Category Archives: Internasional

Asal Mula Tiang Sudut Lapangan

Sepakbola.com – Secara kasat mata, tiang bendera kecil di keempat penjuru lapangan tampak seperti hiasan. Tapi tahukah kamu? Tiang bendera ini bukan sekedar pelengkap, tapi sudah diatur dalam undang-undang permainan FIFA.

Pertandingan tidak akan dimulai jika empat tiang di sudut hilang atau tidak lengkap. Inilah yang terjadi saat Manchester United menghadapi Huddersfield Town pada pekan ke-37 Liga Inggris 2018-19.

Tiang sepak pojok tampak remuk usai dihajar Isaac Mbenza, pencetak gol Huddersfield yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Wasit Lee Mason enggan memulai pertandingan sebelum panitia pertandingan menggantinya dengan yang baru. Setelah 11 menit permainan kembali ke jalurnya pada menit 71 setelah staf tuan rumah mengganti tiang sudut baru. Tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan Lee Mason, karena itu tertulis dalam undang-undang permainan FIFA dan FA.

Mengacu pada UU 17 dalam dokumen UU Permainan FIFA – poin kedua dari prosedur tendangan sudut, disebutkan bahwa tiang bendera tidak boleh dilepas. Dokumen tersebut juga mengatur posisi, tinggi dan material tiang pancang.

Dalam UU 9 – tiang bendera berfungsi untuk menentukan keputusan wasit apakah bola keluar lapangan untuk lemparan ke dalam atau untuk tendangan gawang. Sederhananya, dengan hanya melihat tiang, juri bisa mengetahui bola melewati garis belakang atau garis samping ketika posisi wasit terlalu jauh dari sudut lapangan. Permainan juga berlanjut jika bola memantul setelah membentur tiang.

Sejarah awal

Berdasarkan Football-Stadium.co.ukMunculnya empat tiang bendera ini sebenarnya sudah ada sebelum penggunaan sudut melalui Aturan Sheffield. Sebelumnya ada sistem yang dikenal sebagai & # 39; Rouges & # 39 ;, di mana empat tiang berfungsi untuk memberikan poin kepada tim lawan. Poin diberikan jika bola melewati sisi antara tiang gawang dan tiang sudut.

Aturan Sheffield diperkenalkan serta menggantikan sistem Rouge pada tahun 1868. Dalam sistem baru ini, tendangan sudut dan gawang diperkenalkan. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) adalah yang pertama mengadopsi aturan tersebut dan menerapkannya pada musim perdana Piala FA 1871-72.

(Sumber: FIFA / Football-Stadium)

Posting The Origin of Field Corner Pole muncul pertama kali di Berita Sepak Bola, livescore, jadwal & sorotan GOL!.

[SEJARAH BOLA] 7 Juni 1970: Sundulan Pele Vs Penyelamatan Ikonik Gordon Banks

7 juni 1970

Sepakbola.com – Hari ini, 7 Juni, 39 tahun lalu kiper Inggris, Gordon Banks, membuat penyelamatan paling legendaris dalam sejarah sepakbola. Ia mengagalkan peluang superstar Brasil, Pelé pada Piala Dunia 1970.

Inggris yang merupakan juara bertahan menghadapi Brasil dalam pertandingan kedua fase grup. Dalam kondisi skor tanpa gol pada sepuluh menit pertama, Brasil menusuk pertahanan Inggris dari sayap kanan. Winger Jairzinho berhasil mengarahkan bola hingga ke batas garis gawang di sisi kanan gawang sebelum mengirim umpan silang ke tiang jauh.

Pele melompat dan memenangi duel udara melawan defender Tim Tiga Singa. Bola sundulan Pele melaju cukup kencang mengarah ke sudut gawang. Bola memantul tanah di muka gawang dan tampaknya akan terjadi gol. Namun dengan cekatan Banks melompat menerkam untuk membuat penyelamatan yang nyaris tak masuk akal. Bola keluar lapangan dan menghasilkan tendangan sudut.

Aksi mustahil Banks

Bicara mengenai penyelamatan ikonik tersebut, Banks mengaku tak menduga Pele bisa menyambut umpan Jairzinho. “Saya yakin bola terlalu tinggi untuk dijangkau siapapun, tapi kemudian saya lihat Pele. Ia bisa melimpat lebih tinggi untuk menyambut bola dengan dahinya.”

Bola sundulan Pele terbilang menyulitkan. Pasalnya bola yang memantul tanah seringkali sulit untuk di antisipasi arahnya. Pelé berkata, “Dia (Banks) datang tiba-tiba. Sundulan saya sempurna mengarah ke satu sudut sementara Banks berada di sudut lain.”

“Saya sudah bersiap berteriak gol, saat Banks, [bergerak] seperti salmon melompati air terjun. Melompat ke udara dan berhasil menepis bola melambung ke atas mistar. Sebuah aksi yang mustahil.”

Penyelamatan paling terkenal

Sayangnya, Inggris akhirnya gagal menahan laju serangan bertubi-tubi dari Brasil. Jairzinho akhirnya mencetak gol tunggal kemenangan pada menit ke-59. Meski begitu penyelamatan ikonik Gordon Banks menjadi aksi paling dikenang dari laga tersebut.

Brasil kemudian lolos ke babak perempat final setelah memastikan diri sebagai juara Grup 3 dengan menyapu bersih tiga laga. Sementara Inggris tetap mendampingi sebagai runner-up grup dengan memenangi dua laga melawan Rumania dan Cekoslovakia.

Langkah Inggris kemudian dihentikan Jerman Barat di fase perempat final dengan skor 3-2 dalam laga yang berlangsung hingga perpanjangan waktu. Sementara Brasil melaju hingga final dan menjadi juara setelah mengalahkan Italia di final. Dan Pele menyumbang satu gol dalam kemenangan 4-1 di partai puncak.

The post [SEJARAH BOLA] 7 Juni 1970: Sundulan Pele Vs Penyelamatan Ikonik Gordon Banks appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

5 Klub Besar Eropa Yang Akan Sangat Aktif Di Bursa Transfer

Sepakbola.com – Bursa transfer musim panas telah mendatangi sepakbola Eropa, dan klub-klub besar akan memberikan usaha terbaik mereka untuk memperbaiki tim dan menghabiskan dana transfer dengan optimal. Berikut adalah lima klub yang akan sangat sibuk di bursa transfer kali ini.

Manchester United

Ole Gunnar Solksjaer mengambil peran manajer di Manchester United setelah Jose Mourinho gagal membangun timnya untuk menantang Manchester City di klasemen. Namun kesalahan tidak semuanya berada di tangan Mourinho, karena Solskjaer pun kesulitan untuk membuat perubahan dengan skuat yang ada saat ini. Untuk mengembalikan kejayaan mereka, Manchester United sangat membutuhkan kesepakatan transfer yang brilian.

Banyak bintang tim utama yang diperkirakan akan pergi musim panas ini. Dan untuk transfer masuk, Manchester United membutuhkan striker yang produktif dan bek sayap yang dinamis. Ed Woodward pasti akan sangat sibuk selama proses pembangunan kembali tim Manchester United musim panas ini.

PSG

PSG gagal memenangkan Liga Champions musim ini dan gagal untuk memanfaatkan bakat terbaik mereka di tim untuk meraih kesuksesan di Eropa. Neymar dan kawan-kawan gagal memperkuat posisi PSG di sepak bola Eropa, meski memiliki modal yang sangat baik dari sisi kualitas tim dan keuangan klub.

Perombakan tim dikabarkan akan terjadi dan tidak akan mengejutkan jika PSG melakukan banyak kegiatan transfer musim panas ini. Tujuan utama mereka adalah mengangkat trofi Liga Champions, dan PSG belum akan berhenti mendapatkan pemain bintang hingga itu berhasil mereka wujudkan.

Ajax

Ajax menunjukkan performa luar biasa di sepanjang musim. Dan melihat tim Ajax ini, jumlah pemain berkualitas yang mereka miliki terlalu banyak. Para pemain muda seperti Donny van de Beek, Matthijis de Ligt dan banyak lagi akan menjadi incaran banyak klub terkenal.

Klub-klub top Eropa akan secara ketat memonitor situasi pemain di Ajax, karena kelompok pemain di klub itu telah menunjukkan kepada dunia apa yang mampu mereka lakukan.  Dan Ajax pasti akan mengalami kesulitan mempertahankan pemain mereka ketika tawaran menggiurkan datang.

Bayern Munich

Bayern memiliki skuat yang sudah tua yang sekarang, dan itu merefleksikan penampilan mereka. Para pemain seperti Frank Ribery, Arjen Robben dan banyak lagi telah menjadi sosok hebat bagi klub, tetapi dengan usia rata-rata pasukan Niko Kovac saat ini berada di atas 27 tahun.

Mungkin sudah waktunya bagi Bayern Munich untuk merombak tim mereka dengan signifikan. Bayern akan berusaha untuk mendapatkan kesepakatan krusial musim panas ini karena mereka ingin membentuk kembali skuat mereka dan mencapai puncak sepak bola Eropa sekali lagi.

Real Madrid

Zinedine Zidane telah kembali dan pelatih itu akan berusaha meniru kesuksesan yang telah diraih di masa lalu, di mana mereka memenangkan 3 gelar Liga Champions secara berturut-turut. Nama-nama besar dikabarkan akan pergi, sementara itu talenta kelas dunia diperkirakan akan tiba.

Nama-nama besar seperti Eden Hazard dan Paul Pogba dikabarkan berada di daftar target transfer mereka, dan itu memberi kita alasan besar untuk bersemangat pada bursa transfer pertengahan tahun ini.

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Setyo Bagus

The post 5 Klub Besar Eropa Yang Akan Sangat Aktif Di Bursa Transfer appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

[SEJARAH BOLA] 8 Juni 1990: Auman Pertama Singa Afrika Di Piala Dunia

Sepakbola.com – Hari ini, 8 Juni, 29 tahun lalu, Kamerun mencatat sejarah saat menghempaskan Argentina di laga pembuka Piala Dunia 1990 dengan skor 1-0. Ini menjadi kemenangan kejutan tim underdog melawan juara bertahan.

Kamerun yang berjuluk Indomitable Lions datang ke Italia 1990 tanpa pernah memenangi laga di ajang Piala Dunia. Pengalaman mereka hanya tiga kali bermain imbang di edisi 1982. Fakta lainnya, tak ada satupun tim Afrika yang pernah memenangi pertandingan sepanjang penyelenggaraan turnamen akbar sejagat.

Kejutan sembilan pemain Kamerun

Nyaris tak ada yang memprediksi Kamerun akan bisa mengimbangi permainan Argentina dalam petandingan yang digelar di San Siro, Milan.

Pada kenyataannya, Singa Afrika mampu membungkam lini depan Albiceleste yang dipimpin Diego Maradona. Kedua tim bermain tanpa gol hingga turun minum. Peluang Kamerun bahkan semakin menciut ketika mereka harus kehilangan gelandang André Kana-Biyik yang terkena kartu merah langsung di menit 61.

Kemudian, kejutan justru terjadi enam menit pasca pengusiran Kana-Biyik. Menyusul situasi tendangan bebas pada menit 67, bola yang terdefleksi melambung di depan mulut gawang sebelum disundul penyerang François Omam-Biyik. Penjaga gawang Argentina Nery Pumpido membuat blunder karena gagal menjinakkan bola yang meluncor pelan mengarah ke tengah gawang. Bola lupt dari tangkapan dan bergulir massuk ke gawang Argentina.

Tertinggal 0-1, Argentina menekan habis-habisan di sisa babak pertama. Meski begitu mereka gagal mencetak gol penyeimbang bahkan setelah bek Kamerun Benjamin Massing terkena kartu merah di menit 88. Waktu terlalu pendek untuk membobol gawang Kamerun yang hanya menyisakan sembilan pemain di lapangan.

Beda cerita fase gugur

Kejutan Kamerun berlanjut di penyisihan Grup B berikutnya. Rumania berhasil ditekuk di laga kedua. Kekalahan di pamungkas grup lawan Uni Soviet tak lagi berpengaruh, Singa Afrika lolos ke fase gugur dengan status juara Grup B.

Argentina kemudian meraih kemenangan lawan Uni Soviet dan bermain imbang lawan Rumania. Beruntung Maradona dkk masih bisa lolos dari penyisihan grup sebagai satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.

Peruntungan kemudian tertukar di fase gugur. Sempat mengalahkan Kolombia di babak 16 besar, langkah Kamerun dihentikan Inggris di babak perempat final dalam laga ketat yang berakhir hingga perpanjangan waktu.

Di sisi lain, Argentina yang terseok di penyisihan grup berkasil lolos ke partai final meski harus dua kali berjuang hingga adu penalti di fase perempat final dan semi final. Final edisi 1986 terulang, Argentina kembali jumpa Jerman Barat. Tetapi berbeda dengan Piala Dunia Meksiko, Jerman Barat mampu menumbangkan Argentina berkat gol tunggal Andreas Brehme dari titik putih.

The post [SEJARAH BOLA] 8 Juni 1990: Auman Pertama Singa Afrika Di Piala Dunia appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

[VIDEO] Sejarah Lagu “You’ll Never Walk Alone”

Sepakbola.com – Lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para penggemar di stadion sepak bola, seringkali tampak sepele karena berulang dan tidak memiiki konsep yang jelas. Tapi itu tidak berlaku dengan lagu You’ll Never Walk Alone, sebuah nyanyian yang memiliki tautan nyata ke sejarah sepak bola.

“When you walk through a storm
Hold your head up high
And don’t be afraid of the dark
At the end of a storm
There’s a golden sky
And the sweet silver song of a lark”.

Lirik lagu You’ll Never Walk Alone lahir tahun 1945 dan ditujukan untuk menghibur keluarga yang menderita selama Perang Dunia Kedua. Lagu ini berakhir dengan lirik “walk on with hope in your heart and you’ll never walk alone” yang berarti “teruslah berjalan dengan harapan di hatimu dan kamu tidak akan pernah berjalan sendirian”.

Awalnya, lagu ini dibuat (oleh Richard Rodgers dan Oscar Hammerstein II) untuk sebuah drama musikal Amerika, yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film pada tahun 1956. Lagu itu muncul ketika tokoh utama musikal itu, Julie Jordan, mengetahui tentang bunuh diri suaminya.

Frank Sinatra adalah musisi pertama yang merekam lagu ini pada tahun 1945. Setelah itu ada 15 musisi lain yang merekam ulang lagu ini, termasuk Nina Simone dan Ray Charles.

Tahun 1963 adalah titik balik lagu ini, Gerry and the Peacemakers, sebuah band muda Inggris dari Liverpool, merekamnya dan membuatnya sangat populer hingga masuk ke stadion sepak bola. Pada era 1960-an ada tradisi pemutaran 10 tangga lagu terbaik sebelum pertandingan. Tak pelak, Lagu You’ll Never Never Walk Alone dimainkan di Anfield selama satu musim penuh. Bahkan ketika YNWA versi Gerry dan Peacemakers keluar dari tangga lagu, lagu itu terus dimainkan di Anfield karena tuntutan suporter ketika itu.

Lahirnya sebuah anthem

Sejak itu, para pendukung The Reds telah menemukan nyanyian mereka. Selain lirik yang mudah diingat dan membangkitkan semangat para pemain, melodinya juga sangat kuat. You’ll Never Walk Alone pun telah mewarnai perjalanan Liverpool di saat-saat terbaik dan terburuknya.

Pada 15 April 1989 Liverpool menghadapi Nottingham Forest di Sheffield. Stadion Hillsborough yang dibangun untuk Piala Dunia 1966, tidak memiliki tempat duduk lagi di sisi Barat untuk suporter. Penumpukan penonton pun terjadi, hingga menyebabkan tewasnya 96 orang. Pada tahun 2016, polisi yang hadir dalam pertandingan itu dinyatakan bersalah atas insiden mematikan ini.

Padahal pada saat itu pers dan publik menyalahkan suporter Liverpool. You’ll Never Walk Alone telah menjadi simbol perjuangan untuk memperingati korban yang salah dituduh sebagai korban tragedi Hillsborough.

Lintas batas, lintas generasi

Meskipun versi Gerry and Peacemakers menjadi pilihan fans Liverpool hingga saat ini, klub lain juga ada yang mengadopsinya. Sejak era 1990-an, lagu YNWA juga menjadi pilihan suporter Borussia Dortmund. Kemudian pada 1996, band asal kota Dortmund bernama Pur Harmony, membuat versi baru dengan lebih berirama dari versi Gerry dan Peacemakers.

Kini bukan hanya Liverpool dan Dortmund yang menggunakan YNWA sebagai anthem klulb. Ada juga Celtic (Glasgow), FC Tokyo dan Feyenoord (Rotterdam). Ini sebuah bukti bahwa lagu You’ll Never Walk Alone tak lekang oleh waktu dan menjadi salah satu lagu lintas generasi selama lebih dari 70 tahun.

Lagu ini tidak hanya duputar di stadion sepak bola. Pada 2001 Barbara Streisand menyanyikan You’ll Never Walk Alone di upacara Penghargaan Emmy untuk memperingati 2.977 orang yang terbunuh oleh serangan teroris 11 September. Pada tahun 2009 Renée Fleming menyanyikannya di pelantikan presiden Barack Obama.

(Sumber: Francemusique)

The post [VIDEO] Sejarah Lagu “You’ll Never Walk Alone” appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

4 Nama Favorit Untuk Menangkan Ballon d’Or 2019

Sepakbola.com – Ballon d’Or merupakan penghargaan individual tertinggi pesepakbola dan tentunya banyak pemain yang mengidam-idamkannya. Dalam satu dekade terakhir penghargaan ini terus didominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, masing-masing memenangkan lima dan dihentikan Luca Modric tahun lalu usai gelandang Real Madrid ini juara Liga Champions tiga kali berturut-turut serta menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2018.

Tahun ini kemungkinan akan ada wajah baru yang akan mengangkat penghargaan Ballon d’Or. Terdapat beberapa pemain yang menonjol ketimbang Messi dan Ronaldo. Berikut kandidat peraih Ballon d’Or 2019.

Lionel Messi

Bintang Argentina ini kembali konsisten dan secara individu ini adalah musim terbaiknya. Dia mencetak 36 gol dan 13 assist di La Liga, 12 gol dan tiga assist di Liga Champions serta tiga gol di Copa del Rey. Ini pencapaian yang luar biasa, tetapi itu hanya membantu Barca memenangkan LaLiga, mereka kalah di semifinal Liga Champions secara mengejutkan dari Liverpool dan juga kalah di final Copa del Rey melawan Valencia.

Barcelona bergantung pada Messi, selain Suarez tidak ada pemain lain yang cukup menonjol di Barcelona. Suarez juga tidak apik di Liga Champions, dia hanya mencetak 1 gol dari 10 pertandingan. Artinya, musim 2018-2019 Barcelona adalah Messi, untuk perjuangannya tersebut dia layak dinominasikan.

Eden Hazard

Hazard menjadi bintang utama saat final Liga Europa melawan Arsenal, performaya pada pertandingan itu sangat luar biasa dan ditambah dengan dua gol yang memastikan kemenangan Chelsea.

Hazard salah satu penyerang paling komplit di dunia, dan dia membawa permainan Chelsea ke level yang lebih baru. Mirip dengan Messi, Hazard sering sendirian untuk memberikan kemenangan pada timnya dan berjuang mati-matian saat rekan-rekannya buruk. Dia selalu menonjol di Chelsea.

Kylian Mbappe

Pemain muda yang membuat semua orang terkagum-kagum, dia adalah penerus bintang baru dunia sepakbola. Di Perancis dia mencetak 39 gol dan 17 assist dari semua kompetisi yang menunjukkan dia salah satu yang terbaik di dunia.

Mbappe urutan kedua dalam perebutan Sepatu Emas Eropa dengan 33 gol, dia hanya kalah dari Lionel Messi. Jelas dia punya peran yang sangat besar untuk PSG musi 2018-2019 apalagi di musim ini PSG harus kehilangan Neymar untuk sebagian besar pertandingan. Mbappe membuat absennya Neymar tdak begitu berarti untuk PSG.

Hanya saja pencapaian PSG di Liga Champions agak buruk, mereka tereliminasi di babak 16 besar di tangan tim yang sedang susah payah, Manchester United.

Virgil van Dijk

 

Virgil Van Dijk Bek Terbaik Di Dunia virgil van dijk liverpool liga inggris premier league

Bintang Liverpool ini kandidat terkuat memenangkan Ballon d’Or 2019 setelah Liverpool memenangkan final Liga Champions dengan skor 2-0 melawan Tottenham Hotspur. Van Dijk punya peran sangat penting di pertahanan Liverpool, mengubah lini belakang The Reds menjadi paling kuat di Premier League karena paling sedikit kebobolan. The Reds hanya kebobolan 22 gol musim 2018-2019 padahal musim sebelumnya pertahanan mereka termasuk yang terburuk.

Bukan karena kuat sebagai bek, tetapi van Dijk mengorganisir rekan-rekannya untuk bertahan, kepemimpinannya untuk pemain-pemain muda Liverpool seperti Alexander-Arnold dan Robertson sangat penting. Dia juga pandai membangkitkan semangat timnya, tenang dan jarang membuat keputusan yang salah. Dia bek pertama yang memenangkan Pemain Terbaik PFA setelah John Terry pada tahun 2005.

Banyak yang beranggapan pemenang Liga Champions akan memenangkan Ballon d’Or juga dan itu mungkin akan menjadi kenyataan. Van Dijk akan menjadi bek keempat yang meraih Ballon d’Or?

 

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

The post 4 Nama Favorit Untuk Menangkan Ballon d’Or 2019 appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

5 Pemain Besar Yang Pensiun Musim 2018-19

Sepakbola.com – Setelah mencatatkan karier yang luar biasa sebagai pesepakbola profesional, musim 2018-2019 menjadi akhir perjalanan bagi beberapa pemain dengan nama besar.

Permainan terus berkembang setiap saat dan usia pemain tidak bisa dihentikan, akan terus bertambah dan raga mereka juga semakin menurun. Mau tidak mau, mereka akan terisisihkan dan digantikan pemain baru.

Memang ini cukup menyedihkan bagi penggemar mereka, tetap sepak bola tidak punya pilihan lain, merek tidak bisa mempertahankan pemain yang tidak bisa mengikuti perkembangan klub lagi.

Berikut 5 pemain yang menyatakan pensiun setelah musim 2018-2019:

5. Petr Cech

Final Liga Europa pertandingan terakhir Cech, tapi Arsenal kalah telak lawan Chelsea. Itu menandai akhir dari 20 tahun karier Cech, yang pindah ke London pertama kali tahun 2004 dari klub Perancis, Rennes.

Cech memenangkan Golden Glove Premier League empat kali dan masuk tim PFA dua kali. Dia tampil 494 kali untuk Chelsea – paling banyak untuk pemain dari luar Inggri. Cech juga merasakan empat kali juara Premier League, empat Piala FA, tiga Piala Liga, serta masing-masing sekali juara Liga Europa dan Liga Champions.

Cech pindah Arsenal pada tahun 2015 usai kehilangan tempatnya di Chelsea, dia memenangkan Piala FA dan mencatatakan 40 clean sheets dari 110 penampilan di Premier League. Total Cech mencatat 220 clean sheets selama kariernya di Premier League. Pada pertandingan terakhirnya, dia kebobolan empat kali melawan klub yang membesarkan namanya.

4. Andrea Barzagli

barzagli matuidi juventus Tottenham Hotspur Di Liga Champions

Apil 2019 Barzagli memutuskan pensiun dari sepakbola akhir musim 2018-2019. Debut profesionalnya adalah bersama klub semi-profesional Rondinella pada 1998. Barzagli lalu debut di Serie A bersama Chievo tahun 2003 dan akhirnya terkenal saat bermain untuk Palermo. Tahun 2008 dia kontrak Wolfsburg, dua setengah musim di sana dan dia memenangkan Bundesliga.

Tahun 2011 Barzagli kembali ke Italia, bergabung dengan Juventus dan kemudian memenangkan 8 gelar Serie A berturut-turut antara tahun 2012 dan 2019 termasuk empat gelar Coppa Italia antara tahun 2015 hingga 2018. Bersama Leonardo Bonucci dan Giorginio Chiellini mereka membentuk tembok kokoh di lini belakang Juventus.

Orang-orang menganggapnya terlambat berkembang karena pemain 38 tahun ini baru menonjol dalam beberapa tahun terakhir. Kecerdasannya, kemampuan dia udara dan kemampuan menghalau bola satu lawan satu membuatnya menjadi bek tangguh. Dia anggota tim kunci Juve dan timnas Italia.

3. Yaya Toure

Mantan pemain Manchester Citym Barcelona dan timnas Pantai Gading pensiun setelah kontraknya diakhiri klub Yunani Olympiakos musim 2018-2019. Toure bercita-cita menjadi striker saat muda, tetapi di menjadi bek tengah untuk Barcelona di final Liga Champions 2009.

Toure melewati sebagian besar kariernya sebagai gelandang box to box untuk klub dan negara, dia dianggap salah satu pemain terbaik dunia di posisinya. Salahs satu pemain Afrika terbaik sepanjang masa, Toure terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014.

Kekuatan utama Toure adalah jaangkauannya mengitari lapangan, ketajaman penglihatan dan kemampuan fisik. Dia berbakat dengan teknik dan kontrol bola yang baik dan dia juga sangat bagus menghancurkan serangan lawan dan merebut kembali bola. Dia juga finisher yang mumpuni, kekuatan dan akurasi tendangannya sering membobol gawang lawan dari luar kotak penalti.

2. Robin Van Persie

Legenda sepakbola dan sundulannya di Piala Dunia 2014 saat melawan Spanyol tidak akan terlupakan. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk timnas Belanda dan dianggap salah satu striker terbaik di generasinya.

Van Persie debut senior dengan Feyenoord musim 2001-02 dan dia memenangkan Piala UEFA dan diberi penghargaan Football Talent of the Year. Dia bergabung dengan Arsenal tahun 2004 dengan nilai transfer 2,75 poundsterling untuk menjadi pengganti Dennis Bergkamp. Setelah menjadi kapten Arsenal tahun 2011, van Persie bergabung dengan Manchester United dan dia dilepas ke Fenerbache tahun 2015 dan kemudian kembali ke Feyenoord Januari 2018 dengan gratis. Dia memenangkan Pial Belanda untuk pertama kalinya.

1. Xavi Hernandez

Gelandang paling luar biasa sepanjang masa, dia bersama jajaran Zinedine Zidane dan Pirlo dan merupakan generasi emas Spanyol yang memenangkan 2 Euro serta 1 Piala Dunia dalam waktu 4 tahun. Xavi bergabung dengan La Masia pada usia 11 tahun, debut melawan Malorca pada Agustus 1998. Secara keseluruhan dia bermain 700 pertandingan dan mencetak 85 gol. Xavi pemain pertama yang tampil 150 kali di kompetisi Eropa dan Piala Dunia. Dia adalah inti dari permainan tiki-taka Barca.

Bersama Barcelona Xavi memenangkan delapan gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions. Dia memenangkan 31 trofi untuk Barcelona dan Spanyol, ini hanya dilampaui rekannya Iniesta. Dia posisi ketiga Pemain Terbaik Dunia FIFA tahun 2009 dan posisi ketiga untuk Ballon d’Or tahun 2010 dan 2011.

Xavi memiliki keakuratan dan kecerdasan umpan, pasising cepat dan memiliki skill individu yang apik untuk mengelabuhi bek-bek lawan. Pada 28 Mei 2019 secara resmi pensiun dan menjadi pelatih Al-Sadd dengan kontrak dua tahun. Xavi secara terbuka mengatakan dia ingin melatih Barca suatu saat nanti.

 

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

The post 5 Pemain Besar Yang Pensiun Musim 2018-19 appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Inggris 0-0 Swiss (Pen 6-5): Tim Tiga Singa Amankan Peringkat Tiga

Video cuplikan gol Inggris vs Swiss UEFA Nations League 2019. Hasil Inggris vs Swiss Liga Nations. Skor Inggris 0-0 Swiss pen 6-5.

Sepakbola.com, Guimarães – Inggris memenangkan laga perebutan peringkat ketiga UEFA Nations League melawan Swiss di Estádio D. Afonso Henriques, Minggu (9/6/2019) malam WIB. Laga harus diakhiri dengan adu penalti setelah kedua tim gagal mencetak gol dalam 120 menit.

Kedua tim tak banyak mencetak peluang bersih di babak pertama. Peluang terbaik di interval pertama diperoleh Dele Alli sembilan menit sebelum turun minum. Ia berada dalam posisi bebas saat menerima umpan silang Trent Alexander-Arnold di depan mulut gawang. Sayangnya sundulan melambung jauh dari sasaran. Saat kedua tim masuk ke ruang ganti papan skor masih belum berubah, 0-0.

Babak kedua Inggris dan Swis masih kesulitan untuk menjebol gawang lawan. Gawang Yann Sommer nyaris jebol ketika bek Swiss tak cermat dalam menghalau sebuah umpan crossing, bola justru mengarah ke gawang sendiri. Beruntung bola kena tip ujung jari Sommer dan memantul tiang sebelum di jauhkan dari kotak penalti.

Peluang terbaik Swiss datang di menit ke-57 melalui sang kapten Granit Xhaka. Gelandang yang bermain untuk Arsenal itu melepaskan tembakan keras saat menerima sodoran di garis kotak penalti. Beruntung bagi Three Liones, kiper Jordan Pickford masih berhasil memblok tendangan Xhaka.

Inggris sempat berselebras di menit 84 ketika Callum Wilson yang menggantikan Harry Kane menceploskan bola rebound ke gawang Swiss. Sayangnya wasit kemudian menganulir gol setelah meninjau tayangan video assistant referee (VAR). Wasit Ovidiu Hațegan dari Rumania menilai Wilson melakukan pelanggaran karena menarik tangan bek Swiss Manuel Akanji sebelum menjangkau bola rebound.

Gol Wilson dianulir wasit

 

Hingga waktu normal usai deadlock masih belum berhasil dipecahkan oleh kedua tim. Skor imbang tanpa gol memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra-time.

Di masa perpanjangan waktu Inggris mendapatkan dua peluang bersih melalui Raheem Sterling dan Dele Alli. Sayang tembakan Sterling di menit 97 dan sundulan Alli di menit 99 masih bisa diblok Sommer. Menit 117, Sterling kembali melepaskan tembakan namun bola hanya membentur mistar gawang.

Hingga 2×15 menit waktu ekstra terlewati pertandingan masih buntu. Skor akhir 0-0 harus dilanjutkan dengan adu penalti. Enam eksekutor penalti Inggris yakni Harry Maguirre, Ross Barkley, Jadon Sancho, Raheem Sterling, Jordan Pickfod, Eric Dier berhasil mencetak gol. Sementara itu Swiss hanya berhasil menyarangkan lima gol melalui Steven Zuber, Granit Xhaka, Manuel Akanji, Kevin Mbabu, Fabian Schar. Eksekusi penendang keenam Swiss, Josip Drmic, berhasil digagalkan Pickford.

Video highlight Inggris vs Swiss

Video cuplikan gol Inggris vs Swiss (Penalti 6-5)

Susunan pemain Inggris vs Swiss

Inggris XI: Pickford, Alexander-Arnold, Maguire, Rose, Dier, Gomez, Delph, Delle Ali, Sterling, Lingard, Kane.

Swiss XI: Sommer; Elvedi , Akanji, Mbabu, Schar, Ricardo Rodríguez; Freuler, Xhaka, Shaqiri, Seferovic, Fernandes

The post [VIDEO] CUPLIKAN GOL Inggris 0-0 Swiss (Pen 6-5): Tim Tiga Singa Amankan Peringkat Tiga appeared first on Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.

4 Stadion Sepak Bola Unik Yang Layak Jadi Destinasi Wisata

Sepakbola.com – Ada beberapa faktor yang membuat Stadion Sepak Bola begitu terkenal, seperti kemegahan, cerita tentang kejayaan klub tempat penghuninya, hingga menjadi tempat pertandingan bersejarah.

Tapi kami tidak akan membicarakan Santiago Bernabeu, Estadio Azteca, La Bombonera, The Maracana atau Camp Nou. Beberapa Stadion Sepak Bola yang akan kita bahas di bawah ini memiliki keunikan lainnya.

Stadion Svangaskard

Lokasi: Toftir, Kepulauan Faroe
Kapasitas: 6.642

Meskipun Kepulauan Faroe tidak terlalu populer, Stadion Svangaskard adalah tempat untuk beberapa pertandingan internasional karena merupakan kandang tim nasional sebelum pindah ke Tórsvøllur di kota Tórshavn.

Stadion Gospin Dolac

Lokasi: Imotski, Kroasia
Kapasitas: 4.000

Stadion Gospin dibangun pada tahun 1989 sebagai rumah bagi NK Imotski, klub divisi dua NHL Druga liga Kroasia. Stadion ini benar-benar unik karena lokasinya di perbatasan Kroasia dan Bosnia serta dikelilingi tebing terjal.

Stadion Ottmar Hitzfeld

Lokasi: Gspon, Swiss
Kapasitas: Tidak Diketahui

Terletak di sebuah desa kecil di Swiss, Stadion Ottmar Hitzfeld adalah lapangan sepak bola tertinggi di seluruh Eropa, yaitu 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kandang FC Gspon terletak di lereng gunung dekat resor Zermatt yang cukup terkenal sebagai tujuan wisata. Pemain dan pendukung hingga turis, perlu menggunakan kereta gantung untuk mencapai stadion ini.

Lapangan di Stadion Ottmar Hitzfeld menggunakan rumput buatan karena rumput alami tidak tumbuh di ketinggian tersebut. Stadion ini tidak pernah digunakan untuk pertandingan resmi, padahal masih ada peraturan FIFA yang melarang pertandingan di ketinggian lebih dari 2.750 mdpl.

Apung di Marina Bay

Lokasi: Marina Bay, Singapura
Kapasitas: 30.000 penonton

Tidak ada klub resmi yang menggunakan lapangan di perairan Marina Reservoir, Marina Bay, Singapura. Float di Marina Bay dibuat sebagai lokasi sementara untuk menggantikan Singapore National Stadium yang sedang direnovasi.

Insinyur sudah menanam enam tiang kokoh di dasar laut sebagai pondasi struktur lapangan, sehingga tidak goyang meski ada gelombang dan arus. Pertandingan sepak bola pertama yang dimainkan di sini adalah liga amatir antara Tuan Fat Athletic dan VNNTU FC.

Postingan 4 Stadion Sepak Bola Unik Yang Layak Jadi Destinasi Turis muncul pertama kali di Berita Sepak Bola, Livescore, Jadwal & Sorotan GOL!.

Spanyol dan Portugal siap mengajukan tawaran untuk Piala Dunia 2030

Sepakbola.com, Madrid – Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah mengonfirmasi siap untuk berpartisipasi dalam upayanya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Portugal.

Dalam pernyataan resmi RFEF yang dilansir Football Espana, otoritas sepak bola Spanyol telah menjalin komunikasi dengan tetangganya Portugal dan dalam waktu dekat mereka akan mulai menganalisis kelayakan pertarungan dalam proses penawaran.

Asosiasi sepak bola Spanyol dan Portugis akan menyampaikan keinginan ini kepada pemerintahnya masing-masing dan meminta persetujuan, sebelum tahap selanjutnya mengirimkan proposal ke FIFA.

Selain Spanyol-Portugal, sebuah laporan telah berkembang yang menyatakan bahwa negara-negara di Inggris Raya juga tertarik untuk menyerahkan diri tetapi masih dalam tahap perencanaan.

Beberapa negara dari zona UEFA (Eropa) yang telah resmi masuk ke FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 adalah Rumania, Yunani, dan Serbia-Bulgaria.

Sedangkan dari CONMEBOL (Amerika Selatan) ada Uruguay, Argentina, Paraguay dan Chile. Ada pula satu calon dari CAF (Afrika) yaitu Maroko.

[Sumber: Football Espana]

Pos Spanyol dan Portugal Siap Berlari Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030 muncul pertama kali di Berita Sepak Bola, livescore, jadwal & sorotan GOL!.