Category Archives: Arsenal

Pertandingan Belanda vs Spanyol adalah pertandingan kembalinya anak yang hilang

Pertandingan Belanda vs Spanyol adalah pertandingan kembalinya anak yang hilang

JawaPos.com-Sidang Belanda melawan Spanyol pada dini hari (12/11) menjadi momen penting bagi sejumlah pemain dari kedua tim. Terutama mereka yang dipanggil kembali ke timnas setelah bertahun-tahun kehilangan anak.

Di Belanda, ada gelandang Davy Klaassen (Ajax Amsterdam). Sementara itu, Spanyol diwakili oleh bek kanan Arsenal Hector Bellerin dan kapten Atletico Madrid Koke.

Bellerin termasuk yang terpinggirkan paling lama dari La Furia Roja alias absen selama empat tahun. Terakhir kali pemain berusia 26 tahun itu dipanggil adalah di Euro 2016. Meski begitu, ia tak pernah tampil hingga Spanyol tersingkir di babak 16 besar oleh Italia.

  • Baca juga: Laga Lawan Spanyol, Laga Pertama Tanpa Virgil van Dijk

Performa konsisten musim ini menjadi alasan entrenador Spanyol Luis Enrique kembali memanggil Bellerin dan Koke. Bellerin selalu bermain 90 menit dalam delapan menit matchweek Arsenal di Liga Premier.

"Periode itu (empat tahun tidak disebut La Furia Roja, Red) adalah tahun-tahun berat bagi saya," ujar Bellerin kepada Diario AS.

Namun, keberuntungan juga dikatakan mendasari panggilan Bellerin. Pasalnya, bek kanan reguler seperti Dani Carvajal (Real Madrid) dan Jesus Navas (Sevilla) saat ini cedera. Praktis, hanya pesaing Sergi Roberto (FC Barcelona) Bellerin.

Kembalinya Klaassen ke skuad Oranje juga dilatarbelakangi oleh cerita unik. Yakni, keputusan gelandang berusia 27 tahun itu kembali ke Ajax Amsterdam sejak musim ini. Terakhir kali Klaassen dipanggil oleh Belanda adalah tiga tahun lalu di kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Kembali ke timnas dan bermain di Johan Cruijff Arena (yang sebenarnya adalah rumah Ajax) bagiku seperti keberuntungan,” kata Klaassen di situs resmi klub.

Mesut Oezil dicopot karena masalah Muslim Uighur, klaim media Rusia

Mesut Oezil dicopot karena masalah Muslim Uighur, klaim media Rusia

JawaPos.com – Tahap Liga Premier telah bergulir selama lima minggu. Namun, bagi Mesut Oezil, musimnya di Liga Inggris bersama Arsenal sudah berakhir.

Oezil bahkan tidak pernah merasakan atmosfer Liga Premier setelahnya mengulang kembali kompetisi Juni lalu. Hingga musim ini, dia hanya duduk di bangku penonton. Ya, musim ini nama Oezil memang tidak memasukkan 25 pemain untuk skuad Liga Inggris.

Laporan dari media Rusia, Rusia Hari Ini, Tersingkirnya Oezil ternyata tidak semata-mata urusan sepak bola. Menurut jaringan televisi yang dikendalikan negara Rusia, Oezil dikeluarkan dari skuad Arsenal karena pengaruh China.

Pada 13 Desember, Oezil menimbulkan keributan dan kontroversi. Pemain Jerman keturunan Turki itu memposting pernyataan pembelaan terhadap Muslim Uighur yang berada di wilayah Xinjiang di akun Instagram pribadinya.

Menurut surat kabar Inggris Surat harian, Arsenal memiliki kepentingan bisnis utama di China. Di sana, Arsenal memiliki jaringan restoran, menjadi mitra resmi lotre, dan memiliki bisnis penyedia kendaraan.

Efek unggahan Instagram tersebut adalah profil Oezil di akun Weibo miliknya memiliki empat juta pengikut dihapus. Namanya juga dihapus dari video game Pro Evolution Soccer dirilis di Cina.

Meski Arsenal enggan mengomentari soal ini, mereka memenuhinya Rusia Hari Ini indikasi tekanan dari China terlihat jelas. Dua hari setelah Oezil memposting kritiknya kepada pemerintah China tentang Muslim Uighur, CCTV televisi pemerintah China langsung menghentikan siaran pertandingan Arsenal melawan Manchester City.

Manajer Arsenal Mikel Arteta menepis semua spekulasi tersebut. "Yang bisa saya katakan, keputusan ini murni masalah sepak bola," kata Arteta Surat harian.

Selain Oezil, Arteta juga bek tengah kiri Sokratis Papastathopoulos. Hanya, dibanding Sokratis, sosok Oezil lebih berpengaruh di London Colney, kamp latihan Arsenal.

Oezil masih tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Arsenal. Nominalnya hingga GBP 350 ribu (Rp6,69 miliar) per minggu.

& # 39; & # 39; Oezil tidak akan pernah bermain untuk Arsenal lagi. Karena dia tidak akan bisa menekan seperti yang diinginkan Arteta, & # 39; & # 39; tulis mantan bek Inggris dan Manchester City Micah Richards di kolomnya Surat harian.

Richards menulis, Oezil tidak punya keinginan untuk merebut hati Arteta. "Jika seorang pemain memiliki bakat dan ada kemauan untuk bekerja, siapa pun pelatihnya dapat mencarikan ruang untuknya," lanjut Richards. Ya, hubungan Oezil dengan Arteta sudah renggang sejak musim lalu.

Sebelum dicampakkan dari susunan pemain Premier League, nama gelandang berusia 32 tahun itu menghilang dari skuad yang didaftarkan Arsenal ke Liga Europa musim ini. Terlepas dari dua ajang bergengsi tersebut, Oezil tidak bisa dimainkan di Piala Liga dan Piala FA.

Lalu, di manakah Pemain Terbaik Arsenal Musim 2015-2016 untuk sisa paruh musim ini? Padahal, kontrak Oezil baru akan berakhir pada musim panas 2021.

Namun, media Inggris memprediksi Oezil akan menjemput kopernya dari London Utara pada bursa transfer musim dingin 2021. Klub Major League Soccer (MLS), DC United, disebut-sebut siap menampungnya.

Penampilan Oezil bersama Arsenal memang memudar pasca meninggalnya Arsene Wenger dari kursi Arsenal. Karenanya, Wenger pun diwawancarai Sky Sports membela mantan pemain andalannya.

& # 39; & # 39; Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Saya hanya bisa mengatakan, pemain kreatif itu perfeksionis dan terkadang mereka sedikit sensitif dan perlu dimotivasi, ”kata Wenger.

Itu di era Wenger, Oezil didatangkan dari Real Madrid tujuh musim lalu. Semua momen indah Oezil bersama Arsenal terjadi saat dirinya ditangani oleh sang Profesor, julukan Wenger. Karenanya, Wenger menilai ada alasan lain selain hanya perbedaan visi permainan Oezil dan Arteta.

& # 39; & # 39; Oezil adalah pemain sepak bola yang luar biasa. Apa yang terjadi antara dia dan klub tampak lebih konfrontatif. Saya tidak yakin bahwa (menyingkirkan Oezil dari skuad Premier League, Red) memiliki unsur teknis, lebih dari sekadar teknis. Saya yakin itu, ”lanjut pelatih asal Prancis itu.

Mantan bek Arsenal yang juga pernah bermain bersama Oezil, Per Mertesacker, sudah menduga fokus Oezil terbagi tahun ini. Dilaporkan situs web London Evening Standard, Mertesacker di dalam podcast Klick dan Rush merasa Oezil belum memikirkan penampilannya.

& # 39; & # 39; Dia menikah, dia punya keluarga. Dia benar-benar berbeda seperti Oezil, yang saya kenal selama waktunya di (Werder) Bremen, Arsenal dan tim nasional Jerman, "kata Mertesacker.

Betapa Sulitnya Menyingkirkan Pemain Senior Dengan Gaji Melambung Tinggi

Betapa Sulitnya Menyingkirkan Pemain Senior Dengan Gaji Melambung Tinggi

JawaPos.com-Hal tersulit yang dilakukan di bursa transfer adalah melepas pemain senior yang memiliki gaji tinggi. Tanya saja Arsenal dan Juventus. Meski tidak lagi secara implisit dibutuhkan, Mesut Oezil (Arsenal) dan Sami Khedira (Juventus) tetap bertahan musim ini.

Oezil masih menjalani musim kedelapan bersama The Gunners, meski pemilik nomor 10 itu tak lagi masuk dalam rencana manajer Mikel Arteta. Tidak sekali pun gelandang berdarah Turki itu bermain meski Arsenal sudah enam kali berlaga di musim ini di tiga ajang berbeda.

Arsenal makin geram dengan kehadiran Oezil karena gaji pemain yang per 15 Oktober genap 32 tahun itu paling tinggi atau GBP 350 ribu (Rp 6,7 miliar) per pekan. Kondisi tersebut membuat Arsenal kesulitan untuk mendatangkan gelandang Olympique Lyon Houssem Aouar dan gelandang Atletico Madrid Thomas Partey.

"Selama Arsenal tidak bisa mengurangi beban gaji di skuad saat ini, sulit bagi mereka untuk mendapatkan rekrutan baru," tulis London Football.

Penembak memang sulit menemukan klub baru untuk Oezil. Surat harian Seperti dilansir Fenerbahce, sebagai klub terakhir yang menghubungi Oezil, ia keberatan harus memberikan gaji yang sama kepada mantan pemain Real Madrid itu dengan gaji Arsenal saat ini.

Situasi Khedira di Juve mirip dengan Oezil. Namun, berbeda dengan Blaise Matuidi dan Gonzalo Higuain yang sukses "ditendang", Juve kehabisan waktu untuk melepas Khedira musim panas ini.

Karena itu, gelandang berusia 33 tahun itu tidak mau menerima gaji yang lebih rendah dari gaji yang diterimanya saat ini di Juve. Yakni, EUR 214 ribu (Rp 3,7 miliar) per minggu.

Arsenal Mengusir Liverpool dari Piala Liga

Arsenal Mengusir Liverpool dari Piala Liga

JawaPos.com – Arsenal mengusir Liverpool dari Piala Liga Inggris setelah menang 5-4 lewat adu penalti pada laga 16 besar di Stadion Anfield, Liverpool, Jumat (2/10) dini hari. Hasil ini pula yang membuat Arsenal menyelesaikan revans selama dua momen, yakni kalah 1-3 di Liga Inggris tiga hari lalu, dan tersingkir dari babak 16 besar Piala Liga musim lalu yang juga berakhir lewat adu penalti dengan skor serupa.

Kiper Arsenal Bernd Leno melakukan banyak hal untuk memaksa skor di atas kaca mata tanpa perubahan selama 90 menit melalui tidak kurang dari enam penyelamatan sepanjang pertandingan. Dalam adu penalti, Leno juga berhasil menyelamatkan tendangan Divock Origi dan Harry Wilson, sebelum Joe Willock sebagai algojo terakhir Arsenal mengukuhkan The Gunners ' kelanjutan, menurut halaman EFL resmi.

Laga ini akan menjadi penampilan pertama Harry Wilson untuk Liverpool musim ini, setelah dua musim terakhir semakin bertambah ilmunya sebagai pemain pinjaman. Ia diplot mendampingi Diogo Jota dan Takumi Minamino di belakang Mohamed Salah.

Marko Grujic berpeluang emas meneruskan umpan Diogo Jota menjadi gol pada menit ke-12. Sayang, tendangan bebasnya tanpa pengawalan berbelok tipis ke kiri gawang Leno.

Absennya Wijdnaldum atau Naby Keita di lini tengah sangat terasa. Bola terobosan atau tusukan yang biasa mewarnai penampilan Liverpool saat memasuki Final Third, sulit diciptakan lawan di laga ini.

Di sisi lain, Arsenal yang dipimpin oleh Granit Xhaka merasa kesulitan untuk mengembangkan permainan. Nicolas Pepe dan Bukayo Saka begitu dekat dengan Neco Williams dan Virgil Van Dijk.

Sebuah umpan terobosan yang bisa dilewati bek Liverpool seperti pada laga Liga Inggris pekan lalu, tak ada. Sulit bagi Arsenal untuk membuka celah di babak pertama, bahkan tak satu pun tembakan ke gawang mampu dilepaskan.

Liverpool hampir saja membuka keunggulan jika tendangan Minamino tidak membentur mistar gawang sebelum jeda berakhir. Gelas skor menutupi paruh pertama.

Leno kembali menjadi penyelamat Arsenal saat memasuki menit ke-55. Ia mampu menepis tendangan Grujic yang berbahaya di luar kotak penalti. Tujuh menit kemudian, Leno menepis tendangan keras Jota dan sundulan dari Grujic.

Neco Williams melakukan penyelamatan gemilang saat mencegat bola Edward Nketiah. Andai saja lolos, Liverpool bakal berada dalam situasi berbahaya karena tiga pemain Arsenal sudah bebas tanpa pengawalan.

Tak lama kemudian, giliran Adrian yang melakukan penyelamatan untuk Liverpool. Berawal dari umpan silang Saka, bola disambut Soares dengan tandukan. Beruntung Adrian mampu menjaga kepercayaan dirinya di antara mistar gawang.

Dalam adu penalti, Liverpool berada di posisi unggul ketika tendangan ketiga Arsenal Mohamed Elneny menemukan tendangannya dijinakkan oleh Adrian. Namun keunggulan itu hilang saat Origi menduplikasi kegagalan Elneny.

Posisi Arsenal berbalik dalam situasi meyakinkan ketika Leno menyelamatkan dari tendangan penalti Wilson yang menjadi algojo keenam Liverpool. Adrian hampir saja melakukan hal yang sama dengan eksekusi Willock ke arah yang ia duga, namun bola melayang dari tubuh bagian bawahnya dan Arsenal melangkah ke perempat final.

Komposisi pemain:

Liverpool (4-2-3-1): Adrian; Neco Williams, Rhys William, Virgil Van Dijk (Joe Gomez), James Milner; Marko Grujic, Curtis Jones; Harry Wilson, Takumi Minamino, Diogo Jota (Wijdnaldum); Mohamed Salah (Divock Origi).
Pelatih: Jurgen Klopp

Arsenal (4-3-3): Bernd Leno; Cedric Soares, Rob Holding, Gabriel Magalhaes, Kolasinac Mati; Dani Ceballos (Mohamed Elneny), Joseph Willock, Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Bukayo Saka (Maitland-Niles), Eddie Nketiah (Alexandre Lacazette).
Pelatih: Mikel Arteta

Arsenal akan memanfaatkan koneksi Brasil untuk mendapatkan Houssem Aouar

Arsenal akan memanfaatkan koneksi Brasil untuk mendapatkan Houssem Aouar

JawaPos.com – Sejak Mikel Arteta pensiun sebagai pemain Arsenal pada musim panas 2016, Arsenal selalu mendatangkan pemain dari Ligue 1 pada bursa transfer musim panas.

Untuk musim ini, jumlah tersebut menjadi yang terbanyak jika gelandang Olympique Lyon (OL) Houssem Aouar didatangkan ke London Colney. Aouar bisa menyalip bek tengah Gabriel Magalhaes (dari Lille OSC) dan kiper Alex Runarsson (Dijon FCO).

Namun, tak mudah bagi The Gunners untuk mendapatkan Aouar. Presiden OL Jean-Michel Aulas tidak ingin gelandang berusia 22 tahun itu hengkang dengan harga di bawah 60 juta euro (Rp 1,04 triliun). Jauh dari tawaran Arsenal yang hanya setengahnya atau EUR 30 juta (Rp 573,8 miliar).

Kabar baik bagi Arsenal tidak hanya ada kesepakatan pribadi dengan Aouar untuk menjadi rekrutan terakhir klub London Utara itu musim ini. Namun juga perjuangan Direktur Teknik Arsenal Edu Gaspar berusaha keras mendapatkan Aouar.

Edu memiliki kartu truf. Yakni, memanfaatkan hubungan baiknya dengan Direktur Olahraga OL Juninho Pernambucano. Kebetulan, mereka berdua berasal dari Brasil dan merupakan pemain dari kelompok yang sama. Juga pernah bersama timnas Brasil untuk periode 2004-2005.

"Kita masih punya waktu seminggu," kata Edu Sky Sports. Pasar transfer musim panas tahun ini ditutup pada 5 Oktober.

PRATINJAU Liverpool vs Arsenal: Misi untuk Memecahkan Rekor Tiga Kemenangan

PRATINJAU Liverpool vs Arsenal: Misi untuk Memecahkan Rekor Tiga Kemenangan

JawaPos.com – Liverpool FC telah menghentikan "kutukan" tidak pernah memenangkan Liga Premier musim lalu. Di awal musim ini, ada satu lagi kutukan yang dihadapi The Reds. Yakni, sang juara bertahan & # 39; klub berhasil mencatat rekor sempurna dalam tiga pertandingan matchweek pertama.

Liverpool telah melewati Leeds United di Anfield (13/9) dan Chelsea di Stamford Bridge (21/9) dengan kemenangan 4-3 dan 2-0 masing-masing. Tantangan berikutnya bagi skuad Juergen Klopp adalah Arsenal pada dini hari (Siaran langsung Mola TV pukul 02.00 WIB).

Meski berlangsung di Anfield, tak mudah bagi Liverpool mengatasi perlawanan Arsenal yang juga sempurna di dua laga. matchweek sebelumnya. Menang 3-0 di kandang melawan Fulham FC (13/9) dan mengalahkan West Ham 2-1 di Emirates Stadium.

Tantangan lain bagi Liverpool adalah The Gunners & # 39; status sebagai satu-satunya tim yang telah mengalahkan Liverpool dua kali dalam 100 hari terakhir. Masing-masing di matchweek ke-35 Liga Premier musim lalu di Emirates Stadium (menang 2-1) dan kemudian di Community Shield (29/8) melalui adu penalti 5-4. "Ini kesempatan kami untuk merespons," ujar Klopp kepada Liverpool Echo kemarin (27/9).

Hampir lima tahun bekerja bersama Liverpool, Klopp bahkan belum pernah kalah tiga kali berturut-turut oleh pelatih atau klub yang sama. Klopp tidak mengharapkan Mikel Arteta, ahli siasat Arsenal, yang baru saja melakukan debut kepelatihan pada paruh kedua musim lalu, akan menjadi biang keladinya.

"Sebelumnya (dua kekalahan, Red) bukanlah kami yang sebenarnya dan saya pikir mereka (Arsenal) tahu permainan akan berbeda," kata Klopp.

Kata-kata pelatih Jerman itu benar adanya. Kekalahan musim lalu, misalnya, terjadi karena Virgil van Dijk dkk tidak punya minat sama sekali. Liverpool telah mengunci gelar matchweek Posisi ke-31 setelah kekalahan rival terdekat mereka, Manchester City, oleh Chelsea.

Karena itu, dalam tujuh matchweek Terakhir, Liverpool bisa kehilangan delapan poin.

Begitu pula dengan kekalahan di Community Shield yang diklaim Klopp karena Liverpool masih dalam ritme pramusim. Padahal, pada laga di Stadion Wembley, Liverpool tampil dengan komposisi starting XI terbaiknya.

Tadi malam, kabar buruk datang dari Melwood. Kiper utama Alisson Becker dan gelandang baru Thiago Alcantara diragukan tampil saat melawan Arsenal karena cedera. Itu tidak disebut cedera apapun. Namun, Alisson dan Thiago absen pada sesi latihan akhir pekan.

Bola kini ada di tangan Arteta. Pelatih berjuluk Mister itu bisa termotivasi menjadi pelatih Arsenal pertama yang mengalahkan Anfield dalam lawatan pertamanya sejak Tom Whittaker pada Desember 1947. Sebagai catatan, Anfield di era Klopp hanya "ketinggalan" tiga kali imbang dalam 40 pertandingan kandang berturut-turut.

Kepada Evening Standard, Arteta menyebut pengurangan Liverpool hanya bisa dilakukan jika timnya menerapkan taktik dengan rapi dan benar. "Ini akan menjadi seperti ombak cepat yang tidak akan memberi kami banyak waktu untuk bernafas," kata pelatih dengan statistik 20 kemenangan, 6 seri, dan 6 kekalahan dengan Arsenal sejak 20 Desember 2019.

PRATINJAU Leicester City vs Arsenal: Duel Seru Pelatih Anggaran Rendah

PRATINJAU Leicester City vs Arsenal: Duel Seru Pelatih Anggaran Rendah

JawaPos.com – Liga Premier 2020-2021 hanya tinggal dua kali matchweek. Leicester City dan Arsenal termasuk di antara empat tim yang mencetak poin sempurna. Meski tak bisa dijadikan acuan hasil di akhir musim, The Foxes dan The Gunners sudah menunjukkan bahwa uang bukanlah segalanya.

Ya, The Foxes dan The Gunners bukanlah klub yang memiliki tradisi mengeluarkan uang dalam jumlah besar di setiap bursa transfer. Leicester City, misalnya, hanya menghabiskan GBP 24,3 juta (Rp 461,5 miliar). Pengeluaran terendah sejak memenangkan Liga Premier 2015-2016.

Bahkan, The Foxes meraih banyak uang dari penjualan bek kiri Ben Chilwell ke Chelsea dan bek tengah Harry Maguire ke Manchester United musim lalu.

Kuartal tiga uang. Arsenal sejauh ini baru menghabiskan GBP 32,4 juta (Rp 614,9 miliar). Setelah era Arsene Wenger, ini adalah pertama kalinya The Gunners menghabiskan di bawah GBP 40 juta (Rp 757,2 miliar) musim panas ini.

Oleh karena itu, duel babak ketiga Piala Liga (Piala EFL atau Piala Carabao) di Stadion King Power pada dini hari esok (24/9) memberikan pekerjaan yang sulit bagi Brendan Rodgers. ahli siasat Leicester City dan Mikel Arteta (pelatih Arsenal).

Masing-masing dituntut untuk merumuskan skuad yang tetap kompetitif meski tidak berada di arena utama. Siapa yang lebih efektif pada pertandingan besok? (Siaran langsung Mola TV pukul 01.45 WIB).

Rodgers yang hanya mendapat dua pemain dari Serie A, bek kanan Timothy Castagne (eks Atalanta BC) dan pemain sayap Cengiz Under (pinjaman dari AS Roma), mengaku sudah terbiasa dengan minimnya kedalaman skuat.

"Kami akan mengambil pengalaman dari musim sebelumnya karena itu adalah pengalaman yang memperkaya kami," ucap pria asal Irlandia Utara itu kepada Leicester Mercury.

& # 39; & # 39; Saya selalu suka bekerja dengan skuad yang minim. Jadi, pemain menyadari peluangnya bermain masih besar, ”imbuh eks pelatih Liverpool FC itu.

Arteta, yang memenangkan Piala FA musim lalu dan Community Shield di awal musim, lebih beruntung. Meski tidak mengeluarkan banyak uang, Arsenal mendapat lebih banyak rekrutan dari Rodgers.

Dua pemain baru Gunners juga memberikan kontribusi nyata. Yaitu, pemain sayap Willian dan bek tengah Gabriel Magalhaes.

Willian mengumpulkan dua membantu dari dua matchweek, sementara Gabriel berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekali. Penandatanganan baru ketiga adalah kiper Runar Alex Runnarsson. Eks kiper Dijon FCO ini diresmikan kemarin (22/9).

Pandit Sky Sports yang dikatakan mantan kapten Manchester United Gary Neville, Arteta adalah satu-satunya pelatih di antara klub Liga Premier yang melebihi banyak harapan.

Arteta disebut sebagai kesuksesan Neville menjadikan Arsenal tim yang kebobolan satu masa di Liga Inggris untuk tim yang sudah bermain di dua tim. matchweek. "Saya yakin Arteta akan membuat timnya semakin sulit dikalahkan musim ini," kata Neville.

Tolak 5 pemain pengganti, Liga Inggris dituding tidak peduli dengan kesehatan

Tolak 5 pemain pengganti, Liga Inggris dituding tidak peduli dengan kesehatan

JawaPos.com-Perselisihan muncul di antara liga-liga elit Eropa saat memutuskan aturan pengganti untuk musim 2020-2021. Tetap dengan lima pemain. Atau, kembali ke format lama tiga pemain 90 menit.

Ligue 1 dan Bundesliga mengambil posisi pertama. Ligue 1 bahkan sudah menerapkannya dalam 32 pertandingan dalam dua pertandingan jurnalis (minggu) awal musim ini. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dan Badan Liga Jerman (DFL) pekan lalu telah memukul palu untuk terus menerapkan aturan tersebut.

Serie A dan La Liga, yang juga akan menggelar liga mereka bulan ini, belum membuat keputusan.

Liga Premier adalah satu-satunya liga elit Eropa yang tidak akan menerapkan aturan tersebut saat kompetisi dimulai minggu depan. Pasalnya, proposal untuk mempertahankan aturan musim ini ditolak mayoritas klub kontestan Liga Inggris. Di antara 20 klub, 13 telah menolak proposal tersebut.

Dari tujuh klub yang setuju, sebagian besar adalah klub besar di liga utama Inggris. Terutama klub asal empat besar Musim lalu yaitu Liverpool FC, Manchester City, Manchester United dan Chelsea. Pemenang Piala FA musim lalu, Arsenal, juga menolak aturan mengganti pemain kembali ke aturan lama, tiga pemain.

  • Baca Juga: Resmi: The Next Zidane adalah pemain Jerman termahal dalam sejarah

"Aturan (pergantian lima pemain, Red) hanya akan menguntungkan klub dengan kekuatan finansial besar yang memiliki banyak talenta bagus di bangku cadangan," ujar laman Daily Mail dalam analisisnya.

Juara bertahan Liverpool, misalnya. The Reds, panggilan akrabnya, memiliki 35 pemain di skuat utama. Bandingkan dengan klub promosi West Bromwich Albion yang hanya memiliki kurang dari 25 pemain.

Dengan mampu berganti pemain hingga lima kali dalam satu pertandingan, klub-klub besar masih memiliki banyak pilihan dari pemain mudanya yang mungkin diambil dari klub lain dari seluruh dunia.

Misalnya yang terjadi di The Citizens, julukan City. Alasan klub pendukungnya, sederhana: faktor kesehatan para pemain yang berlaga saat pandemi Covid-19.

& # 39; & # 39; Saya tidak membahasnya dari sudut pandang itu (keuntungan klub besar). Saya tidak ingin mendapatkan keuntungan dari persaingan. Kami akan melakukan 38 matchweek dalam empat minggu yang lebih pendek (musim ini). Liga lain mungkin kurang lebih sama. Artinya, hal-hal seperti ini bisa sangat membantu. Tapi, saya tidak tahu apa yang dilihat klub lain, "kata Juergen Klopp, manajer Liverpool, di situs resmi klub.

Klopp mencontohkan situasi yang terjadi saat Premier League restart musim lalu. & # 39; & # 39; Saat itu mengalahkan City (0-4 pukul matchweek 32, 2/7), kami kalah meski kami melakukan lima pergantian pemain. Itu tidak pernah sepenuhnya menguntungkan. Ini semua tentang bagaimana kita bisa melewati musim ini. Ini bukan tentang: Oh, ada manfaatnya, & # 39; & # 39; Klopp mencibir.

Sekretaris Jenderal FIFPRO Jonas Baer-Hoffmann bahkan menilai Premier League sebagai kompetisi yang paling tidak mempedulikan kesehatan pemain. & # 39; & # 39; Faktanya, itu adalah sesuatu yang layak dilakukan. Dari prinsip keolahragaan, hal ini tidak membahayakan nilai kompetitif sepakbola. Sejujurnya, masalah (kesehatan) itu jauh lebih besar daripada mengkhawatirkan keseimbangan persaingan, "kata Hoffmann.

Di Bundesliga, aturan ini berlaku di semua kompetisi yang melibatkan klub di dua level teratas Liga Jerman seperti Bundesliga, 2. Bundesliga, Bundesliga Frauen, 2. Bundesliga Frauen, dan DFB-Pokal. Meski tidak semua klub menyetujuinya, salah satunya adalah Werder Bremen.

Aturan tersebut hanya cocok untuk digunakan dalam situasi darurat, tidak untuk saat ini, kata juragan Werder Florian Kohfeldt, seperti dilansir laman Sport1.

Wakil Presiden DFB Peter Frymouth mengatakan lampu hijau untuk penggantian lima pemain musim ini lahir karena pihaknya ingin meringankan beban para pemain dan klub. "Kami hanya ingin melindungi kesehatan para pemain," kata Frymouth di situs resmi DFB.

Arsenal dan Liverpool Berlomba Mendapatkan Thiago Alcantara

Arsenal dan Liverpool Berlomba Mendapatkan Thiago Alcantara

JawaPos.com-Liverpool FC adalah klub favorit Thiago Alcantara jika dia meninggalkan Bayern Munich musim panas ini.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp juga tak memungkiri ketertarikannya pada gelandang Bayern Spanyol tersebut.

Namun, hampir sepekan usai final Liga Champions 2019-2020, Liverpool tak kunjung menunjukkan sinyal kuat untuk segera melantik Thiago sebagai rekrutan mereka. Hal itu diungkapkan CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge kemarin (28/8).
"Belum ada komunikasi (dengan Liverpool Red)," ucap Kalle – panggilan akrab Karl-Heinz Rummenigge – di situs resmi klub.

  • Baca juga: Gila, Hanya Dalam Enam Bulan, Nilai Bek asal Kanada Naik Rp. 800 miliar

Padahal, lawan Liverpool di Community Shield 2020, Arsenal, tengah bersiap mendatangkan Thiago. The Gunners sangat membutuhkan gelandang yang merupakan alumnus Akademi La Masia tersebut karena upaya mendekati gelandang Atletico Madrid (ATM) Thomas Partey tertahan.

Tidak hanya itu. Gelandang yang musim lalu pinjaman dari Real Madrid, Dani Ceballos, belum berminat menjadi permanen. Jika Lucas Torreira, Mohamed Elneny dan Matteo Guendouzi juga masuk daftar cuti, The Gunners sangat membutuhkan gelandang baru.

"Alih-alih Thomas Partey, pelatih Arsenal Mikel Arteta lebih menyukai Thiago datang," tulis London Football.

Apalagi harga Thiago BP 27 juta (Rp 522,3 miliar) lebih terjangkau dari Partey yang ATM tidak bakal rilis di bawah EUR 45 juta (Rp 778,8 miliar).

Arsenal Dibayangi Kegagalan Gabriel Sebelumnya

Arsenal Dibayangi Kegagalan Gabriel Sebelumnya

JawaPos.com – Arsenal akhirnya melakukan penandatanganan "nyata" musim panas ini. Setelah hanya status pinjaman permanen bek tengah Pablo Mari dan mendapatkan kembali Cedric Soares dan pemain sayap Willian gratis, The Gunners – sebutan Arsenal – belanja besar untuk Gabriel Magalhaes.

Bek berusia 22 tahun asal Lille OSC itu diklaim setuju bergabung dengan Arsenal setelah ditebus GBP 30 juta (Rp 580,4 miliar). Harga resmi Gabriel memang mahal karena permainannya memikat sejumlah klub papan atas Eropa.

Namun, Arsenal-lah yang berhasil meyakinkannya untuk menandatangani kontrak berdurasi lima musim. "Begitu besok (hari ini, Red) dia akan menjadi pemain Arsenal," klaim The Sun.

Menilik harganya yang mahal, Gabriel harus siap dengan media yang sinis dan pandit kritis di Inggris. Juga tuduhan Gooners & # 39; jari telunjuk – sebutan fans Arsenal – karena setiap musim dalam empat tahun terakhir setidaknya ada dua bek tengah baru.

  • Baca juga: Kisah Rumit FC Barcelona dengan Penjaga Cadangannya

Namun, tidak satupun dari mereka yang memuaskan Gooners.

Ada satu hal yang harus diperhatikan Gabriel. Arsenal pernah memiliki bek tengah dengan nama depan seperti dirinya dan sama-sama lahir di Sao Paulo. Dia adalah Gabriel Armando de Abreu atau biasa dikenal sebagai Gabriel Paulista. Dia membela The Gunners pada 2015-2017.

Menurut Arsene Wenger, pelatih Arsenal saat itu, Gabriel lemah dalam komunikasi bahasa Inggris. Bagaimana dengan Gabriel saat ini? Menurut Le10Sport, Gabriel Magalhaes sudah terlatih dalam bahasa Inggris.