Category Archives: alexis sanchez

Lukaku, Lautaro, Eriksen dan Alexis Membawa Cinderamata Gol untuk Inter

Lukaku, Lautaro, Eriksen dan Alexis Membawa Cinderamata Gol untuk Inter

JawaPos.com-Inter Milan adalah klub yang kembali dari agenda internasional dengan gembira. Garis serang Nerazzurri menunjukkan produktivitasnya.

Romelu Lukaku bersama Belgia, Lautaro Martinez (Argentina), Alexis Sanchez (Chile), hingga gelandang serang Christian Eriksen kembali ke Appiano Gentile dengan gol "kado".

Lukaku kini telah mengoleksi 43 gol dalam 44 pertandingan terakhirnya dengan De Rode Duivels setelahnya penjepit-Itu membawa kemenangan 2-1 atas Islandia di Laugardalsvollur kemarin (15/10). Pada UEFA Nations League musim sebelumnya (2018-2019), Lukaku juga mencetak gol penjepit dalam kemenangan 3-0 atas Islandia di tempat yang sama.

Tidak hanya itu. Hari pertandingan Keempat grup 2 Liga A juga menandai Lukaku sebagai kapten De Rode Duivels. "Yang terpenting adalah memberi tim kemenangan karena itulah alasan kami datang ke sini (Laugardalsvollur, Red)," kata Lukaku di situs resmi UEFA.

Eriksen juga harus mengenakan ban kapten setelah penampilannya yang keseratus bersama Denmark kemarin. Sayangnya, bek Simon Kjaer juga memainkannya dengan Dinamit Denmark sehingga Eriksen harus "mengalah".

Setidaknya, Eriksen tetap terhibur karena satu-satunya gol kemenangan Denmark di menit ke-35 datang dari tendangan penalti. "Tidak ada yang lebih baik dari menjalani pertandingan keseratus, mencetak gol (satu-satunya, Red), dan menang di Wembley," cuit Eriksen sambil mengunggah foto perayaan pemain Denmark di ruang ganti Stadion Wembley.

Untuk Lautaro dan Alexis, gol mereka tercipta di zona kualifikasi Piala Dunia 2022 Conmebol. Lautaro menjadi pencetak gol Argentina selain Lionel Messi di kualifikasi Piala Dunia empat tahun terakhir.

Alexis juga semangat. Dua Hari pertandingan Dia menandai dimulainya kualifikasi zona Conmebol dengan sebuah gol. Meski demikian, Chile gagal menang atau kalah 1-2 dari Uruguay (9/10) dan ditahan 2-2 oleh Kolombia (14/10).

Duo Milan semakin kental dengan aroma Manchester United

Duo Milan semakin kental dengan aroma Manchester United

JawaPos.com-Sejak musim lalu, rekrutan Inter Milan memang identik dengan Manchester United. Pasalnya, kedatangan tiga pemain alumnus Setan Merah, yakni striker Romelu Lukaku. penyerang luas Alexis Sanchez, dan bek kanan Ashley Young.

Musim ini, jelang penutupan bursa transfer musim panas, aroma United semakin terasa dengan kehadiran bek kanan Matteo Darmian. Memang, Darmian didatangkan oleh Nerazzurri dari Parma Calcio. Namun bek berusia 30 tahun itu sempat empat musim (2015-2019) bersama United.

Sky Italia mengabarkan bahwa Darmian dikontrak Inter selama empat musim berikutnya dengan gaji sebesar EUR 2,5 juta (Rp.45 miliar) per musim. "Proses (pindah, Red) ke Inter hampir selesai," ucapnya allenatore.dll Parma Fabio Liverani tadi malam.

Karena ada jeda internasional selama dua minggu ke depan, sangat mungkin debut Darmian akan terjadi di Derby della Madonnina melawan AC Milan di giornata keempat di Serie A (18/10).

Ironisnya, ia adalah alumnus akademi Rossoneri dan melakoni pertandingan profesional pertamanya bersama AC Milan pada musim 2006–2007.

Aroma United terhadap derby Milan dalam dua pekan ini semakin terasa karena AC Milan juga mendatangkan mantan rekan setim Darmian itu. Yakni Diogo Dalot. Dalot juga berposisi sebagai bek kanan.

Warga negara Portugal berusia 21 tahun itu datang dengan status pinjaman. Tidak akan ada opsi pembelian dan obligasi musim depan karena Rossoneri enggan membayar biaya transfer sebesar EUR 30 juta (Rp 522 miliar) yang diminta United.

Daftar pemain United ke Serie A kemungkinan besar akan bertambah menjelang penutupan bursa transfer. Bek tengah Chris Smalling, yang dipinjamkan AS Roma musim lalu, dikabarkan dijadikan permanen oleh Giallorossi. Sebelumnya, SS Lazio mendapatkan Andreas Pereira dari The Red Devils.

5 Pembelian Terburuk Dalam Sejarah Liga Premier

Sepakbola.com – Liga Premier telah menjadi liga global selama bertahun-tahun karena jutaan pound telah diinvestasikan dalam klub-klub kompetisi untuk meraih kesuksesan. Klub menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan talenta terbaik dari seluruh dunia untuk mencapai tujuan mereka. Ini menjadikan Premier League sebagai liga terbaik dan paling kompetitif di dunia.

Namun, menghabiskan banyak uang tidak selalu menjamin kesuksesan. Kami sudah melihat nama-nama besar dengan harga selangit tapi gagal memenuhi ekspektasi. Ada juga beberapa pemain yang muncul entah dari mana dan menjadi bintang dunia.

Berikut lima pemain yang gagal memenuhi ekspektasi untuk lolos sebagai rekrutan terburuk dalam sejarah Liga Inggris.

5. Angel Di Maria

Sungguh mengejutkan, pemain sekaliber Di Maria bisa gagal di Manchester United. Datang ke United dari Real Madrid dengan rekor transfer klub sekitar £ 58 juta pada tahun 2014, telah menaruh banyak harapan di pundaknya. Di Maria diharapkan bisa meningkatkan ketajaman United usai menjalani salah satu musim terburuknya.

Ia juga diberi nomor punggung 7 yang sebelumnya dipakai oleh David Beckham dan Ronaldo. Tanda-tanda positif untuk Di Maria saat dia memulai musimnya dengan baik. Dia memenangkan Player of the Month untuk September. Namun, setelah Oktober itu kinerja mulai menurun, November cedera dan absen hingga Januari. Dia kemudian berjuang hampir sepanjang musim dan akhirnya hanya mencetak tiga gol dalam 27 pertandingan. Di Maria kemudian pergi dan bergabung dengan PSG.

4. Rademal Falcao

Salah satu penyerang terbaik di generasinya, ia bergabung dengan Manchester United pada 2014 dengan status pinjaman dari Monaco dengan opsi permanen. United ingin mengangkat tim mereka dari peringkat ke-7 tahun sebelumnya dan Falcao tampaknya akan menjadi pembalap hebat.

Tapi, seperti Di Maria, Falcao gagal memenuhi klub Old Trafford dan ekspektasi publik, hanya mencetak empat gol dalam 26 pertandingan Liga Premier. United juga enggan menggunakan opsi tersebut untuk menjadikannya permanen.

Di musim Liga Premier keduanya, Falcao mengenakan kemeja Chelsea ketika Jose Mourinho mengontraknya dengan status pinjaman dan dengan opsi permanen dari Monaco di akhir musim. Sekali lagi mengalami musim yang mengecewakan karena gagal menampilkan level aslinya.

Mourinho kerap menjadikannya sebagai pemain penggantidi paruh pertama musim. Akibat hasil buruk Mourinho akhirnya dipecat, digantikan oleh Guus Hiddink namun Falcao malah mendapat cedera otot yang cukup serius dan akhirnya kembali ke Monaco.

3. Andy Carroll

Striker yang cukup tinggi, yang dikenal dengan kemampuan udara dan akrobatiknya. Liverpool tertarik dan mengontraknya seharga 35 juta pound untuk menggantikan Fernando Torres. Carroll telah dibandingkan dengan legenda seperti Alan Shearer dan Didier Drogba di awal karirnya.

Dia menandatangani kontrak dengan Liverpool pada musim 2010-2011, tetapi harus menunggu hingga Maret 2011 karena cedera di Newcastle. Dia memulai debutnya untuk Liverpool melawan Manchester United dan The Reds menang 3-1.

Dua musim di Liverpool dia berjuang untuk konsisten. Meski memperlihatkan sekilas bakatnya kepada penggemar, Carroll tetap sulit untuk konsisten. Dia hanya mencetak enam gol dalam 44 pertandingan. Sangat mengecewakan melihat harga yang sangat tinggi saat itu.

Carroll kemudian dipinjamkan ke West Ham pada 2012-2013 dan kemudian menjadi permanen di sana. Juga tidak berjalan dengan baik, dia hampir melewatkan semua pertandingan hingga akhirnya dibebaskan secara gratis pada musim panas ini.

2. Alexis Sanchez

Orang menyangka Alexis Sanchez akan menjadi senjata maut Manchester United saat keluar dari Arsenal. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

United menang melawan Manchester City dalam perburuan Sanchez dan kemudian menjadikannya sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di liga. Ia diharapkan bisa menambah dimensi ekstra pada serangan United, tapi tidak berhasil.

Musim berikutnya Sanchez masih berjuang untuk membuat dampak yang besar. Masalah mulai bermunculan, kecemburuan datang karena United membayar mahal untuk gaji pemain yang saat ini tidak bisa berbuat banyak. Itu rumor dan ruang ganti tidak harmonis. Solskjaer mungkin tidak akan membiarkannya pergi musim panas ini, untuk memberinya satu kesempatan terakhir.

1. Ali Dia

Peringkat tertinggi transfer terburuk oleh The Times dan banyak media, menempatkan Ali Dia dalam daftar pembelian terburuk. Dibandingkan dengan pemain lain di daftar ini, dia bahkan tidak pantas menjadi pesepakbola profesional. Diyakini dia menipu manajer Southampton pada saat Graeme Sounness untuk mengontraknya.

Sounness mengatakan legenda Milan George Weah meneleponnya secara pribadi dan mengatakan Ali Dia adalah sepupunya dan pernah bermain untuk PSG dan tim nasional Liberia. Ternyata yang menelepon Sounness itu adalah muridnya, bukan Weah.

Beberapa hari kemudian Ali Dia direkrut dan dimainkan melawan Leeds United. Ia menjadi pemain pengganti Le Tissier di menit 32. Namun, performanya sangat buruk sehingga ia diusir keluar lapangan pada menit 85 dan mengakhiri debut singkatnya. Tidak lama kemudian kontraknya diputus. Ali He terus bermain sepak bola, tapi di level amatir sampai akhirnya dia menyerah dan gantung sepatu.

Pos 5 Pembelian Terburuk Dalam Sejarah Liga Premier muncul pertama kali di Berita Sepak Bola, livescore, jadwal & sorotan GOL!.