AC Milan vs Lille PREVIEW: Dua tim yang lupa kalah

AC Milan vs Lille PREVIEW: Dua tim yang lupa kalah

JawaPos.com – AC Milan menjadi media sayang di Eropa musim ini karena menjadi capolista Serie A yang sukses dan tidak terkalahkan. Padahal, Rossoneri punya tak terkalahkan dalam 24 pertandingan terakhir di berbagai kompetisi.

Di Stadio San Siro dini hari nanti, AC Milan akan menghadapi tim yang juga lupa kalah, Lille OSC (LOSC), di Hari pertandingan ketiga Liga Europa grup H (Siaran langsung SCTV pukul 03.00 WIB).

Lille tak tersentuh kekalahan dalam 14 pertandingan terakhir dan saat ini menempel di Paris Saint-Germain (PSG) di klasemen Ligue 1.

  • Baca juga: Kebobolan 10 pemain United di area lawan, Solskjaer: Kami lupa

"Kami akan menghadapi tim yang tangguh dan solid di lini pertahanan," kata Simon Kjaer, bek AC Milan, kepada Tuttomercatoweb. Dari sembilan pertandingan di Ligue 1, LOSC hanya kebobolan 4 gol. Lebih baik dari AC Milan yang kebobolan 5 gol dalam 6 pertandingan.

Lille sebagai tim yang memiliki pertahanan kuat bukanlah hal yang asing bagi Kjaer karena bek asal Denmark berusia 31 tahun itu pernah membela Les Dogues. Bahkan, musim pertama Kjaer bersama Lille (2013-2014) langsung mencatatkan namanya di tim terbaik Ligue 1 musim itu.

Lille hanya kebobolan 26 gol atau salah satu yang terbaik di liga elit Eropa selain PSG (23 gol). Itu termasuk sepuluh clean sheet berturut-turut dari 24 September hingga 3 Desember.

"(Musim itu) pengalaman yang menyenangkan bagi saya bersama LOSC selain memiliki anak pertama saya. Saya masih mengikuti perkembangan mereka," kata Kjaer.

"Saya juga tidak ingin tampil memalukan saat bertemu mereka sebagai pemain lawan," tambah bek yang bulan lalu mencatatkan starter ke-100 di Serie A melawan AS Roma (27/10) dan penampilan ke-100 bersama Denmark saat itu. dia mengalahkan Inggris di UEFA. Nations League di Stadion Wembley (15/10).

Baca:  10 pertandingan, 10 kemenangan, Bayern memburu Pemenang Treble yang sempurna

Di sisi lain, pertahanan Lille dalam dua musim terakhir mengandalkan para bek veteran. Dia adalah Jose Fonte. Bek timnas Portugal yang sudah berusia 36 tahun ini sebenarnya "ketinggalan zaman" di liga elite Eropa karena pernah bermain untuk klub Liga Super China Dalian Yifang pada 2018 lalu.