyataan Bielsa seolah menegaskan bahwa Leeds United tak takut bermain di Anfield. "Anfield hanyalah Anfield. Tentang itu (ajaib Anfield, Red) hanya terjadi saat stadion penuh," kata Bielsa. Sky Sports.

Saat masih dalam pandemi Covid-19, pertandingan Liga Inggris musim ini masih berjalan tanpa penonton seperti saat ini. mengulang kembali musim terakhir.

Taktik bentrok dengan Bielsa yang merupakan debutan Premier League menarik perhatian Klopp. Kepada BBC Radio 5 Live, Klopp mengantisipasi "ledakan" The Whites kembali ke Liga Premier setelah 16 tahun.

"Mereka memiliki pelatih kelas dunia dan saya pikir ini akan menjadi pertandingan bersejarah bagi mereka yang akan sulit kami selesaikan," kata pelatih terbaik di dunia (Pelatih Pria Terbaik FIFA 2019).